By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Wartawan Lamongan Gelar Aksi Damai Kutuk Premanisme di Surabaya
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Berita > Daerah > Peristiwa > Wartawan Lamongan Gelar Aksi Damai Kutuk Premanisme di Surabaya
BeritaDaerahPeristiwa

Wartawan Lamongan Gelar Aksi Damai Kutuk Premanisme di Surabaya

admin
Last updated: Maret 29, 2021 11:06 am
By admin 3 Min Read
Share
SHARE

LAMONGAN, arsip.bhantaran.com – Gelombang pengutukan terhadap aksi premanisme terhadap Nurhadi, wartawan Mingguan media TEMPO Surabaya terus bermunculan Kali ini, sejumlah wartawan yang berada di bumi Jaka Tingkir menyerukan hal serupa. Mereka menggelar aksi damai di depan Mapolres Lamongan, Senin (29/03/21).

Sebelum melakukan orasi didepan Mapolres Lamongan, puluhan jurnalis ini melakukan aksi teatrikal di pelataran balai Wartawan. Mereka mengisahkan seorang wartawan yang teraniaya, dan membentangkan poster kertas karton dengan berbagai tuntutan.

Selanjutnya, kuli tinta yang bertugas di Lamongan ini bergerak menuju Polres Lamongan. Dalam aksinya, mereka meminta polisi melakukan pengusutan tuntas terhadap kasus tersebut sebagaimana undang-undang yang berlaku.

“Aksi ini sebagai bentuk solidaritas terhadap kawan kami Nurhadi yang ada di Surabaya. Ia menjadi korban penganiayaan oleh oknum aparat,” teriak Mahrus.

Mahrus menegaskan, pihaknya berharap pelaku penganiayaan mendapat hukuman yang setimpal sesuai kesalahannya. “Kami juga berharap, di Lamongan tidak ada aksi-aksi kekerasan lain yang menimpa kawan kami di Surabaya,” tegasnya.

Menanggapi aksi solidaritas tersebut, Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana berjanji akan meneruskan tuntutan aksi kepada Kapolda Jawa Timur, melalui laporan tertulis.

“Kami berterima kasih dan turut prihatin atas kejadian kekerasan terhadap jurnalis di Surabaya. Aspirasi teman-teman akan kami teruskan melalui laporan tertulis kepada Kapolda Jatim,” kata Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana didepan para wartawan Lamongan.

Miko memberikan garansi, kejadian tersebut tidak akan terjadi di Lamongan. Bahkan ia akan menindak tegas jajarannya, apabila melakukan aksi kekerasan pada masyarakat, tidak terkecuali jurnalis.

“Kami memberi garansi, tugas jurnalis teman- teman di Lamongan, akan berjalan terbuka dan tidak akan ada kekerasan. Itu selalu saya sampaikan setiap kali apel,” pungkasnya.

Sebelumnya, Nurhadi mengalami penganiayaan dan ancaman saat melakukan investigasi terkait dugaan kasus suap pajak yang menjerat pejabat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Angin Prayitno Aji.

Malam itu, Hadi ditugaskan oleh kantornya untuk mencari keberadaan tersangka, di sebuah acara pernikahan anak Angin. Ia diminta untuk meminta konfirmasi Angin terkait kasus yang menjeratnya.

Alih-alih mendapatkan jawaban, Hadi malah ditangkap oleh Purwanto dan Firman. Dua orang itu mengaku sebagai anak asuh besan dari Angin yakni Kombes Pol Achmad Yani, mantan Kepala Biro Perencanaan Polda Jatim. Belakangan keduanya juga mengaku berasal dari Polda Jatim. (afederasi/bn)

You Might Also Like

Pemkab Tuban Siapkan 1.334 Petugas Petakan Kondisi Ekonomi Daerah

Sertijab Wakapolres Tuban, Beberapa Kapolsek Juga Bergeser

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Lamongan Praktik di Yayasan Berkas Bersinar Abadi

Dua Pengedar Sabu Berhasil Ditangkap Satres Narkoba Polres Tuban

Prestasi Terbaik, Pemkab Tuban Raih Penghargaan JDIH Jatim

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Wartawan TEMPO Mengalami Kekerasan, Ini Pernyataan Sikap PWI Jatim
Next Article Antisipasi Kecelakaan Kerja, Bupati Tuban Buka Pelatihan K3

Populer

Panen Raya di Tuban, Presiden Prabowo Apresiasi Peran Polri Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional
Nasional
Tiga Pelaku Pengedar Uang Palsu di Pasar Wage Grabagan Diringkus Polres Tuban
Hukum & Kriminal
Jembatan Merah Putih di Bangilan Tuban Diresmikan
Berita
Empat Pelaku Pengeroyokan di Kenduruan Berhasil Ditangkap Satreskrim Polres Tuban
Hukum & Kriminal
Mas Bupati dan Kapolres Tuban Tinjau Lokasi Kebakaran di Pasar baru
Berita
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • Pemkab Tuban Siapkan 1.334 Petugas Petakan Kondisi Ekonomi Daerah
  • Sertijab Wakapolres Tuban, Beberapa Kapolsek Juga Bergeser

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?