BOJONEGORO, arsip.bhantaran.com – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU), KH. Yahya Cholil Staquf meresmikan gedung baru ” Hasyim Asyari ” di Kampus Universitas Nahdhatul Ulama Sunan Giri (Unigiri) Bojonegoro, Selasa (13/12/2022).
Peresmian tersebut dihadiri oleh Ketua dan Bendahara Umum PBNU, Pengurus PCNU, Banom NU dan Pengurus MWC NU se-Kabupaten Bojonegoro, Keluarga besar UNUGIRI, serta para tamu undangan.
Dalam sambutannya, Rektor Unugiri Bojonegoro, Jauharul Ma’arif, M.Pd.I, menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh Pengurus Cabang dan MWC NU Bojonegoro, atas support yang telah diberikan untuk kemajuan dan keberlangsungan pendidikan di kampus UNUGIRI Bojonegoro.
“Unugiri adalah perguruan tinggi swasta terbesar di Bojonegoro, baik dari jumlah Fakultas, Prodi dan juga Mahasiswanya. Tahun 2022 ini, UNUGIRI Bojonegoro memiliki kurang lebih sekitar 5.000 mahasiswa dan satu-satunya perguruan tinggi yang memiliki Program studi magister Pendidikan Agama Islam dan Hukum keluarga Islam,” terangnya.
Selain itu, Jauharul Ma’arif mengatakan, pihaknya meminta doa restu untuk rencana pendirian Fakultas Kedokteran di UNUGIRI Bojonegoro atas dorongan PBNU dan LPTNU.
“Alhamdulillah sekarang progresnya sudah sampai ke titik kelayakan dan kita sudah meloby ke Universitas Brawijaya untuk menjadi perguruan tinggi asuh. Alhamdulillah, Rektor Universitas Brawijaya merespon luar biasa dan bersedia menjadi perguruan tinggi asuh untuk pendirian Fakultas Kedokteran di Universitas Nahdhatul Ulama’ Sunan Giri Bojonegoro,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Tsaquf dalam kesempatan yang sama memberikan apresiasi untuk kampus Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro. Karena Ia melihat tanda-tanda bahwa UNUGIRI telah mencapai perkembangan diatas rata-rata perguruan tinggi NU.
“Pengembangan perguruan tinggi ini akan ditentukan keberhasilannya dari kemampuan untuk mensinergikan diri dengan pengembangan dinamika yang ada di lingkungannya,” ucapnya.
Lebih lanjut, KH Yahya mengatakan, bahwa UNUGIRI nantinya akan berkembang dan mampu menarik minat calon peserta didik, apabila mampu menyediakan bekal untuk mahasiswanya dalam mengakses peluang ekonomi yang lebih baik.
” investasi teknologi jauh lebih penting daripada investasi fisik, ” tegas KH Yahya.(mt/bn)

