By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Physical Distancing, Bukan Social Distancing
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Opini > Physical Distancing, Bukan Social Distancing
Opini

Physical Distancing, Bukan Social Distancing

admin
Last updated: Maret 23, 2020 10:00 am
By admin 2 Min Read
Share
SHARE

arsip.bhantaran.com – Sebelum lebih jauh terjadi salah persepsi dan terperosok pada individualisme dan sikap anti-sosial, maka sebaiknya kita tidak lagi mengkampanyekan praktek “social distancing” dan menggantinya dengan “physical Distancing.”

Menghadapi pandemi virus corona yang diperlukan adalah physical distancing, bukan social distancing. Yang dimaksud oleh para ahli kesehatan sesungguhnya adalah menjaga jarak fisik dengan orang lain agar tidak terjadi penularan–ditular atau menularkan-virus. Untuk itu istilah yang tepat adalah physical distancing.

Sementara, social distancing justru berbahaya dalam situasi krisis dan pandemi corona. Situasi pandemi virus menciptakan kekhawatiran dan ketidakpastian.

Dalam siatuasi ini yang diperlukan adalah kepedulian sosial terhadap sesama dengan memperkuat social connection, solidarity, dan inclusiveness. Bukan social distancing; menjaga jarak sosial.

Social distancing menciptakan individualisme dan perilaku egoistik. Hanya mementingkan keamanan dan keselamatan diri dan kelompok sosialnya sendiri.

So, mari kita stop kampanye sosial distancing, dan menggantinya dengan physical distancing. Dengan melakukan physical distancing, menjaga jarak dari orang lain ketika harus berbelanja ke warung dll, kita bisa melawan dan pencegah penyebaran virus corona.

Dengan melakukan physical distancing kita masih bisa berbuat untuk orang lain. Banyak saluran donasi melalui berbagai digital crowdfunding utk membantu orang-orang terpapar dan terdampak covid 19, dan para petugas medis.

Tetapi, dengan social distancing, bisa membuat kita semakin terperosok dalam perpecahan dan ketidakpedulian. Social distancing melahirkan kelompok kaya memborong habis bahan makanan untuk memastikan keamanan pangannya sendiri. Atau menimbun masker untuk meraup keuntungan finansial.

Penulis :
Hakimul Ikhwan, Ph.D
Dosen Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

You Might Also Like

Money Politik Pilkades Melahirkan Pemimpin “Semau Gue”

Jangan (sekali-kali) Menantang Rakyat!

Membangun Support System untuk Diri Sendiri

Uang Kripto Versus Rupiah

Antara Taati PPKM Darurat dan Pemenuhan Gizi di Masa Pandemi

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Gerak Cepat DLH Lamongan Bersihkan Sampah di Babat
Next Article Pemdes Mlangi Bersama Remas Dusun Kadutan Perangi Penyebaran Covid-19

Populer

Lagi, Kodim Bojonegoro Salurkan 800 Ribu Liter Air Bersih di 34 Desa Terdampak Kekeringan
Berita
Sambut HUT TNI Ke-81, Kodim Bojonegoro bersama Polkes bekali Ratusan Pelajar Jurus Penyelamat ‘AMAN–CPR’
Berita
Kodim Bojonegoro Salurkan 130 Ribu Liter Air Bersih di 7 Kecamatan Terdampak Kekeringan
Berita
KPK Tangkap Tangan Tersangka Dugaan Suap dan Penerimaan Lainnya di Kementerian ATR/BPN
Headline
Bupati Lamongan Sampaikan Rancangan Perubahan APBD
Uncategorized
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • Lagi, Kodim Bojonegoro Salurkan 800 Ribu Liter Air Bersih di 34 Desa Terdampak Kekeringan
  • Sambut HUT TNI Ke-81, Kodim Bojonegoro bersama Polkes bekali Ratusan Pelajar Jurus Penyelamat ‘AMAN–CPR’

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?