By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jatim, Waspadai Bencana Hidrometeorologi
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Berita > BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jatim, Waspadai Bencana Hidrometeorologi
Berita

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jatim, Waspadai Bencana Hidrometeorologi

Bhantaran
Last updated: Januari 3, 2025 1:45 pm
By Bhantaran 2 Min Read
Share
SHARE

TUBAN, bhantaran.com  – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang berpotensi melanda wilayah Jawa Timur, termasuk Kabupaten Tuban,  pada periode 2-10 Januari 2025.

Fenomena ini diperkirakan dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, hingga hujan es di berbagai kabupaten/kota.

Wilayah Potensi Risiko Tinggi

Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi Kabupaten Bojonegoro, Tuban, Ngawi, Magetan, Ponorogo, Pacitan, Madiun (kota dan kabupaten), Trenggalek, Tulungagung, Nganjuk, Kediri (kota dan kabupaten), Jombang, Lamongan, Blitar (kota dan kabupaten), Mojokerto (kota dan kabupaten), Gresik, Batu, Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan (kota dan kabupaten), Malang (kota dan kabupaten), Lumajang, Probolinggo (kota dan kabupaten), Situbondo, Bondowoso, Jember, Banyuwangi, serta wilayah di Pulau Madura seperti Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

Seperti yang dilansir BMKG bahwa kondisi ini terjadi akibat beberapa faktor:

1. Gelombang Atmosfer: Fenomena Low Frequency melintasi Jawa Timur, memicu pertumbuhan awan penghujan.

2. Monsun Asia Aktif: Memperkuat distribusi uap air di atmosfer.

3. Suhu Laut Hangat: Perairan di sekitar Jawa Timur yang hangat meningkatkan suplai uap air, memicu pembentukan awan hujan.

4. Daerah Siklonik: Perkiraan adanya siklon di Samudera Hindia selatan Jawa Timur menciptakan daerah konvergensi yang mendukung peningkatan intensitas hujan.

BMKG Juanda dalam rilisnya mengimbau masyarakat dan instansi terkait agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang disertai petir dan angin kencang. Wilayah dengan topografi curam atau bergunung disarankan waspada terhadap risiko banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, serta jalan licin.

Masyarakat juga diimbau untuk terus memantau perkembangan cuaca terkini melalui citra radar cuaca WOFI dan informasi peringatan dini yang tersedia di laman resmi BMKG Juanda (https://stamet-juanda.bmkg.go.id). Informasi juga dapat diakses melalui media sosial @infobmkgjuanda, saluran telepon 24 jam di (031) 8668989, serta WhatsApp 0895800300011.

BMKG mengingatkan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Langkah antisipasi dan persiapan menghadapi dampak cuaca ekstrem, seperti membersihkan saluran air, menyiapkan perlindungan diri, serta mengikuti arahan dari pihak berwenang, sangat diperlukan untuk meminimalkan risiko yang mungkin terjadi. (tbnkb/bn)

You Might Also Like

Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi KUR dan Penyerapan Bagi Petani Jagung

Mensos RI ke Tuban, Bahas Sekolah Rakyat, DTSEN, dan Pengentasan Kemiskinan

Polres Tuban Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2026

Empat Pelaku Curanmor Berhasil Ditangkap Jajaran Satreskrim Polres Tuban

Bengkel Motor di Compreng Widang Ludes Terbakar

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Lomba Kreasi Menu Sehat Berbahan Lokal, Penuhi Gizi Anak
Next Article Pemkab Lamongan Mulai Lakukan Penghijauan di Lapangan Gajah Mada 

Populer

Puluhan Rumah di Desa Tegalrejo Widang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung
Headline
Kapolres Tuban Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, 62 Personel Terima Tanda Kehormatan Satyalencana Pengabdian
Uncategorized
AKBP Alaiddin Resmi Menjabat Sebagai Kapolres Tuban
Berita
Tinjau Banjir di Lamongan, Gubernur Jatim Ajak Warga Selalu Waspada
Berita
Sekda Tuban Pimpin Apel Perdana 2026, Tekankan Arah Kebijakan Pemkab Tuban
Daerah
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi KUR dan Penyerapan Bagi Petani Jagung
  • Mensos RI ke Tuban, Bahas Sekolah Rakyat, DTSEN, dan Pengentasan Kemiskinan

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?