By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Menteri Koperasi dan UKM Bersama Bupati Tuban Panen Padi yang Ditanam Presiden Jokowi
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Berita > Menteri Koperasi dan UKM Bersama Bupati Tuban Panen Padi yang Ditanam Presiden Jokowi
Berita

Menteri Koperasi dan UKM Bersama Bupati Tuban Panen Padi yang Ditanam Presiden Jokowi

admin
Last updated: Juli 9, 2023 11:26 am
By admin 4 Min Read
Share
SHARE

TUBAN, arsip.bhantaran.com – Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki bersama Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, SE , Wakil Bupati Tuban Riyadi, Ketua Serikat Petani Indonesia (SPI), Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jatim, didampingi jajaran kementerian Koperasi dan UKM serta instansi terkait melaksanakan panen padi di Desa Senori Kecamatan Merakurak. Sabtu (08/07).

Panen tersebut dilaksanakan dalam rangka Hari Ulang Tahun Serikat Petani Indonesia ke 25 dan Hari Koperasi ke 76. Panen dilaksanakan di lahan seluas 1000 hektar Kawasan Daulat Pangan Serikat Petani Indonesia, di Desa Senori Kecamatan Merakurak yang ditanam bersama Presiden Joko Widodo 6 april lalu yang menggunakan metode agro ekologi atau minim penggunaan pupuk kimia.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki kepada awak media mengatakan, panen yang dihasilkan biasa mencapai 6 ton. Ini sesuai instruksi presiden, wilayah tersebut juga akan menjadi pilot projek pertanian model agro ekologi dengan penggunaan pupuk organik. Model pengembangan menggunakan bisnis koperasi dengan skema yang ditawarkan adalah, dana bergulir koperasi dengan pinjaman KUR untuk biaya tanam. “1000 hektar yang ada akan jadi lahan untuk pilot project pengembangan agro ekologi, dan bisa menciptakan kawasan suplai pangan nasional,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kepastian pasar dan harga terbentuk lewat ekosistem yang dihadirkan oleh program koperasi pertanian model bisnis.

Untuk itu, integrasi dilakukan dengan Kementerian Pertanian, Serikat Petani, dan Kementerian Koperasi dan UKM. Selain itu, juga komitmen dari pemerintah daerah dan petani itu sendiri.

Teten Masduki juga mengingatkan, membangun kelembagaan koperasi harus dengan disiplin dan komitmen, sehingga program dapat berhasil dengan baik. “Kalau model bisnisnya begini berhasil, Insyaallah tak hanya peningkatan ekonomi petani saja, namun juga mampu penyuplai kebutuhan beras nasional hingga 37 juta ton per tahun, atau 2,5 juta ton per bulan,” jelas Teten.

Ditempat yang sama, Ketua Serikat Petani Indonesia Hendri Saragih mengatakan, sesuai perintah Presiden untuk menghadapi el nino, dan ancaman kekeringan, petani harus segera menanam padi, agar produksi beras tetap aman. “Hasil dari instruksi tersebut telah dilaksanakan dengan baik oleh petani Desa Senori Merakurak Kabupaten Tuban,” terang Hendri.  Ia melanjutkan, keberhasilan tanam model agro ekologi juga terlihat dari hasil panen yang meningkat,  yaitu dari 5 ton menjadi 6 ton.

Terobosan penggunaan pupuk organik yang diproduksi secara mandiri oleh petani setempat, menjadikan desa tersebut pantas dipilih sebagai pilot project program agro ekologi. Lebih lanjut, hendri perpesan kepada petani soal program  koperasi pertanian dari Kementerian Koperasi dan UKM,  yang harus disambut baik oleh petani setempat.  “Muaranya,  adalah kesejahteraan bagi petani,” tukasnya.

Sementara itu, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky mengatakan, Pemkab Tuban berkomitmen akan terus mendukung program yang menyejahterakan petani.

Seperti program koperasi pertanian yang diinisiasi oleh kementerian Koperasi dan UKM. Menurutnya, program tersebut akan menyelesaikan beberapa persoalan yang ada di bidang pertanian. “Khususnya permodalan, pupuk, hingga pemasaran akan terselesaikan,” ucap Mas Lindra.

Petani diharapkan bisa memaknai seluruh kebijakan tersebut dengan melaksanakan program dengan serius. Apalagi, apa yang telah dimulai oleh presiden 6 april lalu telah menunjukkan keberhasilan,  yaitu dengan meningkatnya produksi panen. “Pada akhirnya, program ini mengajak petani untuk kembali ke alam. Dan terbukti, jika kita baik memperlakukan alam, ada timbal baliknya, yaitu peningkatan hasil panen menggunakan pupuk organik,” jelentrehnya.

Model agro ekologi telah menjadi jawaban dan solusi konkret atas mulai rusaknya ekosistem sawah,  dan memburuknya kondisi tanah akibat penggunaan pupuk kimia. “Kebijakan tersebut juga sejalan dengan visi misi yang tengah dijalankan Pemerintah Kabupaten Tuban, yaitu membangun serta mewujudkan tuban sejahtera, berkeadilan, berbudaya,  berdaya saing dan berbasis lingkungan melalui ‘mbangun deso noto kutho’,” tutup Mas Lindra.

Usai pelaksanakan panen, rombongan Menteri Koperasi dan UKM, Bupati dan Wakil Bupati menuju kecamatan bancar untuk meninjau pabrik tepung tapioka yang ada di sana. (MCT/bn)

—

You Might Also Like

Gadis Palembang Bikin Bangga UI! Grimonia Patriosa Sabet Wakil I None Jakarta Pusat 2026

Operasi Gabungan, 3.040 Batang Rokok Ilegal Ditemukan di Lamongan

Pemkab Tuban dan Unair Perkuat Sinergi, 194 Mahasiswa KKN Siap Mengabdi

Bupati Tuban Apresiasi Polres Tuban, Sinergi Jaga Kondusivitas Dukung Pembangunan dan Investasi

Pemkab Tuban Siapkan 1.334 Petugas Petakan Kondisi Ekonomi Daerah

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Yenny Wahid : Penting Menghilangkan Label Gender Kepemimpinan Perempuan
Next Article Penguatan Ketahanan Pangan dengan Smart Farming dan Agritech

Populer

Ikan Zebra Potensi jadi Hewan Model Riset Biomedis
Breaking News
Wabup Tuban Ajak Anggota Pramuka Terapkan Trisatya dan Dasadarma
Headline
Sertijab Wakapolres Tuban, Beberapa Kapolsek Juga Bergeser
Berita
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Lamongan Praktik di Yayasan Berkas Bersinar Abadi
Berita
Dua Pengedar Sabu Berhasil Ditangkap Satres Narkoba Polres Tuban
Hukum & Kriminal
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • Gadis Palembang Bikin Bangga UI! Grimonia Patriosa Sabet Wakil I None Jakarta Pusat 2026
  • Ikan Zebra Potensi jadi Hewan Model Riset Biomedis

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?