By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Pemkab Bojonegoro Imbau Warga Waspadai Demam Berdarah
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Berita > Daerah > Kesehatan > Pemkab Bojonegoro Imbau Warga Waspadai Demam Berdarah
BeritaDaerahKesehatan

Pemkab Bojonegoro Imbau Warga Waspadai Demam Berdarah

admin
Last updated: Maret 8, 2024 9:48 am
By admin 6 Min Read
Share
SHARE

BOJONEGORO, arsip.bhantaran.com – Pemkab Bojonegoro mengimbau warganya untuk meningkatkan kewaspadaan dini akan bahaya Demam Berdarah Dengue (DBD) pada anak. Imbauan ini disampaikan oleh dr. Retno Nurhayati dokter spesialis anak di Dinas Kesehatan Bojonegoro melalui program siar radio SAPA! (Selamat Pagi) Malowopati FM, Jumat (8/3/2024).

Menurut dr. Retno Nurhayati penyakit DBD, sebenarnya tidak hanya menyerang pada anak saja, tapi orang dewasapun juga bisa terjangkit penyakit DBD. Namun karena daya imun anak lebih rendah dibanding orang dewasa, maka anak-anak yang sering terjangkit penyakit DBD tersebut.

Fase DBD terbagi menjadi tiga, yaitu pertama fase demam yang terjadi di hari pertama hingga hari ketiga. Kedua fase kritis yang terjadi di hari keempat hingga ke enam yang ditandai dengan panas tinggi dan biasanya berlangsung selama 2 x 24 jam, dengan gejala telapak tangan dan kaki dingin dan  tidak mau makan.

“Ketiga fase penyembuhan yang ditandai dengan anak sudah mulai aktif kembali dan meningkatnya nafsu makan,” ucapnya.

Lebih lanjut, dr. Retno juga menyampaikan langkah pertama untuk anak yang mengalami demam. Yakni jangan panik, atasi demam, sediakan termometer, berikan cairan seperti minum atau makan sup, membuka pakaian atau gunakan pakain yang tidak terlalu tebal agar pengeluaran suhu panas di dalam tubuh bisa maksimal. Selain itu juga perlu menyeka dengan air hangat, dan terakhir berikan obat penurun demam.

“Jika sudah melakukan langkah-langkah tersebut namun tidak ada perbaikan kondisi pada anak, maka segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat agar mendapat penanganan yang lebih lanjut,” ujarnya.

Selain itu, dr. Retno mengatakan anak yang sudah terjangkit DBD, masih mungkin akan terjangkit Kembali. Sehingga, pemerintah telah menyediakan vaksin sebagai upaya pencegahan penyakit DBD  yang dianjurkan untuk anak pada usia 6-19 tahun.

Sementara itu, dr. Rahmat Trisnanto, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro menambahkan bahwa upaya efektif untuk memberantas dan mencegah penyebaran DBD adalah menetapkan satu rumah satu juru pemantau jentik (jumantik). Jumantik merupakan upaya gerakan yang sangat efektif, di mana setiap rumah ada satu jumantik. Kemudian satu rumah itu harus bisa menerapkan gerakan 3M, yakni mengubur, menguras, menutup.

Dr. Rahmat juga mengimbau kepada masyarakat untuk waspada dan selalu menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar”Jangan membuang botol bekas agar tidak terjadi genangan air yang menjadi berkembangbiaknya nyamuk,” imbuhnya. [fif/nn]
Pemkab Bojonegoro Imbau Warga Waspadai Demam Berdarah, Terapkan Hidup Bersih dan Aktifkan Jumantik

Bojonegorokab.go.id – Pemkab Bojonegoro mengimbau warganya untuk meningkatkan kewaspadaan dini akan bahaya Demam Berdarah Dengue (DBD) pada anak. Imbauan ini disampaikan oleh dr. Retno Nurhayati dokter spesialis anak di Dinas Kesehatan Bojonegoro melalui program siar radio SAPA! (Selamat Pagi) Malowopati FM, Jumat (8/3/2024).

Menurut dr. Retno Nurhayati penyakit DBD, sebenarnya tidak hanya menyerang pada anak saja, tapi orang dewasapun juga bisa terjangkit penyakit DBD. Namun karena daya imun anak lebih rendah dibanding orang dewasa, maka anak-anak yang sering terjangkit penyakit DBD tersebut.

Fase DBD terbagi menjadi tiga, yaitu pertama fase demam yang terjadi di hari pertama hingga hari ketiga. Kedua fase kritis yang terjadi di hari keempat hingga ke enam yang ditandai dengan panas tinggi dan biasanya berlangsung selama 2 x 24 jam, dengan gejala telapak tangan dan kaki dingin dan  tidak mau makan.

“Ketiga fase penyembuhan yang ditandai dengan anak sudah mulai aktif kembali dan meningkatnya nafsu makan,” ucapnya.

Lebih lanjut, dr. Retno juga menyampaikan langkah pertama untuk anak yang mengalami demam. Yakni jangan panik, atasi demam, sediakan termometer, berikan cairan seperti minum atau makan sup, membuka pakaian atau gunakan pakain yang tidak terlalu tebal agar pengeluaran suhu panas di dalam tubuh bisa maksimal. Selain itu juga perlu menyeka dengan air hangat, dan terakhir berikan obat penurun demam.

“Jika sudah melakukan langkah-langkah tersebut namun tidak ada perbaikan kondisi pada anak, maka segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat agar mendapat penanganan yang lebih lanjut,” ujarnya.

Selain itu, dr. Retno mengatakan anak yang sudah terjangkit DBD, masih mungkin akan terjangkit Kembali. Sehingga, pemerintah telah menyediakan vaksin sebagai upaya pencegahan penyakit DBD  yang dianjurkan untuk anak pada usia 6-19 tahun.

Sementara itu, dr. Rahmat Trisnanto, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro menambahkan bahwa upaya efektif untuk memberantas dan mencegah penyebaran DBD adalah menetapkan satu rumah satu juru pemantau jentik (jumantik). Jumantik merupakan upaya gerakan yang sangat efektif, di mana setiap rumah ada satu jumantik. Kemudian satu rumah itu harus bisa menerapkan gerakan 3M, yakni mengubur, menguras, menutup.

Dr. Rahmat juga mengimbau kepada masyarakat untuk waspada dan selalu menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar”Jangan membuang botol bekas agar tidak terjadi genangan air yang menjadi berkembangbiaknya nyamuk,” imbuhnya. [*/bn]

You Might Also Like

Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi KUR dan Penyerapan Bagi Petani Jagung

Mensos RI ke Tuban, Bahas Sekolah Rakyat, DTSEN, dan Pengentasan Kemiskinan

Polres Tuban Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2026

Empat Pelaku Curanmor Berhasil Ditangkap Jajaran Satreskrim Polres Tuban

Bengkel Motor di Compreng Widang Ludes Terbakar

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Setjen Dewan Ketahanan Nasional Kunjungan ke Bojonegoro
Next Article Bappeda-Litbang Gelar Pembukaan ” Tuban Tekno 2024 ” Ini Tujuannya

Populer

Puluhan Rumah di Desa Tegalrejo Widang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung
Headline
Kapolres Tuban Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, 62 Personel Terima Tanda Kehormatan Satyalencana Pengabdian
Uncategorized
AKBP Alaiddin Resmi Menjabat Sebagai Kapolres Tuban
Berita
Tinjau Banjir di Lamongan, Gubernur Jatim Ajak Warga Selalu Waspada
Berita
Sekda Tuban Pimpin Apel Perdana 2026, Tekankan Arah Kebijakan Pemkab Tuban
Daerah
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi KUR dan Penyerapan Bagi Petani Jagung
  • Mensos RI ke Tuban, Bahas Sekolah Rakyat, DTSEN, dan Pengentasan Kemiskinan

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?