By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Kemenkominfo RI Tinjau Smart City di Kabupaten Tuban
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Berita > Kemenkominfo RI Tinjau Smart City di Kabupaten Tuban
Berita

Kemenkominfo RI Tinjau Smart City di Kabupaten Tuban

admin
Last updated: Juni 18, 2021 11:57 am
By admin 4 Min Read
Share
SHARE

MEDIA CENTER TUBAN – Kementerian Komunikasi dan Informatika RI melakukan Peninjauan Lapangan Evaluasi Pelaksanaan Smart city di Kabupaten Tuban Tahun 2021.

Pelaksanaan evaluasi dilakukan secara daring yang dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban, Dr. Ir. Budi Wiyana, M.Si., dan diikuti sejumlah pimpinan OPD, Kecamatan dan Pemerintah Desa, Kamis (17/06/2021) di ruang Rapat Aryo Tejo Setda.

Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Ir. Herry Abdul Azis, M.Eng menjelaskan evaluasi rutin diadakan 2 kali dalam setahun ke 100 Kota/Kabupaten yang ditetapkan sebagai Smart city.

Tujuannya, untuk mengetahui hambatan terhadap pelaksanaan program sekaligus menginventarisir permasalahan yang kemungkinan akan timbul.

“Sehingga dapat diambil langkah preventif dan solusinya,” jelasnya.

Lebih lanjut, evaluasi dilakukan dengan menerapkan manajemen resiko terhadap program unggulan 6 dimensi di Kabupaten Tuban.

Sasarannya yaitu Diskominfo, Dispemasdes dan KB dan Pemdes Socorejo sebagai purwarupa program Desa Digital. Evaluasi implementasi smart city akan dilakukan selama 2 hari menggunakan metode survei kepada koordinator program dan respondennya. Sedangkan penilaian didasarkan pada Indikator Kota Cerdas SNI ISO 37122:2019.

“Dengan demikian akan diketahui secara riil dan terukur capaian program smart city,” sambungnya.

Sementara itu, Sekda Tuban, Budi Wiyana menyampaikan tujuan akhir penerapan smart city guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melalui pemanfaatan teknologi informasi dalam berbagai aspek kehidupan.

Sejak Tahun 2018, Kabupaten Tuban terpilih menjadi bagian 100 Smart city. Selaras dengan predikat tersebut, Pemkab Tuban mengembangkan sejumlah program maupun aplikasi penunjang.

Di samping itu, program smart city disinergikan dengan program Pemkab Tuban lainnya. Salah satunya dengan sinkronisasi antara program yang diamanatkan Kemenpan RB dengan Kemenkominfo, berupa pelayanan publik berbasis e-government.

Sekda menyatakan pengembangan Tuban Smart city juga dimasukkan dalam RPJMD Tahun 2021-2026.

“Tentunya ini menjadi kesempatan yang stragetis agar poin-poin prioritas dan rekomendasi dari Kemenkominfo RI dapat dimasukkan guna memaksimalkan pengembangan Tuban Smart city,” terangnya.

Selain sebagai langkah percepatan, harapannya Pemkab Tuban mampu melahirkan lompatan agar dapat bersaing dengan kabupaten/kota lainnya di Indonesia.

Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan TIK Diskominfo Tuban, Agus Heru Purnomo mengatakan pelaksanaan peninjauan dilakukan pada pilar smart city yang menjadi unggulan tiap daerah.

Untuk Kabupaten Tuban yang paling diunggulkan adalah smart governance yang diwujudkan melalui Desa Digital.

Agus Heru memaparkan pelaksanaan desa digital berupa pengelolaan administrasi penyuratan yang terhubung langsung dengan aplikasi SPASI, dan terkoneksi dengan tandatangan elektronik.

Aplikasi ini memberikan kemudahan kepada Kepala Desa untuk memberikan tandatangan tanpa harus hadir secara fisik. Tidak hanya itu, desa juga bisa melakukan publikasi sebagai branding yang didukung dengan penyediaan website desa.

“Seluruh desa di kabupaten tuban telah memiliki website desa resmi,” paparnya.

Komponen lain dari smart governance adalah kemudahan akses terkait pelayanan publik. Karenanya, implementasi yang dilakukan berupa pengadaan Anjungan Pelayanan Mandiri (APM).

Dengan adanya APM, masyarakat bisa memilih surat atau dokumen apa yang dibutuhkan, tanpa ada interaksi langsug dengan petugas. Alat ini sudah beroperasi disalah satu desa, yaitu desa Socorejo Kecamatan Jenu.

“Saat ini, sudah ada 75 desa yang telah siap menganggarkan APM melalui dana desa,” ujarnya.

Agus menambahkan, tantangan yang ada dalam pengejawantahan smart city adalah mengubah pola pikir masyarakat. Selain itu juga kecakapan masyarakat menggunakan teknologi informasi yang masih kurang. Meski begitu, pihaknya optimis kedepannya masyarakat akan bisa terbiasa memanfaatkan kemudahan tersebut. (*)

You Might Also Like

Pemkab Tuban Siapkan 1.334 Petugas Petakan Kondisi Ekonomi Daerah

Sertijab Wakapolres Tuban, Beberapa Kapolsek Juga Bergeser

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Lamongan Praktik di Yayasan Berkas Bersinar Abadi

Dua Pengedar Sabu Berhasil Ditangkap Satres Narkoba Polres Tuban

Prestasi Terbaik, Pemkab Tuban Raih Penghargaan JDIH Jatim

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Bupati Tuban Tegaskan Layanan di MPP Tanpa Pungli
Next Article Keragaman Ayam Indonesia dan Pengembangan “Ayam Super” UGM

Populer

Panen Raya di Tuban, Presiden Prabowo Apresiasi Peran Polri Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional
Nasional
Tiga Pelaku Pengedar Uang Palsu di Pasar Wage Grabagan Diringkus Polres Tuban
Hukum & Kriminal
Jembatan Merah Putih di Bangilan Tuban Diresmikan
Berita
Empat Pelaku Pengeroyokan di Kenduruan Berhasil Ditangkap Satreskrim Polres Tuban
Hukum & Kriminal
Mas Bupati dan Kapolres Tuban Tinjau Lokasi Kebakaran di Pasar baru
Berita
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • Pemkab Tuban Siapkan 1.334 Petugas Petakan Kondisi Ekonomi Daerah
  • Sertijab Wakapolres Tuban, Beberapa Kapolsek Juga Bergeser

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?