By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Hapus Regulasi Berbelit, Mentan: Nantinya Petani Bisa Beli Pupuk Hanya Pakai KTP
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Berita > Hapus Regulasi Berbelit, Mentan: Nantinya Petani Bisa Beli Pupuk Hanya Pakai KTP
Berita

Hapus Regulasi Berbelit, Mentan: Nantinya Petani Bisa Beli Pupuk Hanya Pakai KTP

admin
Last updated: November 23, 2023 2:35 pm
By admin 2 Min Read
Share
SHARE

Tuban, arsip.bhantaran.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan akan menghapus aturan yang berbelit terkait distribusi pupuk.

Hal ini disampaikan Mentan saat melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka panen dan tanam padi di Kecamatan Widang Kabupaten Tuban, Kamis (23/11).

“Saya jamin, nantinya petani hanya bawa KTP saja sudah bisa dapat pupuk. Ini akan berlaku untuk semua petani di Indonesia,” ucap Mentan disambut sorak-sorai para petani.

Ia melanjutkan, penegasan ini akan dibantu oleh lembaga Ombudsman, yang memiliki tugas memastikan semua pelayanan publik berjalan dengan baik, salah satunya pelayanan publik di bidang pertanian, yaitu masalah distribusi pupuk.

Mentan juga mengatakan, saat ini stok pupuk mencapai 1 juta ton. Namun, petani masih menjerit perihal sulitnya mendapatkan pupuk.

“Bagaimana kita mau swasembada kalau masalah pupuk saja regulasinya berbelit,” imbuhnya.

Perihal program Kartu Tani, Amran mengatakan masih terus berlanjut. “Yang sudah punya, pakai kartu taninya, yang belum punya pakai KTP saja,” kata Mentan.

Hal ini dipertegas kembali oleh Pimpinan Ombudsman Yeka Hendra Fatika, yang juga hadir dalam acara panen dan tanam padi bersama Mentan RI.

Yeka menyebutkan, Ombudsman memiliki kewajiban untuk memastikan pelayan publik saat tanam padi ataupun saat panen berjalan dengan baik. Salah satunya, adalah memastikan ketersediaan benih , ketersediaan pupuk, dan lainnya. Atas hal tersebut, pihaknya berupaya akan menghapuskan seluruh regulasi yang membuat petani kesusahan.

“Termasuk memastikan petani tidak sulit dalam memperoleh pupuk,” ucapnya disambut tepuk tangan para petani.

Ombudsman akan mendorong penebusan pupuk bersubsidi harus melalui kelompok tani, disertai dengan KTP. “Jadi balik seperti dulu, yang dapat jelas atau benar-benar seorang petani yang terdaftar di Gapoktan,” kata Yeka.

Untuk mewujudkannya, Ombudsman akan memastikan ada di belakang kementerian pertanian. “Demi melayani petani di seluruh Indonesia,” lanjutnya.

Yeka juga menegaskan, perihal bantuan alat mesin pertanian terutama untuk panen yang menjadi prioritas. Catatan Ombudsman, banyak bantuan alat pertanian yang tidak tepat sasaran atau menguntungkan satu kelompok tertentu.

“Ombudsman akan memastikan bantuan alsintan diterima oleh para gapoktan yang sudah lama berkecimpung di pertanian, bukan kelompok kemarin sore yang tau-tau ada,” tukasnya. (MCT/bn)

You Might Also Like

UGM Luncurkan Kendaraan Listrik eKarsa untuk Layanan Rumah Sakit

Kapolres Tuban Kunjungi Penyandang Disabilitas di Singgahan

Peringkat 1 di Indonesia, Bidang Ilmu Studi Pembangunan dan Ilmu Politik UGM Tembus 100 dan 200 Top Dunia

Pangdam V/Brawijaya Kunjungi Marshalling Area Yonif TP 932/Sunan Bonang, Apresiasi Dukungan Pemkab Tuban

Cabuli Dua Bocah, Pria Asal Semarang di Tangkap Satreskrim Polres Tuban

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah Melalui Festival 100% Tuban
Next Article Bupati Tuban Tari Miyang Bersama Ribuan Masyarakat Rengel Dalam Festival Bengawan

Populer

Harga Minyak Dunia Naik, Pemerintah Diminta Genjot Pemanfaatan Bahan Bakar
Headline
Pengawasan Program MBG Diperkuat, Kejaksaan Agung RI, dan Pemkab Tuban Ajak Masyarakat Jaga Dapur MBG
Daerah
Halal Bihalal Pemkab Lamongan Perkuat Performa Kerja
Berita
Lamongan Gelar Boranan Agung, 1447 Porsi Dibagikan
Daerah
Pemerintah Akan Tetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi di 12 Provinsi
Berita
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • UGM Luncurkan Kendaraan Listrik eKarsa untuk Layanan Rumah Sakit
  • Kapolres Tuban Kunjungi Penyandang Disabilitas di Singgahan

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?