By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Pemkab Tuban Kaji dan Hitung Ulang Pembangunan Jembatan Tambahan Glendeng
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Berita > Daerah > Pemkab Tuban Kaji dan Hitung Ulang Pembangunan Jembatan Tambahan Glendeng
BeritaDaerah

Pemkab Tuban Kaji dan Hitung Ulang Pembangunan Jembatan Tambahan Glendeng

admin
Last updated: November 20, 2020 12:56 am
By admin 3 Min Read
Share
SHARE
TUBAN, arsip.bhantaran.com — Wakil Bupati Tuban, Ir. H. Noor Nahar Hussein, M.Si., meninjau proses penanggulangan longsornya pondasi jembatan Glendeng sisi utara di Desa Simo, Kecamatan Soko, Tuban, Kamis (19/11).
Dalam kunjungan ke lapangan itu, Wabup Noor didampingi Kepala Dinas PUPR Tuban, Agung Supriadi, dan Plt. Kepala Dishub Tuban, Gunadi, dan Camat Soko, Sudarto bersama jajaran Forkopimka Soko. Mereka mengecek kondisi jembatan yang longsor pada 3 November lalu.

Pak Nur, begitu pria ramah ini akrab disapa, mengungkapkan, Pemkab Tuban akan melakukan kajian dan perhitungan ulang untuk pembangunan jembatan tambahan Glendeng. Langkah tersebut diambil setelah menerima supervisi dari Bina Marga Jawa Timur untuk membangun tambahan jembatan sepanjang 15 meter.

“Pembangunan tambahan jembatan terkendala anggaran karena APBD Tuban tahun 2021 telah disahkan,” ungkapnya.

Pembangunan jembatan juga tidak dapat dimasukkan pada P-APBD tahun 2021 karena termasuk proyek besar yang memerlukan dana besar dan tidak dapat diselesaikan dalam kurun waktu dua hingga tiga bulan pengerjaan.

Pemkab Tuban akan mengupayakan cara lain dan sumber pendanaan lain dari hibah APBD Provinsi, Dana Alokasi Khusus maupun APBN. Jembatan Glendeng memiliki peran penting sebagai salah satu penghubung antara Kabupaten Tuban dan Bojonegoro.

Ia menjelaskan, perlu diambil langkah cepat penanggulangan sementara berupa penguatan sabuk jembatan sisi utara. Mengingat kondisi jembatan Glendeng mengalami pengikisan akibat gerusan aliran Bengawan Solo. “Kondisinya berbahaya jadi perlu langkah cepat,” sambungnya.

Proyek penguatan sabuk jembatan sudah masuk pada anggaran yang ada. Perbaikan pondasi tanah di sisi utara diikutkan dalam anggaran pengerjaan proyek perbaikan jalan Soko-Simo sebesar Rp 2,2 miliar melalui alokasi dana P-APBD 2020.

“Kami harap masyarakat dapat memaklumi dan memahami kondisi tersebut, termasuk pendanaan dan kewenangan yang dimiliki Pemkab Tuban,” tuturnya.

Menindaklanjuti instruksi Wabup, Plt. Kepala Dishub Gunadi mengatakan, hanya kendaraan roda dua yang diperbolehkan melintasi jembatan. Sedangkan untuk kendaraan roda 4 ke atas dialihkan ke jalur lain.

“Jika cuaca buruk dan arus sungai kuat maka tidak menutup kemungkinan jembatan Glendeng akan ditutup total sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” tegasnya.

Gunadi menambahkan, langkah ini diambil dengan mempertimbangkan keselamatan pengguna jalan.

Dalam waktu dekat, Dinas PUPR Tuban akan mengajukan permintaan tes kesehatan jembatan kepada Kementerian PUPR. Hasil dari tes tersebut akan dijadikan salah satu acuan operasional jembatan. (tubankab/Red/bn)

You Might Also Like

Lagi, Kodim Bojonegoro Salurkan 800 Ribu Liter Air Bersih di 34 Desa Terdampak Kekeringan

Sambut HUT TNI Ke-81, Kodim Bojonegoro bersama Polkes bekali Ratusan Pelajar Jurus Penyelamat ‘AMAN–CPR’

Kodim Bojonegoro Salurkan 130 Ribu Liter Air Bersih di 7 Kecamatan Terdampak Kekeringan

Sosialisasi Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa, Begini Arahan BPK RI dan Bupati Tuban

Gadis Palembang Bikin Bangga UI! Grimonia Patriosa Sabet Wakil I None Jakarta Pusat 2026

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Kenaikan Gaji di Indonesia pada Tahun Depan Diprediksi Jadi yang Tertinggi di Dunia
Next Article Mahasiswa UGM Rancang Alat Pembuat Asap Cair Berkualitas

Populer

KPK Tangkap Tangan Tersangka Dugaan Suap dan Penerimaan Lainnya di Kementerian ATR/BPN
Headline
Money Politik Pilkades Melahirkan Pemimpin “Semau Gue”
Opini Opini
Bupati Lamongan Sampaikan Rancangan Perubahan APBD
Uncategorized
Ikan Zebra Potensi jadi Hewan Model Riset Biomedis
Breaking News
Operasi Gabungan, 3.040 Batang Rokok Ilegal Ditemukan di Lamongan
Berita
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • Lagi, Kodim Bojonegoro Salurkan 800 Ribu Liter Air Bersih di 34 Desa Terdampak Kekeringan
  • Sambut HUT TNI Ke-81, Kodim Bojonegoro bersama Polkes bekali Ratusan Pelajar Jurus Penyelamat ‘AMAN–CPR’

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?