By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Kominfo dan Bakorwil Bojonegoro Gelar Kelas Prebunking, Bersinergi Tangkal Hoaks
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Berita > Kominfo dan Bakorwil Bojonegoro Gelar Kelas Prebunking, Bersinergi Tangkal Hoaks
Berita

Kominfo dan Bakorwil Bojonegoro Gelar Kelas Prebunking, Bersinergi Tangkal Hoaks

admin
Last updated: Mei 7, 2024 1:34 pm
By admin 3 Min Read
Share
SHARE

BOJONEGORO, arsip.bhantaran.com – Sebagai upaya meningkatkan sinergitas menangkal informasi hoaks, Dinas Kominfo Jatim bersama Dinas Kominfo Bojonegoro dan Bakorwil Bojonegoro menggelar kelas prebunking. Kegiatan digelar di ruang Meliwis Putih Bakorwil, Selasa (7/05/2024).

Acara bertajuk kelas prebunking ini menekankan metode prebunking untuk penginderaan hoaks. Prebunking sendiri merupakan tindakan proaktif melakukan pencegahan atau antisipasi sebelum menyebarnya berita hoaks, disinformasi, maupun ujaran kebencian. Kegiatan diikuti oleh Dinas Kominfo Jawa Timur, Dinas Kominfo Bojonegoro, Bakorwil II Bojonegoro dan para pegiat media sosial di Kabupaten Bojonegoro.

Ketua panitia pelaksanaan dari Dinas Kominfo Jawa Timur, Sofia Purnawati, menyampaikan bahwa di era sebaran informasi yang begitu luas, tantangan utama yang dihadapi adalah penyebaran informasi yang salah atau hoaks. Hoaks menjadi salah satu fenomena di era digital. Penyebaran hoaks tidak hanya menyebabkan masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap sumber informasi termasuk pemerintah dan media resmi.

“Hoaks seringkali menyebarkan informasi yang tidak benar tentang ancaman atau bahaya yang tidak ada. Sehingga berdampak pada kestabilan sosial yang dapat memecah belah masyarakat,” ucapnya.

Lebih lanjut Sofia mengatakan sebagai upaya pencegahan penyebaran hoaks, maka Dinas Kominfo Jawa Timur menggelar kegiatan kelas prebunking untuk meningkatkan perhatian di masyarakat tentang upaya mencegah hoaks. Selain itu kelas prebunking dimaksudkan untuk mengedukasi masyarakat mengenai cara mengenali hoaks dan bagaimana pola hoaks itu beredar.

“Diharapkan dengan kegiatan ini bisa menghasilkan keterampilan untuk mengidentifikasi dan mengecek kebenaran informasi. Sehingga kita dapat menyebarluaskan informasi yang akurat, benar dan bermanfaat,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) II Bojonegoro Agung Subagyo menuturkan bahwa Bakorwil Bojonegoro meliputi 8 wilayah kerja ditambah 3 wilayah perbatasan melaksanakan tugas dan memfasilitasi, monitoring dan evaluasi. Juga bertujuan merajut kebersamaan dengan kabupaten/kota agar maju bersama-sama.

“Kita ingin seluruh penyelenggaraan aspek pemerintahan maupun kemasyarakatan. Terutama dalam menyongsong upaya Pemprov Jawa Timur dalam penurunan stunting, penurunan kemiskinan usai pandemi covid-19, meyiapkan generasi emas di Jawa Timur dapat diwujudkan,” terangnya.

Agung Subagyo juga berharap problematika yang terjadi di wilayahnya terkait kegiatan kelas prebunking ini dapat meminimalisir dampak hoaks, diantaranya dalam manajemen penanganan bencana. “Hoaks harus bisa diminimalisir bahkan dihilangkan,” pungkasnya.[*/bn]

You Might Also Like

Pemkab Tuban Siapkan 1.334 Petugas Petakan Kondisi Ekonomi Daerah

Sertijab Wakapolres Tuban, Beberapa Kapolsek Juga Bergeser

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Lamongan Praktik di Yayasan Berkas Bersinar Abadi

Dua Pengedar Sabu Berhasil Ditangkap Satres Narkoba Polres Tuban

Prestasi Terbaik, Pemkab Tuban Raih Penghargaan JDIH Jatim

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Bojonegoro Jadi Daerah Kunjungan Perdana Acara Public Sector Leader Forum on East Java Economic Prospect 2024 
Next Article Pemkab Bojonegoro Sosialisasi Program Pendidikan Magister, Doktor, dan RPL Bagi ASN

Populer

Panen Raya di Tuban, Presiden Prabowo Apresiasi Peran Polri Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional
Nasional
Tiga Pelaku Pengedar Uang Palsu di Pasar Wage Grabagan Diringkus Polres Tuban
Hukum & Kriminal
Jembatan Merah Putih di Bangilan Tuban Diresmikan
Berita
Empat Pelaku Pengeroyokan di Kenduruan Berhasil Ditangkap Satreskrim Polres Tuban
Hukum & Kriminal
Mas Bupati dan Kapolres Tuban Tinjau Lokasi Kebakaran di Pasar baru
Berita
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • Pemkab Tuban Siapkan 1.334 Petugas Petakan Kondisi Ekonomi Daerah
  • Sertijab Wakapolres Tuban, Beberapa Kapolsek Juga Bergeser

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?