By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Tanah Masjid Diambilalih Yayasan, Ratusan Warga Desa di Lamongan Geruduk Balai Desa
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Berita > Daerah > Peristiwa > Tanah Masjid Diambilalih Yayasan, Ratusan Warga Desa di Lamongan Geruduk Balai Desa
BeritaDaerahPeristiwa

Tanah Masjid Diambilalih Yayasan, Ratusan Warga Desa di Lamongan Geruduk Balai Desa

admin
Last updated: Juli 29, 2022 2:31 am
By admin 3 Min Read
Share
SHARE

LAMONGAN,  arsip.bhantaran.com – Ratusan warga Dusun Tambakboyo, Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung, Lamongan menggeruduk balai desa setempat. Mereka memprotes pengambilalihan tanah masjid yang dilakukan oleh pihak yayasan setempat.

Sambil berjalan kaki, massa membawa sejumlah poster dan spanduk yang berisi tulisan tuntutan mereka, di antaranya tulisan itu yakni ‘Ganti Pengurus Baru!, Entah apa yang merasukimu, dan sejumlah tulisan lainnya’.

Tak cukup itu, bahkan massa juga mengumpulkan semacam petisi yang berisikan tanda tangan untuk penolakan kepengurusan yayasan yang mereka anggap tak sesuai harapan. Secara serentak, mereka berduyun-duyun menuju balai desa.

Mendapat protes dari ratusan warga, ternyata pihak yayasan masih ngotot dan mempertahankan argumennya. Yayasan menganggap kalau tanah masjid ini memang milik yayasan. Sontak, aksi ini pun ricuh.

“Ini yang dipermasalahkan adalah tanah masjid, yang semula adalah tanah warga, kemudian yayasan menghendaki agar tanah diatasnamakan yayasan,” ujar salah seorang perwakilan warga, Ustaz Mansyur kepada wartawan, Kamis (28/7/2022).

Hal senada juga diungkapkan oleh Kusni, warga lain yang turut melayangkan aksi protes. Menurutnya, yayasan dinilai telah meresahkan, sehingga para pengurusnya pun harus diganti. “Pengurus yayasan harus diganti karena perbuatan mereka meresahkan warga,” tukas Kusni.

Aksi ini pun semakin berlangsung panas. Akhirnya perangkat desa pun segera melakukan mediasi di balai desa setempat yang diikuti oleh perwakilan warga yang protes maupun dari pihak yayasan.

Saat mediasi, tensi warga tak semakin redam. Hal ini akibat warga yang marah dan tersulut oleh sikap salah seorang pengurus yayasan yang sedang menyampaikan sanggahannya sambil menunjuk-nunjuk. Mendapat perlakuan ini, warga pun semakin geram.

Tak hanya perwakilan warga yang mengikuti mediasi, bahkan warga yang berkumpul di luar balai desa pun ikut tersulut dan marah sambil berteriak beberapa kali.

Massa hendak merangsek masuk ke balai desa dan melampiaskan kemarahannya. Untungnya, polisi yang berada di lokasi pun mampu meredam amarah warga.

Selang sejenak kemudian, aksi ratusan warga ini pun berhasil mereda setelah mengetahui hasil mediasi. Diketahui, mediasi ini membuahkan hasil bahwa status tanah ini memang diperuntukkan warga.

Keputusan ini sudah final dan tidak bisa diubah lagi. Sehingga, pengurus yayasan pun sudah tak bisa merubah status tanah tersebut. Tanah ini juga berhak ditempati oleh warga. “Status tanah sudah jelas dan final yang diperuntukkan bagi warga masyarakat,” tandas Kepala Desa Tambakrigadung, Rockim.

Resaurce: bj

You Might Also Like

Jembatan Merah Putih di Bangilan Tuban Diresmikan

Empat Pelaku Pengeroyokan di Kenduruan Berhasil Ditangkap Satreskrim Polres Tuban

Mas Bupati dan Kapolres Tuban Tinjau Lokasi Kebakaran di Pasar baru

UGM Luncurkan Kendaraan Listrik eKarsa untuk Layanan Rumah Sakit

Kapolres Tuban Kunjungi Penyandang Disabilitas di Singgahan

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Mardani Maming Menyerahkan Diri
Next Article Mushola Al-Ikhlas di Dusun Pandelegan Desa Sidomukti diresmikan, Warga menangis Terharu

Populer

Peringkat 1 di Indonesia, Bidang Ilmu Studi Pembangunan dan Ilmu Politik UGM Tembus 100 dan 200 Top Dunia
Berita
Pangdam V/Brawijaya Kunjungi Marshalling Area Yonif TP 932/Sunan Bonang, Apresiasi Dukungan Pemkab Tuban
Berita
Cabuli Dua Bocah, Pria Asal Semarang di Tangkap Satreskrim Polres Tuban
Hukum & Kriminal
Harga Minyak Dunia Naik, Pemerintah Diminta Genjot Pemanfaatan Bahan Bakar
Headline
Pengawasan Program MBG Diperkuat, Kejaksaan Agung RI, dan Pemkab Tuban Ajak Masyarakat Jaga Dapur MBG
Daerah
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • Jembatan Merah Putih di Bangilan Tuban Diresmikan
  • Empat Pelaku Pengeroyokan di Kenduruan Berhasil Ditangkap Satreskrim Polres Tuban

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?