By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Antara Taati PPKM Darurat dan Pemenuhan Gizi di Masa Pandemi
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Opini > Antara Taati PPKM Darurat dan Pemenuhan Gizi di Masa Pandemi
Opini

Antara Taati PPKM Darurat dan Pemenuhan Gizi di Masa Pandemi

admin
Last updated: Juli 18, 2021 7:02 am
By admin 3 Min Read
Share
SHARE

arsip.bhantaran.com — Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021 telah berjalan, Kebijakan ini diambil pemerintah tujuannya untuk membatasi kegiatan masyarakat terutama mengurangi kerumunan. Inipun wajib ditaati sebab ada sanksi didalamnya.

Kebijakan Pemerintah ini disambut positif oleh masyarakat dengan harapan PPKM Darurat mampu menekan angka penduduk yang terpapar covid-19. Berbagai elemen pemerintah dikerahkan, mulai TNI, POLRI dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) guna mengawal dan menyukseskan kebijakan ini, mereka melarang warga berkerumun dengan jumlah besar, seperti di warung kopi di jam tertentu, hajatan, dan acara-acara lain yang menimbulkan kerumunan.

PPKM Darurat sudah ditaati, hal itu terlihat sepinya dijalan nasional Babat -Tuban, dan di kota Wingko Babat. Ini artinya masyarakat sudah taat dengan aturan itu, belum lagi ada penutupan jalan-jalan di desa mulai pukul 20.00 WIB hingga 04 00 pagi, patut diapresiasi. Padahal, mereka menangung beban luar biasa, aktifitas dibatasi bedampak pada pendapatan sehari-hari, beban psikologis terpapar covid-19, beban meningkatkan imun melalui makanan bergizi agar bisa bertahan di situasi pandemi seperti sekarang ini, kondisi yang serba sulit bagi masyarakat kita.

Menunggu, kini masyarakat menanti asupan gizi penambah imun, seperti yang viral disampaikan salah satu dokter di medsos, bahwa covid-19 obatnya makan, makan enak sumpah makan enak. Tentu semua sudah menyaksikan video itu. Tapi, makan enak dari mana, pemenuhan gizi apa, di situasi seperti sekarang.

Pemenuhan Gizi masyarakat selain dari pemerintah butuh tangan-tangan dewa yang mampu menggerakkan hati para milyarder negeri ini, para pengusaha sukses, untuk sedikit melirik kondisi Indonesia sekarang, hai, negerimu sedang sakit, saudaramu menderita, kau diberikan Tuhan anugrah berupa kekayaan, sisihkan sedikit untuk pemenuhan gizi mereka sobat!.

 

Apakah Butuh Penggalangan Donasi untuk pemenuhan Gizi?

Bangsa ini memiliki jiwa sosial cukup tinggi, kepeduliannya dengan negara lain juga membanggakan, maaf saya bukan orang pemerintah lho ya, dari bebagai bencana di dunia Indonesia hadir, baru – baru ini kejadian di Palestina, masih hangat kan ya. Ada penggalangan dana oleh individu, terkumpul hingga milyaran rupiah lho, sangat peduli ya. Apakah saat ini dibutuhkan secara kolektif seperti itu, tujuannya membantu saudara kita untuk menambah gizi/imun sekaligus oksigen mereka yang terpapar covid-19, baik di rumah sakit maupun sedang Isoman.

Penduduk Indonesia terkenal kuat, ulet, pemberani, sejarah telah membuktikannya. Tradisi kerukunan masyarakatnya membuat bangsa lain terkagum – kagum. Saat ini, kerukunan, kebersamaan, kepeduliannya tengah di uji, Indonesia Pasti bisa melewati semua ini, tidak hanya upaya pemerintah saja, namun ada dukungan seluruh elemen masyarakat. Salam Indonesia Kuat.

 

 
Penulis :
Edi Sucipto, S.sos
Alumni UGM jurusan Sosiologi
Tinggal di Tuban, Jawa Timur

You Might Also Like

Jangan (sekali-kali) Menantang Rakyat!

Membangun Support System untuk Diri Sendiri

Uang Kripto Versus Rupiah

Menyoal Keterwakilan Dewan Pengawas LPP RRI

Dampak Alih Fungsi Lahan Pertanian Mengerikan

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Presiden: Aparat Harus Tegas dan Santun
Next Article Presiden: Percepat Penyaluran Bansos dan Tambah Paket Bantuan Obat Gratis

Populer

Bengkel Motor di Compreng Widang Ludes Terbakar
Peristiwa
AKBP Alaiddin Resmi Menjabat Sebagai Kapolres Tuban
Berita
Tinjau Banjir di Lamongan, Gubernur Jatim Ajak Warga Selalu Waspada
Berita
Sekda Tuban Pimpin Apel Perdana 2026, Tekankan Arah Kebijakan Pemkab Tuban
Daerah
74 Personil Polres Tuban Menerima Kenaikan Pangkat
Berita
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • Bengkel Motor di Compreng Widang Ludes Terbakar
  • AKBP Alaiddin Resmi Menjabat Sebagai Kapolres Tuban

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?