By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Yenny Wahid : Penting Menghilangkan Label Gender Kepemimpinan Perempuan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Headline > Yenny Wahid : Penting Menghilangkan Label Gender Kepemimpinan Perempuan
Headline

Yenny Wahid : Penting Menghilangkan Label Gender Kepemimpinan Perempuan

admin
Last updated: Juli 9, 2023 1:32 am
By admin 4 Min Read
Share
SHARE

YOGYAKARTA, arsip.bhantaran.com Politisi dan Aktivis Perempuan, Yenny Wahid menandaskan pentingnya menghilangkan label gender pada kepemimpinan perempuan. Menurutnya, penting untuk melihat pemimpin sebagai seorang pemimpin, tanpa peduli lelaki atau perempuan.

“Jadi kalau saya disebut women leader agak keberatan. Kalau saya dibilang pemimpin maka cukup disitu saja pemimpin, tidak perlu women leader karena male leader, pemimpin laki-laki tidak pernah ditaruh gender dibelakangnya”, ujarnya di Fisipol UGM, Jum’at (7/7) saat menjadi pembicara Fisipol Leadership Forum bertajuk Woman Political Leadership: To Unite What Male Politicians Have Divided.

Melihat bias gender yang masih terjadi, Yenny berharap semua saja bisa membiasakan agar kesetaraan gender langsung bisa dipraktekkan dalam hidup sehari-hari. Meski diakui tetap saja terdapat perbedaan antara pemimpin perempuan dan pemimpin laki-laki.

Salah satunya, menurutnya, adalah karakteristik perempuan yang mengedepankan pembangunan konsensus dan harmoni sehingga ketika menduduki posisi strategis maka seorang perempuan akan berusaha untuk mencari titik temu.

“Selain itu, kepemimpinan perempuan dalam politik merupakan hal yang penting karena hanya perempuan yang mampu dan mau memperjuangkan isu-isu yang penting bagi perempuan itu sendiri”, ucapnya.

Dalam kesempatan ini, Yenny Wahid juga memaparkan pengalamannya dalam menjalankan program Peace Village dari Wahid Foundation, yang berfokus dalam memperjuangkan dan memberdayakan masyarakat desa, salah satunya memberdayakan perempuan-perempuan di desa.

Fisipol Leadership Forum bertajuk Woman Political Leadership: To Unite What Male Politicians Have Divided diselenggarakan Election Corner Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Gadjah Mada (EC FISIPOL UGM). Disamping menghadirkan narasumber seorang politikus dan aktivis perempuan Zannuba Ariffah Chafsoh atau akrab disapa Yenny Wahid, dialog publik juga mengundang dua penanggap Desintha Dwi Asriani, Dosen Sosiologi Fisipol UGM dan Maskana Putri Salwa, Pimpinan Dema Fisipol UGM, dan dipandu Obed Kresna (Program Manajer PARES Indonesia).

Wawan Mas’udi, Ph.D selaku Dekan Fisipol UGM mengatakan Fisipol Leadership Forum (FLF) adalah forum untuk menghadirkan tokoh-tokoh yang memiliki gagasan dan kepemimpinan yang kuat. Keberadaan forum ini adalah untuk mendiseminasikan gagasan dan pengalaman kepemimpinan tersebut kepada segenap mahasiswa dan civitas akademika.

Forum ini diharapkan mampu berfungsi sebagai ranah diskusi yang membahas isu pemilu yang substantif ketimbang prosuderal, dengan mencoba melihat isu mendasar yang perlu untuk didiskusikan. Election Corner sebuah program penguatan demokrasi, baik dalam lingkup elektoral maupun dalam lingkup lebih luas.

“Program Election Corner ini akan berlangsung secara multi years, hingga tahun 2024 dan setelahnya, dengan sejumlah cakupan, termasuk pendidikan kewargaan dan kepemiluan, Fisipol Leadership Forum (FLF), bedah program kandidat, kinerja penyelenggara pemilu, dan tema-tema lainnya yang terkait”, katanya.

Desintha Dwi Asriani dalam kesempatan ini memberikan refleksi pentingnya untuk melakukan undoing gender, terutama ketika perempuan ingin menduduki posisi strategis dalam jabatan publik. Menurutnya, kepemimpinan perempuan dalam menghadapi krisis dan bencana telah dibuktikan secara historis dalam sejarah manusia.

Ia juga menekankan pentingnya kesadaran terhadap woman empowerment tidak hanya oleh perempuan, namun juga oleh masyarakat di sekitarnya. Perlu ada usaha untuk mendorong penerimaan masyarakat terhadap woman empowerment yang akan bermuara pada keberhasilan perempuan sebagai pemimpin politik di Indonesia.

Maskana Putri Salwa sebagai perwakilan anak muda menyampaikan tentang kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh perempuan, dimana terdapat permasalahan internal terkait berupa keraguan perempuan dalam kualitas dan apa yang bisa ia capai, dan permasalahan eksternal, berupa stigma masyarakat yang mengkotakkan perempuan dalam kodrat dapur, sumur, kasur.

SC: ugm.ac.id

You Might Also Like

Puluhan Rumah di Desa Tegalrejo Widang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Genjot Pengembangan Inovasi, Pemkab Tuban Raih Penghargaan Nasional dari BRIN

Tiga Tersangka Dugaan Korupsi BumDes Desa Kedungsoko Tuban Ditahan

Kementrian Kesehatan RI Kunjungi Yayasan Panti Rehabilitasi Binaan Ipda Purnomo

Angin Puting Beliung Terjang Dua desa di Tuban, Puluhan Rumah Rusak

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Musyawarah Cabang Muhammadiyah ke-13 dan Aisyiah ke-8 Kecamatan Babat Lamongan
Next Article Menteri Koperasi dan UKM Bersama Bupati Tuban Panen Padi yang Ditanam Presiden Jokowi

Populer

Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi KUR dan Penyerapan Bagi Petani Jagung
Berita
Mensos RI ke Tuban, Bahas Sekolah Rakyat, DTSEN, dan Pengentasan Kemiskinan
Daerah
Polres Tuban Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2026
Berita
Empat Pelaku Curanmor Berhasil Ditangkap Jajaran Satreskrim Polres Tuban
Berita
Kapolres Tuban Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, 62 Personel Terima Tanda Kehormatan Satyalencana Pengabdian
Uncategorized
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi KUR dan Penyerapan Bagi Petani Jagung
  • Mensos RI ke Tuban, Bahas Sekolah Rakyat, DTSEN, dan Pengentasan Kemiskinan

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?