By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: UGM Kembangkan Aplikasi TOMO Untuk Penanganan Tuberkulosis Resisten Obat
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Headline > UGM Kembangkan Aplikasi TOMO Untuk Penanganan Tuberkulosis Resisten Obat
Headline

UGM Kembangkan Aplikasi TOMO Untuk Penanganan Tuberkulosis Resisten Obat

admin
Last updated: Maret 23, 2023 12:30 pm
By admin 4 Min Read
Share
SHARE

YOGYAKARTA, arsip.bhantaran.com – Penyakit tuberkulosis (TB) masih menjadi persoalan kesehatan di Indonesia. Dalam laporan WHO disebutkan Indonesia menjadi salah satu negara dengan beban TB tertinggi di dunia.

Berbagai upaya dilakukan untuk pencegahan penularan TB dan pengobatan pasien. Pengobatan TB tidak mudah karena membutuhkan proses enam bulan pengobatan. Selain itu, efek samping obat yang ditimbulkan membuat tidak sedikit pasien yang menyerah di tengah proses pengobatan dan mengalami TB resisten obat (TB RO). Sementara mengobati TB RO menjadi semakin tidak mudah, bisa berjalan selam 9-11 bulan untuk standar jangka pendek, bahkan 18-24 bulan untuk jangka panjang.

Komitmen panjang pasien untuk minum 3-7 obat setiap harinya dalam jangka waktu lama mendorong adanya pengawas menelan obat (PMO). Melihat kondisi tersebut Pusat Kedokteran Tropis (PKT) UGM berinisiatif mengembangkan teknologi yang mempermudah komunikasi pengawasan dalam minum obat pasien TB berupa aplikasi mobile bernama TOMO (Tuberkulosis Monitoring).

“Inovasi berupa TOMO ini untuk mendukung keberhasilan penanganan tuberkulosis resisten obat,” ungkap Direktur Pusat Kedokteran Tropis UGM, dr. Riris Andono Ahmad, MPH., Ph.D., saat konferensi pers, Selasa (20/3) di Ruang Fortakgama UGM.

TOMO merupakan aplikasi seluler terpadu yang dikembangkan untukmeningkatkan kualitas dan efektivitas layanan tuberkulosis resisten obat. Aplikasi ini diharapkan mampu menjembatani kesinambungan layanan manajemen klinis TB. Selain itu, TOMO bisa menjadi medium untuk mempercepat penanganan efek samping yang dialami pasien TB RO.

Riris berharap kemudahan yang ditawarkan aplikasi ini diharapkan bisa mengurangi kemungkinan pasien berhenti pengobatan sehingga menekan kemungkinan resistensi obat yang lebih luas.

“TOMO berpotensi besar membantu pasien TB RO dalam menyelesaikan pengobatan mereka karena didesain sesuai kebutuhan pasien dan PMO,” jelasnya.

Terdapat dua aplikasi TOMO yakni TOMO bagi pasien beserta keluarga dan TOMO CM untuk tenaga kesehatan. Fitur pada kedua aplikasi tersebut memiliki perbedaan sesuai peran masing-masing. TOMO untuk pasien menitikberatkan fitur mengirimkan informasi telah meminum obat, fitur pengingat otomatis minum obat, fitur menyampaikan keluhan yang dialami, dan dilengkapi informasi edukatif untuk pasien.

Sementara TOMO CM mempermudah case manager dan pihak puskesmas untuk merespons keluhan pasien, mengatur jadwal kunjungan pasien, dan memvalidasi informasi minum obat pasien setiap harinya. Disamping itu, mempermudah tenaga ahli klinis untuk mengobservasi keluhan pasien secara real time, melihat jadwal kontrol rutin pasien, serta memberikan rangkuman informasi minum obat dan keluhan pasien.

Aplikasi TOMO telah diimplementasikan di tiga rumah sakit yaitu RSUD dr. Moewardi, RSUP Surakarta, dan RS Paru Respira sejak tahun 2021. Penggunaanya telah tersebar di 11 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah dan DIY. Di Jawa Tengah ada 53 pasien dan 23 puskesmas dari delapan kabupaten yang telah menjadi pengguna aktif TOMO.

Kehadiran aplikasi ini mendapatkan respons positif dari pasien/keluarga pasien dan tenaga kesehatan. Dari survei yang telah dilakukan tim PKT UGM kepada pengguna TOMO diketahui tingkat kepuasan pengguna hampir sempurna (95,5%) dan sebagian besar pengguna (68,2%) akan merekomendasikan TOMO ke orang lain. Lalu, aplikasi ini dinilai berhasil menjembatani pasien dengan tenaga kesehatan dengan hampir seluruh keluhan efek samping pasien (99%) mendapatkan tanggapan tenaga kesehatan sekitar 22 menit setelah keluhan diterima.

Riris menjelaskan kedepan TOMO akan terus dikembangan dan diperluas penggunaannya. Dalam waktu dekat, akan disusun Application Programming Interface bersama Digital Transformation Office Kemenkes. Pengembangan akan berfokus untuk mengintegrasikan data RS rujukan TB dan puskesmas untuk mencapai perawatan kolaboratif pasien TB RO.

RC : ugm.ac.id

You Might Also Like

Harga Minyak Dunia Naik, Pemerintah Diminta Genjot Pemanfaatan Bahan Bakar

Polres Tuban Berhasil Ungkap 55 Kasus Pekat Semeru 2026

SPPG Mrutuk Widang Distribusikan MBG ke Dusun Terpencil Menggunakan Perahu

Puluhan Rumah di Desa Tegalrejo Widang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Genjot Pengembangan Inovasi, Pemkab Tuban Raih Penghargaan Nasional dari BRIN

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Pawai Ogoh Ogoh Lamongan Tampil Sambut Tahun Baru Caka 1945
Next Article Bupati Tuban Serahkan LKPD Tahun 2022 UNAUDITED ke BPK

Populer

UGM Luncurkan Kendaraan Listrik eKarsa untuk Layanan Rumah Sakit
Berita
Kapolres Tuban Kunjungi Penyandang Disabilitas di Singgahan
Sosial
Peringkat 1 di Indonesia, Bidang Ilmu Studi Pembangunan dan Ilmu Politik UGM Tembus 100 dan 200 Top Dunia
Berita
Pangdam V/Brawijaya Kunjungi Marshalling Area Yonif TP 932/Sunan Bonang, Apresiasi Dukungan Pemkab Tuban
Berita
Cabuli Dua Bocah, Pria Asal Semarang di Tangkap Satreskrim Polres Tuban
Hukum & Kriminal
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • UGM Luncurkan Kendaraan Listrik eKarsa untuk Layanan Rumah Sakit
  • Kapolres Tuban Kunjungi Penyandang Disabilitas di Singgahan

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?