By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Perokok Lebih Berisiko Terkena Osteoporosis
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Berita > Daerah > Kesehatan > Perokok Lebih Berisiko Terkena Osteoporosis
BeritaDaerahKesehatan

Perokok Lebih Berisiko Terkena Osteoporosis

admin
Last updated: Desember 11, 2020 11:14 am
By admin 3 Min Read
Share
SHARE

YOGYAKARTA, arsip.bhantaran.com — Osteoporosis umumnya banyak dijumpai pada orang dengan usia lanjut atau lansia. Namun, penyakit ini dapat menyerang siapa saja, termasuk anak muda.

“Semua orang memiliki risiko terkena osteoporosis,” jelas dokter spesialis orthopedi RSA UGM, dr. Luthfi Hidayat. Sp.OT (K) Hip Knee, dalam Talkshow Kesehatan bertajuk Kenali dan Cegah Osteoporosis yang digelar secara daring, Kamis (10/12).

Luthfi mengatakan terdapat beragam faktor yang memengaruhi osteoporosis. Salah satunya dikarenakan gaya hidup tidak sehat.

Ia mencontohkan kebiasaan yang dapat memicu terjadinya osteoporosis adalah merokok. Selain berdampak buruk bagi kesehatan jantung dan paru-paru, merokok juga bisa menyebabkan osteoporosis. Pasalnya, zat-zat yang terkandung dalam rokok seperti nikotin dapat menghambat produksi sel pembentukan tulang.

“Pada mereka yang merokok efeknya cukup lumayan. Jika mengalami patah tulang maka butuh lebih lama untuk sembuh/nyambungnya dan risiko tulang tidak nyambung juga lebih besar,” paparnya.

Selain itu, kebiasaan lain seperti konsumsi alkohol dapat memengaruhi kesehatan tulang serta meningkatkan risiko osteoporosis. Berikutnya, kebiasaan malas berolahraga atau melakukan aktivitas fisik. Kurangnya aktivitas fisik/ olahraga dapat meningkatkan risiko osteoporosis.

“Olahraga bagus untuk memperkuat tulang, tapi perlu diperhatikan juga jika tidak semua aktivitas fisik bagus untuk kepadatan tulang,” tuturnya.

Disamping gaya hidup, sejumlah faktor lain seperti diet rendah kalsium, riwayat keluarga/genetis, dan seseorang dengan badan kurus dan kecil juga berisiko tinggi mengalami osteoporosis. Lalu, wanita lebih berisiko terkena osteoporosis karena mengalami menopause. Demikian juga pada orang dengan penyakit gangguan metabolisme, diabetes, dan gangguan ginjal, serta penyakit autoimun lebih rentan terkena osteoporosis.

“Pencegahannya dengan mengubah gaya hidup menjadi lebh sehat dan upayakan untuk selalu aktif bergerak. Kalau sudah kena dilakukan pengobatan dengan pemberian kalsium,” terangnya.

Sementara dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi medis RSA UGM, dr. Guritno Adistyawan, Sp.KFR., menyampaikan bahwa osteoporosis dapat dicegah salah satunya dengan olahraga. Sebab, olahraga dapat menjaga kepadatan tulang.

Gurtino mengatakan olahraga yang baik untuk mencegah osteoporosis adalah weight bearing. Olahraga jenis ini dilakukan dengan gerakan melawan gravitasi dalam posisi berdiri tegak. Beberapa diantaranya seperti jalan cepat, jogging, melompat dan lainnya.

“Semua jenis olahraga yang dilakukan perlu dipastikan dengan kondisi masing-masing,” katanya.

Pada penderita osteoporosis dan lansia, lanjutnya, olahraga yang dilakukan sebaiknya yang minim membebani tulang. Pasalnya, pengidap osteoporosis rawan mengalami patah tulang.

Ia mencontohkan olahraga yang bisa dilakukan adalah jalan-jalan, berdiri melakukan aktivitas sehari-hari seperti menyapu, membawa barang belanjaan dan lainnya. Hindari olahraga yang bersifat memberikan beban tinggi seperti melompat karena bisa meningkatkan risiko patah tulang.

“Dengan aktivitas fisik seperti itu tulang sudah mendapatkan stimulus,” tegasnya.

Sumber : ugm.ac.id

You Might Also Like

UGM Luncurkan Kendaraan Listrik eKarsa untuk Layanan Rumah Sakit

Kapolres Tuban Kunjungi Penyandang Disabilitas di Singgahan

Peringkat 1 di Indonesia, Bidang Ilmu Studi Pembangunan dan Ilmu Politik UGM Tembus 100 dan 200 Top Dunia

Pangdam V/Brawijaya Kunjungi Marshalling Area Yonif TP 932/Sunan Bonang, Apresiasi Dukungan Pemkab Tuban

Cabuli Dua Bocah, Pria Asal Semarang di Tangkap Satreskrim Polres Tuban

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Presiden Jokowi Ajak Semua Pihak Perkuat Komitmen Pemenuhan Hak Asasi
Next Article Bupati Anna Pimpin Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana

Populer

Harga Minyak Dunia Naik, Pemerintah Diminta Genjot Pemanfaatan Bahan Bakar
Headline
Pengawasan Program MBG Diperkuat, Kejaksaan Agung RI, dan Pemkab Tuban Ajak Masyarakat Jaga Dapur MBG
Daerah
Halal Bihalal Pemkab Lamongan Perkuat Performa Kerja
Berita
Lamongan Gelar Boranan Agung, 1447 Porsi Dibagikan
Daerah
Pemerintah Akan Tetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi di 12 Provinsi
Berita
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • UGM Luncurkan Kendaraan Listrik eKarsa untuk Layanan Rumah Sakit
  • Kapolres Tuban Kunjungi Penyandang Disabilitas di Singgahan

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?