By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Kurangi Angka Kemiskinan Lewat Program Kolam Lele Keluarga
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Berita > Kurangi Angka Kemiskinan Lewat Program Kolam Lele Keluarga
Berita

Kurangi Angka Kemiskinan Lewat Program Kolam Lele Keluarga

Bhantaran
Last updated: September 18, 2024 4:00 pm
By Bhantaran 3 Min Read
Share
SHARE

BOJONEGORO, bhantaran.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas  Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) menggelar sosialisasi dan serah terima paket program Kolam Lele Keluarga (Kolega) bagi warga miskin. Kegiatan untuk mendorong ekonomi masyarakat ini digelar Rabu (18/9/2024) di aula Disnakkan Jl Basuki Rahmad No 2 Bojonegoro.

Kepala Disnakkan Bojonegoro, Catur Rahayu menyampaikan bahwa dalam program Kolega, nantinya akan ada pendampingan dari penyuluh perikanan. Program ini merupakan program pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat. Tujuannya untuk memberdayakan masyarakat miskin melalui usaha budidaya ikan di kolam terpal bundar dengan memanfaatkan lahan pekarangan sekitar.

“Penerima dipilih  berdasarkan potensi air di wilayah tersebut. Juga ada kelompok usaha perikanan. Sehingga warga yang baru merintis bisa belajar di kelompok yang sudah ada,” jelasnya.

Program Kolega ini merupakan pilot project di 9 kecamatan di kabupaten Bojonegoro yang mendapatkan program tersebut. Dari 9 kecamatan itu, hanya 15 desa yang dipilih sesuai kriteria dan potensi. Yakni disalurkan kepada 70 warga yang masuk data Damisda (Data Mandiri Masyarakat Miskin Daerah). Harapannya bisa dimanfaatkan untuk menambah gizi keluarga, juga diharapkan bisa meningkatkan pendapatan dengan usaha budidaya ikan yang berkelanjutan dan tidak hanya berjalan sekali panen.

Dalam penyerahan paket program Kolega ini berisi kolam bundar 1 unit, pakan ikan -1 sebanyak 30 kilogram, pakan ikan -2 sebanyak 150 kilogram, seser 2 buah, probiotik 2 botol dan benih ikan lele 2.000 ekor.

Catur Rahayu juga berpesan, setelah panen nanti, sebanyak 50 persennya bisa dimanfaatkan untuk beli benih lele, pakan, dan juga probiotik. Karena alatnya tidak perlu beli dan bisa digunakan kembali.

“Semoga dengan program ini bisa menambah penghasilan, mengurangi pengeluaran dan menambah gizi keluarga,” pungkasnya.

Sementara itu, Inspektur pada Inspektorat Kabupaten Bojonegoro Teguh Prihandono menyampaikan program Kolega ini sebenarnya menjadi prioritas kabupaten untuk mengurangi uang belanja warga penerima program. Sehingga uang yang ada bisa digunakan untuk keperluan yang lain.

Untuk itu, guna mengentaskan kemiskinan di Bojonegoro ada beberapa program yang harus didorong. Salah satunya dengan pemberian bantuan. “Bantuan langsung tersebut diantaranya program bantuan domba sejahtera, juga program Kolega ini,” tandasnya.

Selain untuk dikonsumsi sehari-hari, hasil lele nantinya juga untuk menjadi penghasilan tambahan. Sebab menjual itu sulit dan membeli itu gampang. Maka para penerima diharap bisa bekerjasama untuk memperkuat pemasaran dan memperbesar usahanya. Program Disnakkan ini diharapkan menjadikan masyarakat lebih sejahtera.

“Itu harapan dari kami untuk memberikan semangat supaya bisa mengubah perekonomian masyarakat Bojonegoro, sehingga perlu ada program-program baru. Maka mari kita manfaatkan dengan baik,” tuturnya. [*/bn]

You Might Also Like

Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi KUR dan Penyerapan Bagi Petani Jagung

Mensos RI ke Tuban, Bahas Sekolah Rakyat, DTSEN, dan Pengentasan Kemiskinan

Polres Tuban Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2026

Empat Pelaku Curanmor Berhasil Ditangkap Jajaran Satreskrim Polres Tuban

Bengkel Motor di Compreng Widang Ludes Terbakar

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Pendamping Desa di Jatim Ikuti Apel Kebangsaan di Alun-alun Bojonegoro 
Next Article Petani Bojonegoro Sambut Gembira Panen Raya Cabai

Populer

Puluhan Rumah di Desa Tegalrejo Widang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung
Headline
Kapolres Tuban Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, 62 Personel Terima Tanda Kehormatan Satyalencana Pengabdian
Uncategorized
AKBP Alaiddin Resmi Menjabat Sebagai Kapolres Tuban
Berita
Tinjau Banjir di Lamongan, Gubernur Jatim Ajak Warga Selalu Waspada
Berita
Sekda Tuban Pimpin Apel Perdana 2026, Tekankan Arah Kebijakan Pemkab Tuban
Daerah
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi KUR dan Penyerapan Bagi Petani Jagung
  • Mensos RI ke Tuban, Bahas Sekolah Rakyat, DTSEN, dan Pengentasan Kemiskinan

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?