By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Harga Minyak Dunia Naik, Pemerintah Diminta Genjot Pemanfaatan Bahan Bakar
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Headline > Harga Minyak Dunia Naik, Pemerintah Diminta Genjot Pemanfaatan Bahan Bakar
Headline

Harga Minyak Dunia Naik, Pemerintah Diminta Genjot Pemanfaatan Bahan Bakar

Bhantaran
Last updated: April 3, 2026 12:12 am
By Bhantaran 3 Min Read
Share
SHARE

YOGYAKARTA, bhantaran.com – tengah situasi geopolitik serta ancaman kemarau panjang akibat El Nino membuat pemerintah akan kesulitan memenuhi kebutuhan pasokan sumber energi BBM di dalam negeri. Hal ini dipengaruhi dengan penutupan aktivitas di Selat Hormuz sedangkan kebutuhan minyak tanah Indonesia masih bergantung dari impor di kawasan Timur Tengah sekitar 20-25 persen.

Guru Besar Fakultas Teknik UGM Prof. Dr. Ir. Deendarlianto, S.T., menyoroti kerentanan ketahanan energi Indonesia yang hanya mampu bertahan selama 20 hingga 22 hari tanpa pasokan baru. Padahal kebutuhan minyak di Indonesia mencapai 1,5 juta barel per hari tetapi produksi minyak hanya mencapai 600 ribu barel per hari. Sehingga Indonesia memiliki ketergantungan terhadap impor minyak yang digunakan pada berbagai sektor terkait. “Jika dalam 22 hari tidak masuk pasokan baru akan berisiko besar bagi industrialisasi, transportasi, kelistrikan, hingga potensi gejolak sosial,” katanya, Kamis (2/4).

Deen mengapresiasi langkah antisipasi yang sedang dilakukan pemerintah dalam menghadapi krisis energi saat ini dengan penggunaan energi terbarukan. Misalnya, menerapkan kebijakan B50 yaitu pencampuran Bahan Bakar Nabati (BBN) jenis biodiesel pada solar sehingga akan mengurangi kebutuhan impor solar. Kebijakan ini sudah ditetapkan dan mulai berlaku pada 1 Juli 2026.

Menurutnya, beberapa kebijakan seperti penerapan Work From Home (WFH) perlu dikaji lebih dalam lagi. Walau beberapa hal sudah bisa dilakukan secara digital tetapi beberapa bidang membutuhkan interaksi seperti sains and technology. “Saya pikir itu ide yang baik, namun perlu dilakukan pengkajian yang lebih dalam lagi dan tidak untuk dijadikan generalisasi,” ucap Deen.

Selain itu, Ia juga menekankan pemanfaatan lain seperti mendorong etanol, penggunaan sumber hayati seperti sorgum dan ketela untuk pengganti bensin. Mendorong pengembangan Dimethyl Ether (DME) untuk pengganti Liquefied Petroleum Gas (LPG). “Ketika harga gas naik karena rantai pasoknya terganggu, dikembangkanlah energi terbarukan. Permasalahan ini menjadi momentum kebangkitan energi, kebangkitan riset perguruan tinggi di bidang energi,” tekan Deen.

Lebih lanjut, fenomena El Nino yang diprediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan muncul pada semester kedua 2026 turut mengkhawatirkan berbagai sektor ditambah dengan naiknya harga bahan bakar. Seperti operasional Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), dan sektor pertanian yang membutuhkan bahan bakar solar untuk penggunaan pompa air di musim kemarau. “Beberapa sumber energi terbarukan yang bisa digunakan untuk menggantikan solar yaitu penggunaan mikroalga, biodiesel, hingga penggunaan energi surya,” sebutnya.

Ia menambahkan bahwa pengembangan energi membutuhkan perencanaan yang matang. Dengan adanya Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), Pemerintah harus mengawal agar bisa terlaksana dengan baik dan mendorong pertumbuhan industri di bidang ini. Pengembangan energi nasional harus diiringi dengan pelaksanaan kebijakan nasional yang baik dan pengembangan industri energi nasional yang kuat baik energi fosil maupun energi terbarukannya. “Kalau industrinya tumbuh dan berasal dari dalam negeri, akan membuat ekonomi negara berputar lebih cepat. Namun, jangan sampai memiliki kebijakan energi nasional tetapi tetap mendorong impor,” tambahnya.

SC: ugm.ac.id

You Might Also Like

Polres Tuban Berhasil Ungkap 55 Kasus Pekat Semeru 2026

SPPG Mrutuk Widang Distribusikan MBG ke Dusun Terpencil Menggunakan Perahu

Puluhan Rumah di Desa Tegalrejo Widang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Genjot Pengembangan Inovasi, Pemkab Tuban Raih Penghargaan Nasional dari BRIN

Tiga Tersangka Dugaan Korupsi BumDes Desa Kedungsoko Tuban Ditahan

TAGGED:Harga Minyak Dunia NaikPemerintah Diminta Genjot Pemanfaatan Bahan Bakar
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Pengawasan Program MBG Diperkuat, Kejaksaan Agung RI, dan Pemkab Tuban Ajak Masyarakat Jaga Dapur MBG
Next Article Cabuli Dua Bocah, Pria Asal Semarang di Tangkap Satreskrim Polres Tuban

Populer

UGM Luncurkan Kendaraan Listrik eKarsa untuk Layanan Rumah Sakit
Berita
Kapolres Tuban Kunjungi Penyandang Disabilitas di Singgahan
Sosial
Peringkat 1 di Indonesia, Bidang Ilmu Studi Pembangunan dan Ilmu Politik UGM Tembus 100 dan 200 Top Dunia
Berita
Pangdam V/Brawijaya Kunjungi Marshalling Area Yonif TP 932/Sunan Bonang, Apresiasi Dukungan Pemkab Tuban
Berita
Cabuli Dua Bocah, Pria Asal Semarang di Tangkap Satreskrim Polres Tuban
Hukum & Kriminal
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • UGM Luncurkan Kendaraan Listrik eKarsa untuk Layanan Rumah Sakit
  • Kapolres Tuban Kunjungi Penyandang Disabilitas di Singgahan

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?