By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Pertanian Tumbuh Positif, Petani dan Peternak Sebaiknya Lebih Diperhatikan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Berita > Pertanian Tumbuh Positif, Petani dan Peternak Sebaiknya Lebih Diperhatikan
Berita

Pertanian Tumbuh Positif, Petani dan Peternak Sebaiknya Lebih Diperhatikan

admin
Last updated: November 30, 2020 11:50 am
By admin 3 Min Read
Share
SHARE

YOGYAKARTA, arsip.bhantaran.com — Sektor pertanian di masa pandemi sekarang ini tumbuh paling tinggi dibanding sektor yang lain yang pertumbuhannya masih negatif. Pada kuartal II tercatat tumbuh 16,24 persen. Oleh karena itu, pemerintah diminta untuk memperhatikan sektor pertanian lebih menyeluruh terutama dalam mengangkat profesi petani dan peternak yang selama pandemi tidak banyak mendapat bantuan dari pemerintah. Hal itu mengemuka dalam Webinar Produk Teknologi Yang Didesiminasikan kepada Masyarakat, Senin (30/11).

Kegiatan Diskusi virtual yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Hewan UGM ini mengundang beberapa pembicara diantaranya Guru Besar Fakultas Peternakan UGM Prof Yuny Erwanto, peneliti ruminansia dari FKH UGM, Dr. drh. Indarjulianto dan praktisi bisnis, Nur Adianto.

Prof. Yuny Erwanto mengatakan usaha di bidang pangan pertanian dan peternakan peluangnya tetap selalu terbuka karena kebutuhan akan pangan selalu meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk. Meski terkena dampak pandemi, imbuhnya, Yuny menyebutkan sektor pertanian tetap tumbuh positif di angka 16,24 persen dan bersama sektor informasi dan komunikasi 3,44 persen. Ia mengharapkan pemerintah semestinya lebih memperhatikan sektor pertanian dan peternakan. Sebab, menurutnya negara yang menyediakan kebutuhan pangan bagi penduduknya secara mandiri maka akan memiliki keunggulan komparatif dari bangsa lain. “Negara harus mampu menyediakan pangan bagi penduduknya maka akan bertahan,” katanya.

Namun demikian, ia menyesalkan jika selama ini profesi petani tidak lagi menjadi pilihan bagi anak muda, padahal profesi ini sebagai penopang bagi pembangunan bangsa. “Kita ingin menjadikan petani menjadi profesi yang dihargai sebagai penopang bagi bangsa ini,” katanya.

Ia menuturkan bahwa profesi bagi petani dan peternak memang memiliki risiko tinggi karena produk pertanian dan peternakan, mudah rusak karena pengaruh fisik, kimia dan biologi serta memiliki masa jual yang pendek. Ia menyarankan para petani peternak harus punya payung usaha seperti koperasi agar bisa menghubungkan ke konsumen. “Usaha ini membutuhkan daya dukung yang kuat. Peternak perlu didampingi dan diberdayakan agar saat harganya tinggi tidak terlena dan bisa menjadikan harganya tetap stabil,” katanya.

Praktisi bisnis kambing dan domba, Drh. Nur Adianto, mengatakan peternak menurutnya harus punya kemampuan memasarkan sampai menjual ke pembeli. Selama ini peternak sapi, kambing dan domba menurutnya lebih banyak fokus pada usaha penggemukan, namun tidak mengembangkan pada produk lain seperti susu dan pengolahan kotoran ternak untuk diolah menjadi pupuk organik. “Peternak harus fokus pada produk dan pasar. Ketika peternak bergabung lalu produknya banyak maka memiliki posisi tawar yang kuat,”ujarnya.

Sementara Dosen FKH UGM, Dr. Drh. Indarjulianto, mengatakan pihaknya meluncurkan aplikasi lindungi ternakku sebagai upaya mencegah penularan Covid-19 dari bisnis jual beli ternak dan pakan ternak. “Aplikasi in semacam pendokumentasian asal usul ternak kita.

“Program ini kita rancang untuk tracing masalah covid ada kaitannya dengan distribusi ternak dan sumber pakannya sehingga melindungi peternak kita dari penularan penyakit covid-19,”katanya.

Sumber : ugm.ac.id

You Might Also Like

Pemkab Lamongan Salurkan Bantuan Warga Terdampak Banjir di Ngujungrejo

Pemkab Lamongan Koordinasikan Kesiapan Pelayanan Jelang Lebaran

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Kunjungi Tuban, Wapres Tinjau Proyek Industri hingga Pasar Rakyat

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Pulang Hadiri Hajatan Pasangan Suami Istri Ini tertimpa Pohon Trembesi
Next Article Akibat Hujan Lebat Jembatan Darurat Tambakromo Putus

Populer

SPPG Mrutuk Widang Distribusikan MBG ke Dusun Terpencil Menggunakan Perahu
Headline
Kodim Bojonegoro Gelar Baksos, dan Bazar Murah dilokasi KDKMP Pungpungan Kalitidu
Berita
Viral, MBG di Rengel Tuban Bagikan Susu Kedelai Basi
Berita
Pemkab Tuban Dijadwalkan Terima Mobil Epik Mobile, Disinergikan dengan Pasar Murah Ramadan
Berita
Gubernur Jatim Tekankan Sinergi TPID–TP2DD, Bupati Tuban Siap Perkuat Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi
Berita
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • Pemkab Lamongan Salurkan Bantuan Warga Terdampak Banjir di Ngujungrejo
  • Pemkab Lamongan Koordinasikan Kesiapan Pelayanan Jelang Lebaran

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?