By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Patungan Kurban Sapi atau Beli Kambing Sendiri, Lebih Baik Mana?
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Berita > Patungan Kurban Sapi atau Beli Kambing Sendiri, Lebih Baik Mana?
Berita

Patungan Kurban Sapi atau Beli Kambing Sendiri, Lebih Baik Mana?

Bhantaran
Last updated: Juni 16, 2024 12:53 pm
By Bhantaran 3 Min Read
Share
SHARE

JAKARTA – Masyarakat Indonesia akan merayakan Iduladha besok, 17 Juni 2024. Hari raya ini juga menandai perayaan besar umat Islam, yaitu penyelenggaraan ibadah haji dan kurban.

Bagi umat muslim, hukum kurban adalah sunnah muakkad atau sunnah yang sangat dianjurkan. Kurban diutamakan bagi penduduk yang mampu dan memiliki rezeki yang lebih.

Sejatinya, terdapat ketentuan yang berlaku dalam berkurban. Satu ekor unta dan sapi boleh untuk kurban tujuh orang secara kolektif atau patungan dan seekor kambing hanya boleh untuk satu orang yang berkurban.

Lantas manakah yang lebih utama antara berkurban sapi secara kolektif atau berkurban sendiri dengan kambing?

Melansir dari laman NU Online, umat Islam diberi tiga pilihan jenis hewan kurban, yakni unta, sapi, dan kambing. Di Indonesia, masyarakat Indonesia umumnya menggunakan sapi dan kambing untuk berkurban.

Ustadz M. Mubasysyarum Bih menjelaskan bahwa ada urutan keutamaan hewan kurban menurut para ulama, yakni unta, sapi, kambing, domba, kambing kacang, unta kolektif, dan sapi kolektif. Urutan tersebut disusun berdasarkan kuantitas dan kualitas daging.

Tak hanya kuantitas dan kualitas daging, pertimbangan lain dalam urutan tersebut adalah kurban yang dilakukan secara pribadi lebih baik daripada kolektif. Dalam aspek ini, hal yang ditekankan adalah kuantitas dan kualitas.

“Berkurban dengan satu ekor kambing secara pribadi lebih baik daripada kurban unta atau sapi secara kolektif, meskipun satu ekor kambing secara kuantitas daging masih di bawah unta dan sapi,” jelas Ustadz Mubasysyarum Bih.

Dalam kitab al-Iqna’ Hamisy Hasyiyah al-Bujairimi, Syekh Khathib al-Syarbini berpendapat bahwa keutamaan dari macam-macam hewan kurban dilihat berdasarkan pertimbangan syiar.

“Lebih utamanya macam-macam kurban dengan melihat pertimbangan syiar adalah unta kemudian sapi karena daging unta lebih banyak. Kemudian domba, kemudian kambing kacang karena lezatnya daging domba melebihi kambing kacang. Kemudian berkurban kolektif dalam unta atau sapi,” jelas Syekh Khathib.

“Adapun melihat daging, maka daging domba adalah yang terbaik. Tujuh ekor kambing lebih utama dari satu ekor unta atau sapi. Satu ekor kambing lebih utama dari kurban unta atau sapi secara kolektif, sebab menyendiri dalam mengalirkan darah,” sambungnya.

Dengan demikian, berkurban kambing secara perorangan lebih utama daripada berkurban sapi secara kolektif. Meskipun demikian, kurban yang berpatungan tetap diperbolehkan dengan syarat hewan sapi dan maksimal atas tujuh nama, sedangkan kambing dan domba tidak diperbolehkan untuk berpatungan.
SC: CNBC

You Might Also Like

Gadis Palembang Bikin Bangga UI! Grimonia Patriosa Sabet Wakil I None Jakarta Pusat 2026

Operasi Gabungan, 3.040 Batang Rokok Ilegal Ditemukan di Lamongan

Pemkab Tuban dan Unair Perkuat Sinergi, 194 Mahasiswa KKN Siap Mengabdi

Bupati Tuban Apresiasi Polres Tuban, Sinergi Jaga Kondusivitas Dukung Pembangunan dan Investasi

Pemkab Tuban Siapkan 1.334 Petugas Petakan Kondisi Ekonomi Daerah

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Pemkab Bojonegoro Gelar Bimtek Pemutakhiran Data Mandiri Masyarakat Miskin Daerah
Next Article RI Punya Sumber Dolar Baru, Petani Siap-siap Pesta Pora

Populer

Ikan Zebra Potensi jadi Hewan Model Riset Biomedis
Breaking News
Wabup Tuban Ajak Anggota Pramuka Terapkan Trisatya dan Dasadarma
Headline
Sertijab Wakapolres Tuban, Beberapa Kapolsek Juga Bergeser
Berita
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Lamongan Praktik di Yayasan Berkas Bersinar Abadi
Berita
Dua Pengedar Sabu Berhasil Ditangkap Satres Narkoba Polres Tuban
Hukum & Kriminal
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • Gadis Palembang Bikin Bangga UI! Grimonia Patriosa Sabet Wakil I None Jakarta Pusat 2026
  • Ikan Zebra Potensi jadi Hewan Model Riset Biomedis

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?