By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Panen Raya di Ngadirejo Widang, Gubernur Khofifah: Hadapi Krisis Pangan, kita Gunakan Alsintan Modern untuk Tingkatkan Produksi Pertanian
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Berita > Panen Raya di Ngadirejo Widang, Gubernur Khofifah: Hadapi Krisis Pangan, kita Gunakan Alsintan Modern untuk Tingkatkan Produksi Pertanian
Berita

Panen Raya di Ngadirejo Widang, Gubernur Khofifah: Hadapi Krisis Pangan, kita Gunakan Alsintan Modern untuk Tingkatkan Produksi Pertanian

admin
Last updated: Maret 9, 2023 1:07 am
By admin 6 Min Read
Share
SHARE
TUBAN, arsip.bhantaran.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky melaksanakan panen raya padi di desa Ngadirejo Kecamatan Widang. Rabu (8/3/2023).

Usai melaksanakan apel gelar pasukan dalam memperingati Hut satpol PP ke 73, Satlinmas ke 61 dan Damkar dan Penyelamatan ke 104, yang dilaksanakan di Alun-alun Tuban, Gubernur Jawa Timur beserta Bupati Tuban langsung bertolak ke Desa Ngadirejo kecamatan Widang.

 

Dalam panen raya tersebut, Gubernur Khofifah bersama Bupati Tuban memperkenalkan jenis alsintan modern yang telah banyak digunakan oleh petani negeri sakura Jepang, yaitu Combine harvester, yang digunakan untuk memanen padi di lahan seluas 1 hektare lebih di area sawah Desa Ngadirejo.

 

Khofifah menyebutkan, krisis pangan menjadi perhatian dari pemerintah. Untuk itu peningkatan produksi pertanian harus segera dilaksanakan. Penggunaan elsintan modern berupa combine harvester ini, di mana bisa sekaligus melakukan 3 operasi yang berbeda yaitu menuai, merontokan, dan membajak sawah sekaligus. Hal ini  akan meminimalisir jumlah bulir gabah yang terbuang, sehingga akan meningkatkan nilai produksi petani. Selain itu dengan satu pengoperasian bisa melakukan tiga hal, dapat menekan angka biaya tenaga kerja dan mengefisiensikan usaha tani.

 

“Jadi, gabah yang dipanen tidak bertebaran namun langsung masuk ke dalam wadah atau karung,” ungkap Khofifah kepada awak media. Ia melanjutkan, jika menggunakan metode panen tradisional angka gabah yang hilang bisa mencapai 10 hingga 11 persen. “Dari jumlah panen provinsi Jawa Timur sebanyak 9,8 juta ton, maka artinya angka gabah yang bisa diselamatkan sebesar 1 juta ton,” lanjutnya.

 

Sebagai provinsi penghasil padi dan beras tertinggi nasional di tahun 2021 dan 2022, BPS juga telah memprediksi Jawa Timur akan surplus beras hingga 1,13 juta ton di periode panen Maret hingga April 2023 ini. Adapun di tahun 2022 angka surplus beras Jawa Timur mencapai 3,1 juta ton yang dipasok ke 16 provinsi di Indonesia bagian timur. “Angka tersebut bukan perhitungan hasil produksi,  namun adalah hasil perhitungan dari kebutuhan masyarakat Jawa Timur sebanyak 257.000 ton yang telah terpenuhi. Sisanya baru kita hitung surplus,” terang Khofifah.

 

Menurut Khofifah, hal tersebut dapat dicapai dengan adanya monitoring dan intervensi, sehingga nilai produksi dapat terus ditingkatkan dan bisa menguntungkan petani serta menyediakan masyarakat beras yang terjangkau. ” Salah satunya juga dengan memperkenalkan alsintan modern ini, agar petani lebih mudah dalam proses panen dan menekan angka produksi,” ucapnya.

 

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan dialog bersama Gubernur dan Bupati Tuban dengan gapoktan setempat. Dipandu langsung oleh mas Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, para petani mengeluhkan tentang bantuan permodalan hingga harga pupuk yang mahal. Menanggapi hal tersebut, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyebutkan, Pemprov melalui Bank BPR Jatim memiliki program dengan total pinjaman maksimal Rp. 50.000.000 bunga 3% per tahun. “Monggo, bapak ibu bisa memanfaatkan program ini,” ucapnya dihadapan para petani.

 

Mengenai harga pupuk yang mahal, ibu gubernur menjelaskan jika hal tersebut terjadi sebagai dampak perang antar Ukraina dan Rusia, yang menyebabkan harga fosfat melambung tinggi. Ini terjadi di seluruh dunia, dan memang imbasnya nilai rdkk untuk pasokan subsidi jenis pupuk fosfor atau fosfat kita kurangi,” jelentrehnya. Namun demikian, ia menegaskan telah meminta pupuk jenis SP 36 untuk kembali di subsidi kepada presiden. ” Saya sudah ajukan permintaan kepada presiden tentang hal ini kita lihat nanti seperti apa kedepannya,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky di kesempatan yang sama juga mengungkapkan, peningkatan produksi pertanian Kabupaten Tuban di tahun 2022 mengalami peningkatan dua hingga empat persen, terutama untuk jagung. Hal tersebut bisa dicapai dengan melaksanakan program peningkatan produksi yang terintegrasi dengan program provinsi dan nasional. Salah satunya dengan bantuan alsintan untuk meminimalkan biaya produksi petani.

Menurutnya, penggunaan combine harvester yang bisa digunakan untuk padi, gandum, jagung, kedelai dan lainnya, selain mempercepat proses pemanenan juga dapat mengurangi penyusutan hasil gabah. ” Jadi meminimalisir jumlah padi yang dibuang yang nantinya akan berpengaruh pada penambahan nilai produksi padi kita, dan Alhamdulillah petani kita sudah menggunakannya,” katanya.

Selain itu, Mas Lindra juga menyampaikan perihal bantuan permodalan dari BPR Jawa Timur. Ia meminta agar petani bisa memanfaatkan program permodalan tersebut. “Pemprov telah memberikan subsidi sebesar 6 % untuk program ini hingga bunganya tinggal 3 % saja. Akan disosialisasikan terus dan mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk  petani kita,” tutup Mas Lindra.

Panen raya yang dilaksanakan dipersawahan Desa Ngadirejo, Kecamatan Widang Kabupaten Tuban dengan Luas Panen 140 Hektare, dengan Pola Produktivitas 7,6 Ton/Ha Gabah Kering Panen(GKP) dengan kelompok tani Tawang Raya.  Varietas Padi yang ditanam adalah jenis INPARI 32 HDB.  Varietas  NPARI (Inbrida Padi Sawah Irigasi) 32 HDB memiliki Keunggulan yaitu hasil panen lebih tinggi bila dibanding varietas eksistensi, Rerata 6,30 ton/ha GKG, potensi hasil 8,43 ton/ha GKP, dan terkenal tahan penyakit Hawar Daun Bakteri (HDB). (MCT/bn)

You Might Also Like

Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi KUR dan Penyerapan Bagi Petani Jagung

Mensos RI ke Tuban, Bahas Sekolah Rakyat, DTSEN, dan Pengentasan Kemiskinan

Polres Tuban Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2026

Empat Pelaku Curanmor Berhasil Ditangkap Jajaran Satreskrim Polres Tuban

Bengkel Motor di Compreng Widang Ludes Terbakar

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article RSUD Dr. Soegiri Lamongan Miliki Urologi Center hingga Digitalisasi Layanan
Next Article Lamongan Luncurkan Program Revolusi Pendidikan Siap Delegasikan SDM Berdaya Saing di Masa Depan

Populer

Puluhan Rumah di Desa Tegalrejo Widang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung
Headline
Kapolres Tuban Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, 62 Personel Terima Tanda Kehormatan Satyalencana Pengabdian
Uncategorized
AKBP Alaiddin Resmi Menjabat Sebagai Kapolres Tuban
Berita
Tinjau Banjir di Lamongan, Gubernur Jatim Ajak Warga Selalu Waspada
Berita
Sekda Tuban Pimpin Apel Perdana 2026, Tekankan Arah Kebijakan Pemkab Tuban
Daerah
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi KUR dan Penyerapan Bagi Petani Jagung
  • Mensos RI ke Tuban, Bahas Sekolah Rakyat, DTSEN, dan Pengentasan Kemiskinan

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?