By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Pemkab Tuban Targetkan Sertipikat Elektronik Tuntas Tahun Ini
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Berita > Pemkab Tuban Targetkan Sertipikat Elektronik Tuntas Tahun Ini
Berita

Pemkab Tuban Targetkan Sertipikat Elektronik Tuntas Tahun Ini

admin
Last updated: Mei 23, 2024 11:34 pm
By admin 3 Min Read
Share
SHARE

TUBAN, arsip.bhantaran.com – Setelah dirilis Presiden RI Joko Widodo akhir tahun lalu, sertipikat elektronik mulai dikenalkan di masing-masing kabupaten. Sementara di Tuban, penerbitan sertipikat elektronik itu dimulai dari aset-aset milik PemkabTuban. Dari total 890 sertipikat yang ditargetkan tuntas tahun ini, sebanyak 45 dokumen sudah diterbitkan.

Kepala Kantor Pertanahan ATR/BPN Tuban, Yan Septedyas, mengungkapkan bahwa setelah dirilis oleh presiden, sertifikasi elektronik akan terus diperluas. Saat ini, sertipikat elektronik diprioritaskan untuk aset pemerintah daerah. “Sertipikat elektronik akan dimaksimalkan secara bertahap untuk BUMN, BUMD, dan masyarakat,” tuturnya, Rabu (22/05).

Lebih lanjut, Yan Septedyas mengatakan, saat ini di Jawa Timur, sebanyak 10.323 sertipikat elektronik sudah dibagikan oleh Presiden Jokowi di Banyuwangi. Selanjutnya, program tersebut dilanjutkan untuk sertifikasi aset milik pemkab.

‘’Sertipikat elektronik ini memiliki kekuatan hukum layaknya sertipikat pada umumnya, dengan sejumlah keunggulan,’’ terangnya.

Dikatakan dia, salah satu keunggulan dari sertipikat elektronik adalah keamanannya. Pemilik sertipikat tidak perlu khawatir kehilangan sertipikat karena seluruh data dapat diakses melalui aplikasi “Sentuh Tanahku” yang dikembangkan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR). Dengan demikian, mulai tahun ini, sertipikat analog akan diganti sertipikat elektronik untuk mempermudah pemerintah dan masyarakat dalam legalisasi aset-aset tanah.

Menurut Dyas, jika sertipikat elektronik diterapkan untuk masyarakat, pemilik tidak perlu khawatir mengenai payung hukumnya karena sertipikat elektronik tetap dapat dijadikan agunan di bank. “Kami terus mensosialisasikan sertipikat elektronik ini agar dikenal luas oleh masyarakat secara menyeluruh,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Tuban, Agung Triwibowo menjelaskan bahwa sebagian besar aset yang disertifikatkan adalah jalan, dengan jumlah yang terus meningkat setiap tahun. Selain itu, puskesmas dan sekolah dasar juga menjadi fokus utama program ini. Karenanya, Pemkab Tuban turut aktif mendata desa-desa yang ingin menyerahkan aset untuk dikelola lebih lanjut. “Sebanyak 890 aset pemkab ditargetkan memiliki sertipikat elektronik tahun ini,” tegasnya.

Agung—sapaan kepala BPKPAD Tuban—memastikan sertipikat elektronik memiliki peran penting dalam mengatasi kendala pembangunan infrastruktur seperti SD dan puskesmas. Ia meyakini sertipikat elektronik dapat membantu pemkab menyelesaikan berbagai persoalan legalitas aset.

“Tahun lalu, pemkab dan BPN telah menuntaskan sekitar 1.600 aset, dan ini akan terus dilanjutkan melalui sertipikat elektronik,” pungkasnya. (tbnkb/bn)

You Might Also Like

UGM Luncurkan Kendaraan Listrik eKarsa untuk Layanan Rumah Sakit

Kapolres Tuban Kunjungi Penyandang Disabilitas di Singgahan

Peringkat 1 di Indonesia, Bidang Ilmu Studi Pembangunan dan Ilmu Politik UGM Tembus 100 dan 200 Top Dunia

Pangdam V/Brawijaya Kunjungi Marshalling Area Yonif TP 932/Sunan Bonang, Apresiasi Dukungan Pemkab Tuban

Cabuli Dua Bocah, Pria Asal Semarang di Tangkap Satreskrim Polres Tuban

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Ciptakan SDM Unggul, Pemkab Bojonegoro Gelar Uji Kompetensi Tour Management 
Next Article Keluhan Pekerja Outsourcing di PT Petrokimia Gresik

Populer

Harga Minyak Dunia Naik, Pemerintah Diminta Genjot Pemanfaatan Bahan Bakar
Headline
Pengawasan Program MBG Diperkuat, Kejaksaan Agung RI, dan Pemkab Tuban Ajak Masyarakat Jaga Dapur MBG
Daerah
Halal Bihalal Pemkab Lamongan Perkuat Performa Kerja
Berita
Lamongan Gelar Boranan Agung, 1447 Porsi Dibagikan
Daerah
Pemerintah Akan Tetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi di 12 Provinsi
Berita
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • UGM Luncurkan Kendaraan Listrik eKarsa untuk Layanan Rumah Sakit
  • Kapolres Tuban Kunjungi Penyandang Disabilitas di Singgahan

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?