By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Mampu Kelola Potensi, 16 Desa di Lamongan Berpredikat Mandiri
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Berita > Daerah > Mampu Kelola Potensi, 16 Desa di Lamongan Berpredikat Mandiri
BeritaDaerah

Mampu Kelola Potensi, 16 Desa di Lamongan Berpredikat Mandiri

admin
Last updated: Desember 28, 2020 4:20 pm
By admin 3 Min Read
Share
SHARE

LAMONGAN, arsip.bhantaran.com — Bupati Fadeli menerima Penghargaan atas Keberhasilan Dalam Mengentaskan Desa Tertinggal berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) Tahun 2020 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (28/12).

Penghargaan tersebut diserahkan langung oleh Menteri Desa PDTT RI Abdul Halim Iskandar dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Menurut Abdul Halim Islandar, ini adalah langkah menuju terwujudnya sebuah institusi yang merupakan pengelola dan pemicu pertumbuhan ekonomi di desa, BUMDes, makin jelas posisinya sebagai lembaga keuangan desa.

“Berbagai upaya dalam rangka memberikan kemudahan akses keuangan kepada masyarakat bisa terselesaikan. Selamat kepada daerah yang sudah menuntaskan, tidak ada lagi desa yang tertinggal. Kedepan kita berpacu untuk mewujudkan desa tanpa kemiskinan, tanpa kelaparan, desa yang berkualitas”, Ungkapnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Lamongan, Khusnul Yaqin menjelaskan bahwa Indeks Desa Membangun (IDM) adalah alat bantu teknokrasi pengukuran perkembangan Status Kemandirian Desa melalui analisa dan nilai komposit seluruh nilai skoring masing-masing indikator terpilih berdasarkan konsep kebijakan pembangunan yang ditetapkan serta otoritas kewenangan, tugas dan fungsi Kementerian Desa PDTT.

Adapun rentang skor pengukuran status desa dalam IDM adalah dari 0,27–0,92. Desa Sangat Tertinggal mempunyai skor kurang dari 0,491, Desa Tertinggal mempunyai skor 0,491 sampai dengan 0,599, Desa Berkembang mempunyai skor 0,599 sampai dengan 0,707, Desa Maju mempunyai skor 0,707 sampai dengan 0,815, sedangkan Desa Mandiri mempunyai skor di atas 0,815.

Khusnul Yaqin juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2020 ini telah terdapat 16 desa yang telah berstatus desa mandiri. “ Tahun 2020 ini dari 462 desa, 324 desa berstatus desa berkembang, 122 desa maju, dan 16 desa berstatus desa mandiri”, Ungkap Khusnul Yaqin.

16 desa mandiri tersebut menurut Khusnul Yaqin adalah Desa Songowareng Kecamatan Bluluk; Desa Sedayu Lawas Kecamatan Brondong; Desa Sekaran dan Desa Bulutengger Kecamatan Sekaran; Desa Sugio Kecamatan Sugio; Desa Kandangsemangkon, Desa Paciran, Desa Sendangagung, Desa Tunggul, Desa Kranji, dan Desa Banjarwati Kecamatan Paciran; Desa Latukan, Desa Sumberwudi, Desa Karanggeneng Kecamatan Karanggeneng; dan Desa Plosowahyu dan Desa Made Kecamatan Lamongan.

Menurut Khusnul Yaqin Desa Mandiri telah dianggap mampu mengelola potensi desa yang dimiliki, memiliki inovasi dan kewirausahaan desa. Dengan status Desa Mandiri, berdasarkan indikator ukur IDM, diharapkan desa itu memiliki kemampuan tiga dimensi sekaligus: mengelola daya dalam ketahanan sosial, ekonomi, dan ekologi secara berkelanjutan. (Red)

You Might Also Like

Jembatan Merah Putih di Bangilan Tuban Diresmikan

Empat Pelaku Pengeroyokan di Kenduruan Berhasil Ditangkap Satreskrim Polres Tuban

Mas Bupati dan Kapolres Tuban Tinjau Lokasi Kebakaran di Pasar baru

UGM Luncurkan Kendaraan Listrik eKarsa untuk Layanan Rumah Sakit

Kapolres Tuban Kunjungi Penyandang Disabilitas di Singgahan

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Mensos Risma Blusukan ke Bantaran Kali Temui Pemulung dan Gelandangan
Next Article Pemerintah Tutup Sementara Perjalanan WNA ke Indonesia

Populer

Peringkat 1 di Indonesia, Bidang Ilmu Studi Pembangunan dan Ilmu Politik UGM Tembus 100 dan 200 Top Dunia
Berita
Pangdam V/Brawijaya Kunjungi Marshalling Area Yonif TP 932/Sunan Bonang, Apresiasi Dukungan Pemkab Tuban
Berita
Cabuli Dua Bocah, Pria Asal Semarang di Tangkap Satreskrim Polres Tuban
Hukum & Kriminal
Harga Minyak Dunia Naik, Pemerintah Diminta Genjot Pemanfaatan Bahan Bakar
Headline
Pengawasan Program MBG Diperkuat, Kejaksaan Agung RI, dan Pemkab Tuban Ajak Masyarakat Jaga Dapur MBG
Daerah
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • Jembatan Merah Putih di Bangilan Tuban Diresmikan
  • Empat Pelaku Pengeroyokan di Kenduruan Berhasil Ditangkap Satreskrim Polres Tuban

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?