By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Dokter RSA UGM Bagikan Tips Cegah Usus Buntu
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Berita > Daerah > Kesehatan > Dokter RSA UGM Bagikan Tips Cegah Usus Buntu
BeritaDaerahKesehatan

Dokter RSA UGM Bagikan Tips Cegah Usus Buntu

admin
Last updated: November 12, 2020 12:52 am
By admin 3 Min Read
Share
SHARE

YOGYAKARTA, arsip.bhantaran.com — Dokter spesialis bedah RSA UGM, dr. Nitismara Anugrah Azdy, Sp.B., menyebutkan terdapat banyak hal yang berpotensi menyebabkan usus buntu atau apendiksitis. Salah satunya adalah karena adanya penyumbatan di usus buntu.

“Paling sering itu ada penyumbatan pada usus buntu karena penumpukan feses/kotoran yang menyebabkan iritasi hingga menjadi peradangan di usus buntu,” jelasnya dalam talkshow Radang Usus Buntu yang disiarkan secara live di IG dan Youtube RS UGM, Selasa (10/11).

Selain hal itu, usus buntu juga dikarenakan infeksi bakteri. Lalu, pertumbuhan parasit yang menyumbat rongga usus buntu.

Pola makan yang rendah serat, tinggi gula dan lemak, serta kurang minum menjadi faktor risiko yang biasa ditemui memicu usus buntu. Sebab, pola-pola tersebut dapat menghambat proses pencernaan makanan sehingga feses yang dihasilkan keras dan dapat menyumbat usus buntu.

Nitismara menjelaskan gejala usus buntu yang perlu diwasapadai. Gejala yang paling khas adalah perasaan nyeri di sisi kanan perut bagian bawah. Selain itu, juga perasaan nyeri di sekitar pusar yang berpindah ke bagian kanan bawah perut, demam, mual serta muntah.

Ia meminta masyarakat untuk tidak mengabaikan jika merasakan gejala-gelaja tersebut. Sebab, usus buntu yang meradang bisa pecah dan isi sumbatan yang mengandung bakteri bisa menginfeksi seluruh organ usus. Apabila kondisi tersebut tidak segera ditangani bisa mengancam jiwa penderita.

Untuk menghindari agar tidak mengalami peradangan usus buntu, Nitimara pun membagikan sejumlah tips. Pertama, menjaga pola makan sehat dengan konsumsi makanan tinggi serat. Dengan begitu bisa mencegah sembelit/susah buang air besar.

Lalu, hindari atau kurangi konsumsi makanan dengan kandungan tinggi gula dan tinggi lemak. Sebab, makanan tinggi gula dan lemak bisa menyebabkan sembelit dan meningkatkan risiko infeksi termasuk yang mengakibatkan radang usus buntu.

Berikutnya, hindari juga makanan yang terlalu pedas. Pasalnya, konsumsi makanan pedas bisa mengiritasi usus dan meningkatkan peradangan.

Cara mencegah usus buntu selanjutnya adalah dengan banyak mengonsumsi air putih misalnya delapan gelas sehari. Dengan banyak minum air putih bisa memaksimalkan kerja usus.

Upaya lain dengan rutin buang air besar. Usahakan untuk bisa buang air besar setiap harinya dan tidak menahan buang air besar. Sebab, jika sering menahan buang air besar dapat meningkatkan risiko penumpukan dan penyumbatan feses pada usus buntu.

“Jangan lupa juga untuk melakukan olah raga,”imbuhnya.

Sumber : ugm.ac.id

You Might Also Like

Jembatan Merah Putih di Bangilan Tuban Diresmikan

Empat Pelaku Pengeroyokan di Kenduruan Berhasil Ditangkap Satreskrim Polres Tuban

Mas Bupati dan Kapolres Tuban Tinjau Lokasi Kebakaran di Pasar baru

UGM Luncurkan Kendaraan Listrik eKarsa untuk Layanan Rumah Sakit

Kapolres Tuban Kunjungi Penyandang Disabilitas di Singgahan

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Universitas Athariyah Jakarta Launching Program Beasiswa untuk 1000 Anak Bangsa
Next Article UGM Raih Penghargaan Anugerah Perguruan Tinggi Inovatif

Populer

Peringkat 1 di Indonesia, Bidang Ilmu Studi Pembangunan dan Ilmu Politik UGM Tembus 100 dan 200 Top Dunia
Berita
Pangdam V/Brawijaya Kunjungi Marshalling Area Yonif TP 932/Sunan Bonang, Apresiasi Dukungan Pemkab Tuban
Berita
Cabuli Dua Bocah, Pria Asal Semarang di Tangkap Satreskrim Polres Tuban
Hukum & Kriminal
Harga Minyak Dunia Naik, Pemerintah Diminta Genjot Pemanfaatan Bahan Bakar
Headline
Pengawasan Program MBG Diperkuat, Kejaksaan Agung RI, dan Pemkab Tuban Ajak Masyarakat Jaga Dapur MBG
Daerah
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • Jembatan Merah Putih di Bangilan Tuban Diresmikan
  • Empat Pelaku Pengeroyokan di Kenduruan Berhasil Ditangkap Satreskrim Polres Tuban

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?