By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Mie Sedaap Ditarik dari Peredaran Pasar Singapura, Ternyata Karena Kandungan Bahan Ini
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Berita > Mie Sedaap Ditarik dari Peredaran Pasar Singapura, Ternyata Karena Kandungan Bahan Ini
Berita

Mie Sedaap Ditarik dari Peredaran Pasar Singapura, Ternyata Karena Kandungan Bahan Ini

admin
Last updated: Oktober 6, 2022 10:52 pm
By admin 2 Min Read
Share
SHARE

SURABAYA,  arsip.bhantaran.com – Produk Mie Sedaap kembali ditarik dari pasar luar negeri. Kali ini, Negara Singapura yang mengambil kebijakan tersebut. Terdapat dua produk Mie Sedaap yang ditarik oleh Badan Pangan Singapura (BPS), yakni Mie Sedaap varian Ayam Pedas Korean Spicy Chicken dan Korean Spicy Soup. Tindakan itu dilakukan pada Kamis (6/10), hanya berselang 1 bulan dari ditariknya Mie Sedaap rasa Ayam Pedas Korean Spicy Chicken dari Hongkong.

Tindakan otoritas Singapura menarik 2 mi instan dengan merek dagang Mie Sedaap itu merupakan buntut dari ditemukannya kandungan pestisida jenis etilen oksida pada mi tersebut. Penarikan Mie Sedaap varian Korean Spicy Soup berlaku untuk produk dengan masa kadaluwarsa 17 Maret 2022. Sementara Ayam Pedas Korean Spicy Chicken yang ditarik memiliki tanggal kadaluwarsa 21 Mei 2023.

Temuan ini sama persis dengan produk Mie Sedaap yang ditarik di Hongkong. Saat itu, pihak Center for Food Safety (CFS) Hongkong juga menemukan kandungan etilen oksida pada varian Ayam Pedas Korean Spicy Chicken. Akibat temuan itu, Hongkong menarik Mie Sedaap varian Ayam Pedas Korean Spicy Chicken dari pasaran.

Kasus sama juga pernah terjadi di Taiwan pada bulan Juli 2022. Alasannya, karena otoritas keamanan pangan Taiwan menilai ada kandungan residu pestisida berlebihan pada produk mi dengan merek dagang Mie Sedaap asal Indonesia.

Perlu diketahui etilen oksida merupakan jenis pestisida yang tidak boleh ada dalam makanan. Etilen Oksida adalah senyawa berbahaya dan beracun. Meski tidak menimbulkan dampak secara langsung. Mengonsumsinya dalam jangka panjang bisa membahayakan kesehatan dan meningkatkan resiko penyakit kanker serta saraf.

Atas temuan senyawa berbahaya ini, Badan Pangan Singapura akan melakukan pengujian regulasi Mie Sedaap dan beberapa produk pangan lainnya. Mereka juga meminta masyarakat untuk tidak mengkonsumsinya dan bagi yang sudah mengonsumsi produk yang kedapatan mengandung etilen oksida dan khawatir akan kesehatannya dapat melakukan pemeriksaan ke rumah sakit. (bj/bn)

You Might Also Like

UGM Luncurkan Kendaraan Listrik eKarsa untuk Layanan Rumah Sakit

Kapolres Tuban Kunjungi Penyandang Disabilitas di Singgahan

Peringkat 1 di Indonesia, Bidang Ilmu Studi Pembangunan dan Ilmu Politik UGM Tembus 100 dan 200 Top Dunia

Pangdam V/Brawijaya Kunjungi Marshalling Area Yonif TP 932/Sunan Bonang, Apresiasi Dukungan Pemkab Tuban

Cabuli Dua Bocah, Pria Asal Semarang di Tangkap Satreskrim Polres Tuban

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Bojonegoro Sambut dan Berangkatkan Pataka Jer Basuki Mawa Beya Selanjutnya ke Tuban
Next Article Korban Tewas akibat Tembok MTsN 19 yang Roboh Dimakamkan di 3 Tempat

Populer

Harga Minyak Dunia Naik, Pemerintah Diminta Genjot Pemanfaatan Bahan Bakar
Headline
Pengawasan Program MBG Diperkuat, Kejaksaan Agung RI, dan Pemkab Tuban Ajak Masyarakat Jaga Dapur MBG
Daerah
Halal Bihalal Pemkab Lamongan Perkuat Performa Kerja
Berita
Lamongan Gelar Boranan Agung, 1447 Porsi Dibagikan
Daerah
Pemerintah Akan Tetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi di 12 Provinsi
Berita
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • UGM Luncurkan Kendaraan Listrik eKarsa untuk Layanan Rumah Sakit
  • Kapolres Tuban Kunjungi Penyandang Disabilitas di Singgahan

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?