By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Soal Digitalisasi Bansos, Ekonom UGM Soroti Kesenjangan Infrastruktur dan Literasi
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Breaking News > Soal Digitalisasi Bansos, Ekonom UGM Soroti Kesenjangan Infrastruktur dan Literasi
Breaking News

Soal Digitalisasi Bansos, Ekonom UGM Soroti Kesenjangan Infrastruktur dan Literasi

Bhantaran
Last updated: September 4, 2025 12:12 am
By Bhantaran 3 Min Read
Share
SHARE

YOGYAKARTA, bhantaran.com – Pemerintah berencana memulai program pemberian bantuan sosial (bansos) digital. Untuk sementara, program ini akan diuji coba di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Program ini diklaim mampu menghemat anggaran negara hingga Rp 14 triliun per tahun sekaligus meningkatkan transparansi dan ketepatan sasaran penyaluran bansos.

Menanggapi rencana adanya bansos digital ini, Ekonom UGM Wisnu Setiadi Nugroho, S.E., M.Sc., Ph.D., menilai digitalisasi bansos merupakan langkah maju dalam memperkuat sistem perlindungan sosial Indonesia. Digitalisasi akan menekan biaya administrasi, memastikan bantuan tersalurkan dengan jumlah yang tepat, lebih cepat, dan lebih transparan.

Menurutnya, digitalisasi bansos bukanlah hal baru. Pemerintah sebelumnya telah meluncurkan berbagai inisiatif seperti Kartu Perlindungan Sosial (KPS/KKS) hingga Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). Rencana 2025 ini diharapkan dapat menyempurnakan berbagai persoalan yang teridentifikasi di era pemerintahan sebelumnya. Ia juga menilai penunjukan Banyuwangi sebagai lokasi uji coba masuk akal, namun tidak dapat dianggap sebagai representasi nasional. “Banyuwangi relatif memiliki infrastruktur digital yang lebih baik dibandingkan daerah 3T seperti NTT, Papua, atau Kalimantan pedalaman. Maka keberhasilan di Banyuwangi belum otomatis mencerminkan kesiapan Indonesia secara keseluruhan,” tuturnya, Rabu (3/9).

Wisnu juga menyoroti sejumlah tantangan dalam pelaksanaan penyaluran bansos digital. Kesenjangan infrastruktur digital di wilayah 3T, keterbatasan literasi digital masyarakat miskin, akurasi data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) dan Registrasi Sosial Ekonomi, serta risiko eksklusi akibat otentikasi berbasis biometrik dinilai perlu mendapat perhatian serius. “Tantangan ini harus diantisipasi agar digitalisasi bansos tidak justru menyulitkan masyarakat miskin yang seharusnya menerima bantuan,” imbuhnya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, ia menekankan empat langkah penting. Pertama, melakukan percepatan pemerataan infrastruktur internet termasuk dukungan mode offline/low-bandwidth. Kedua, pendampingan masyarakat melalui agen lokal dan literasi digital. Ketiga, integrasi data bansos lintas kementerian agar lebih akurat. Keempat, transparansi publik melalui dashboard real-time dan kanal pengaduan yang mudah diakses. “Bansos digital hanya akan efektif bila ditopang data yang mutakhir, infrastruktur yang memadai, serta pendampingan langsung bagi masyarakat,” jelasnya.

Lebih jauh, ia berharap program bansos digital tidak hanya memperkuat efisiensi anggaran, tetapi juga meningkatkan inklusi keuangan masyarakat miskin. Sebab, jika program ini mampu berjalan dengan baik dan efektif makan digitalisasi akan mempercepat pencairan, memangkas kebocoran, dan meningkatkan kepuasan penerima. “Bahkan bisa menjadi pintu masuk bagi masyarakat miskin ke layanan keuangan formal. Dengan begitu, bansos digital bukan hanya instrumen jangka pendek, tetapi juga sarana menuju kesejahteraan jangka panjang,” pungkasnya.

SC: ugm.ac.id

You Might Also Like

Ipda Purnomo Diundang Talkshow Spesial Hari Pahlawan Nasional di TV One

Hari Ulang Tahun ke-21 Laskar Ronggolawe Nusantara, Bersatu Menuju Perdamaian dan Bermartabat

Polres Tuban Sidak SPBU, Adanya Informasi Pengoplosan Pertalite

Polres Tuban Amankan Puluhan Remaja yang Meresahkan Dijalan Raya

Kementrian Kesehatan RI Kunjungi Yayasan Panti Rehabilitasi Binaan Ipda Purnomo

TAGGED:Ekonom UGM Soroti Kesenjangan Infrastruktur dan LiterasiSoal Digitalisasi Bansos
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Jangan (sekali-kali) Menantang Rakyat!
Next Article OM Caresta Tampil Perdana Goyang Warga Mlangi Tuban

Populer

Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi KUR dan Penyerapan Bagi Petani Jagung
Berita
Mensos RI ke Tuban, Bahas Sekolah Rakyat, DTSEN, dan Pengentasan Kemiskinan
Daerah
Puluhan Rumah di Desa Tegalrejo Widang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung
Headline
Polres Tuban Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2026
Berita
Empat Pelaku Curanmor Berhasil Ditangkap Jajaran Satreskrim Polres Tuban
Berita
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi KUR dan Penyerapan Bagi Petani Jagung
  • Mensos RI ke Tuban, Bahas Sekolah Rakyat, DTSEN, dan Pengentasan Kemiskinan

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?