By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Waspada Tidur Mendengkur! Bisa Jadi Gangguan Nafas Kronis
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Berita > Daerah > Kesehatan > Waspada Tidur Mendengkur! Bisa Jadi Gangguan Nafas Kronis
BeritaDaerahKesehatan

Waspada Tidur Mendengkur! Bisa Jadi Gangguan Nafas Kronis

admin
Last updated: April 17, 2022 6:38 am
By admin 2 Min Read
Share
SHARE

SURABAYA, arsip.bhantaran.com – Mendengkur jangan diartikan sebagai kondisi tidur yang nyenyak. Sebab kebiasaan mendengkur justru dapat menjadi tanda adanya gangguan pernapasan ketika tidur.

Gangguan henti napas saat tidur atau obstructive sleep apnea (OSA) adalah kejadian berhentinya napas lebih dari 10 detik yang terjadi secara berulang sepanjang seseorang tidur.

Terdapat sejumlah tanda dari gangguan ini, salah satunya yaitu mendengkur. Memang pada kondisi tertentu, mendengkur atau ngorok dapat dikatakan normal.

Namun, jika mendengkur yang dialami frekuensinya tinggi sehingga sampai menyebabkan hipoksia atau kadar oksigen dalam tubuh menurun, itu perlu diwaspadai.

Dilansir dari healthy.com akan muncul gejala atau tanda lain dari OSA. Berikut ini adalah gejala lain dari gangguan henti napas saat tidur.

Pertama, mendengkur. Setidaknya ada empat pola mendengkur antara lain. Mendengkur ringan, yang terjadi bila seseorang hanya tidur terlentang, tak disertai henti nafas (apnea) dan tidak mengantuk di siang hari.

Selanjutnya mendengkur yang menetap pada semua posisi tidur tanpa henti nafas juga tidak mengantuk pada siang hari. Mendengkur yang menetap dengan beberapa episode henti nafas dan mengantuk pada siang hari. OSA (Obstructive Sleep Apnea) yaitu mengorok dan mengalami jalan nafas tertutup.

Tanda kedua seseorang yang mengalami OSA akan mengantuk berlebihan saat siang hari dan sakit kepala pada pagi hari. Hal ini menyebabkan daya ingat berkurang dan sulit konsentrasi.

Ketiga, berat badan meningkat. Orang gemuk dengan leher pendek biasanya tidurnya ngorok, karena terdapat penggumpalan lemak yang menghambat saluran nafas. Hal itu yang membuat berat badan jadi meningkat. Dampak dari hal ini akan menjadi sulit menurunkan berat badan.

Keempat, mudah lelah, mulut terasa kering dan sakit tenggorokan. Hal ini berdampak jangka panjang untuk merasa depresi dan cemas berat. Hal itu terjadi karena orang yang mengorok biasanya seringkali terbangun di malam hari.

Keadaan seperti ini tentu saja bisa mempengaruhi kesehatan tubuh, karena tubuh tak memiliki kesempatan untuk istirahat dengan baik. Akibatnya, bisa mempengaruhi libidonya yang jadi penyebab cemas berat.
Resource : Beritajatim.com

You Might Also Like

Tiga Pelaku Pengedar Uang Palsu di Pasar Wage Grabagan Diringkus Polres Tuban

Jembatan Merah Putih di Bangilan Tuban Diresmikan

Empat Pelaku Pengeroyokan di Kenduruan Berhasil Ditangkap Satreskrim Polres Tuban

Mas Bupati dan Kapolres Tuban Tinjau Lokasi Kebakaran di Pasar baru

UGM Luncurkan Kendaraan Listrik eKarsa untuk Layanan Rumah Sakit

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Kabel Digondol Maling, Lampu di Dusun Dermalang Tuban Padam
Next Article Jembatan Ngaglik Lamongan Rampung Lebih Cepat 5 Hari dari Perkiraan

Populer

Kapolres Tuban Kunjungi Penyandang Disabilitas di Singgahan
Sosial
Peringkat 1 di Indonesia, Bidang Ilmu Studi Pembangunan dan Ilmu Politik UGM Tembus 100 dan 200 Top Dunia
Berita
Pangdam V/Brawijaya Kunjungi Marshalling Area Yonif TP 932/Sunan Bonang, Apresiasi Dukungan Pemkab Tuban
Berita
Cabuli Dua Bocah, Pria Asal Semarang di Tangkap Satreskrim Polres Tuban
Hukum & Kriminal
Harga Minyak Dunia Naik, Pemerintah Diminta Genjot Pemanfaatan Bahan Bakar
Headline
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • Tiga Pelaku Pengedar Uang Palsu di Pasar Wage Grabagan Diringkus Polres Tuban
  • Jembatan Merah Putih di Bangilan Tuban Diresmikan

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?