By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Geliat UMKM di Bumi Wali Pasca Masa Pandemi
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Berita > Daerah > Ekonomi > Geliat UMKM di Bumi Wali Pasca Masa Pandemi
BeritaDaerahEkonomi

Geliat UMKM di Bumi Wali Pasca Masa Pandemi

admin
Last updated: Juli 11, 2022 5:11 am
By admin 2 Min Read
Share
SHARE

TUBAN, arsip.bhantaran.com – Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Tuban kini sudah mulai menunjukkan geliat dari keterpurukan akibat imbas pandemi Covid-19 yang melanda seantero lebih dari 2 tahun.

Seperti halnya yang di alami Siti Musyarofah (47), pengusaha keripik pisang asal Dusun Pagak Desa Pandanagung Kecamatan Soko Kabupaten Tuban yang usahanya sempat terpuruk akibat dampak virus Corona.

Usaha home industri pembuatan keripik pisang yang sudah dirintis mulai tahun 2015 kini kembali menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Siti Musyarofah kini sudah memiliki 5 karyawan bagian produksi dan pemasaran.

“Alhamdulillah Mas, order keripik pisang produksi kami kini sudah merambah wilayah Tuban, Bojonegoro dan Lamongan,” tandas Siti Musyarofah saat ditemui wartawan Bhantaran.com di lokasi usahanya di Pandanagung Soko Tuban (11/7).

Menurut Mujiyanto, salah seorang karyawan bagian produksi, omzet penjualan keripik pisang buatannya bisa mencapai 20 juta sebulan dalam 3 bulan terakhir ini semenjak masa pandemi Covid-19 sudah mulai menurun.

“Omzet penjualan kami alhamdulillah mengalami peningkatan, Mas. Produk keripik pisang kami juga sudah bisa diperoleh di minimarket dan toko maupun di warung-warung. Namun, kendala kami masih butuh suntikan modal usaha atau kredit lunak untuk pengembangan usaha kami ini,” ujar Mujiyanto yang juga ikut mengelola usaha keripik pisang tersebut.

Mujiyanto menambahkan, usaha pembuatan keripik pisang yang dirintis semenjak 7 tahun yang lalu, pernah mendapat binaan dan penghargaan dari perusahaan Exxon Mobil.

“Disamping itu, usaha kami juga pernah mendapat binaan dari Dinas terkait dan sudah mendapatkan izin PIRT dari instansi terkait (Dinkes Tuban, Red),” tandas Mujiyanto sambil menunjukkan sertifikat penghargaan dan surat legalitas usahanya. (hadi/red/bn)

You Might Also Like

Jembatan Merah Putih di Bangilan Tuban Diresmikan

Empat Pelaku Pengeroyokan di Kenduruan Berhasil Ditangkap Satreskrim Polres Tuban

Mas Bupati dan Kapolres Tuban Tinjau Lokasi Kebakaran di Pasar baru

UGM Luncurkan Kendaraan Listrik eKarsa untuk Layanan Rumah Sakit

Kapolres Tuban Kunjungi Penyandang Disabilitas di Singgahan

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Bantai Myanmar 5-1, Tapi Timnas U-19 Gagal Lolos Semifinal
Next Article Komitmen Lamongan Ciptakan Perdamaian Dunia

Populer

Peringkat 1 di Indonesia, Bidang Ilmu Studi Pembangunan dan Ilmu Politik UGM Tembus 100 dan 200 Top Dunia
Berita
Pangdam V/Brawijaya Kunjungi Marshalling Area Yonif TP 932/Sunan Bonang, Apresiasi Dukungan Pemkab Tuban
Berita
Cabuli Dua Bocah, Pria Asal Semarang di Tangkap Satreskrim Polres Tuban
Hukum & Kriminal
Harga Minyak Dunia Naik, Pemerintah Diminta Genjot Pemanfaatan Bahan Bakar
Headline
Pengawasan Program MBG Diperkuat, Kejaksaan Agung RI, dan Pemkab Tuban Ajak Masyarakat Jaga Dapur MBG
Daerah
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • Jembatan Merah Putih di Bangilan Tuban Diresmikan
  • Empat Pelaku Pengeroyokan di Kenduruan Berhasil Ditangkap Satreskrim Polres Tuban

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?