By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM, Jokowi: Ini Pilihan Terakhir
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Headline > Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM, Jokowi: Ini Pilihan Terakhir
Headline

Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM, Jokowi: Ini Pilihan Terakhir

admin
Last updated: September 4, 2022 2:33 am
By admin 3 Min Read
Share
SHARE

SURABAYA, arsip.bhantaran.com – Pemerintah Indonesia telah memutuskan untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi PT Pertamina Persero sekitar 30% pada Sabtu (3/8/2022).

Melalui konferensi pers, Presiden Joko Widodo mengutarakan alasan pemerintah menaikkan harga BBM untuk mengendalikan subsidi yang membengkak meskipun ada risiko protes massal. “Saya sebenarnya ingin harga BBM dalam negeri tetap terjangkau dengan memberikan subsidi, tapi anggaran untuk subsidi sudah tiga kali lipat dan akan terus meningkat,” kata Joko Widodo.

“Sekarang pemerintah harus mengambil keputusan dalam situasi sulit. Ini pilihan terakhir pemerintah,” lanjutnya.

Harga bensin bersubsidi dinaikkan menjadi Rp 10.000 untuk Pertalite dan Pertamax Rp14.500 sedangkan solar bersubsidi naik menjadi Rp 6.800 per liter dari Rp 5.150, kata menteri energi Arifin Tasrif.

Kenaikan harga BBM di tengah tren penurunan harga minyak mentah dunia dalam sebulan ini, tak ayal memunculkan pertanyaan di benak masyarakat. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, menjelaskan bahwa keputusan ini lebih dari sekadar harga minyak dunia.

Dia memperkirakan total subsidi energi akan berkisar antara Rp591 triliun dan Rp649 triliun untuk tahun ini setelah kenaikan harga. Dengan asumsi harga minyak mentah rata-rata tetap antara 85 dolar AS dan 100 dolar AS per barel di sisa tahun ini.

“Atau kalaupun harga minyak turun sampai di bawah 90 dollar AS (per barrel), maka keseluruhan tahun rata-rata ICP masih di 97 dollar AS (per barrel),” kata dia.

Sri Mulyani juga menambahkan bahwa faktor geopolitik dunia yang sangat dinamis benar-benar mempengaruhi nilai harga bahan pokok. Pemerintah juga akan terus pemantauan perkembangan harga ICP, guna menentukan besaran anggaran subsidi yang perlu digelontorkan hingga akhir tahun ini.

Seperti yang diprediksikan Bamsoet, benarkah kenaikan BBM adalah awal dari Hiperinflasi? Untuk memprediksikan hal ini butuh beberapa jangka waktu lagi untuk mengetahui perkembangan inflasi di Indonesia. Subsidi BBM yang cukup tinggi dibandingkan beberapa negara lainnya telah menahan inflasi Indonesia, pada angka 4,69% pada bulan Agustus. Hasil angka ini memungkinkan bank sentral untuk menunda menaikkan suku bunga sampai bulan lalu.

Melansir Reuters, Hariyadi Sukamdani, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia, memprediksikan bahwa tekanan dari kenaikan harga BBM terhadap mobilisasi umum tidak akan terlalu besar, dengan prediksi inflasi akan mencapai 6% pada akhir tahun.

Sedangkan harga minyak dunia turun hampir 6 dolar per barel sejak hari Selasa, penurunan ini yang paling tajam dalam sekitar sebulan. Minyak mentah berjangka Brent untuk Oktober turun 5,78 dolar atau 5,5% menjadi 99,31 dolar per barel setelah menyentuh sesi terendah di 97,55 dolar per barel. Sedang minyak mentah West Texas Intermediate AS turun 5,37 dolar atau 5,5% menjadi $91,64 dolar. [bj]

You Might Also Like

Genjot Pengembangan Inovasi, Pemkab Tuban Raih Penghargaan Nasional dari BRIN

Tiga Tersangka Dugaan Korupsi BumDes Desa Kedungsoko Tuban Ditahan

Kementrian Kesehatan RI Kunjungi Yayasan Panti Rehabilitasi Binaan Ipda Purnomo

Angin Puting Beliung Terjang Dua desa di Tuban, Puluhan Rumah Rusak

Kejari Tuban Geledah dan Sita Dokumen Dugaan Korupsi di Desa Bunut Widang

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Dokk, Raperda Dana Cadangan Pilkada 2024 dan Raperda P-APBD Ta. 2022 Disetujui DPRD dan Bupati Tuban
Next Article Jokowi Jadi Presiden Kedua Setelah Soekarno Injakkan Kaki di Kepulauan Tanimbar

Populer

Puluhan Rumah di Tuban Rusak Diterjang Angin Puting Beliung
Peristiwa
Dugaan Salah Tangkap 8 Oknum Anggota Polres Tuban Kini Ditangani Bidpropam Polda Jatim
Hukum & Kriminal
Pemkab Tuban Terima Kunjungan Kerja Konjen Australia
Daerah
Satreskrim Polres Tuban Tangkap Tujuh Pelaku Pencuri Kabel Telekomunikasi
Hukum & Kriminal
Tuban Fair 2025, Wahana Promosi Program Pembangunan dan UMKM
Ekonomi
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • Puluhan Rumah di Tuban Rusak Diterjang Angin Puting Beliung
  • Dugaan Salah Tangkap 8 Oknum Anggota Polres Tuban Kini Ditangani Bidpropam Polda Jatim

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?