By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Ikan Zebra Potensi jadi Hewan Model Riset Biomedis
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Breaking News > Ikan Zebra Potensi jadi Hewan Model Riset Biomedis
Breaking News

Ikan Zebra Potensi jadi Hewan Model Riset Biomedis

Bhantaran
Last updated: Juli 16, 2026 1:42 am
By Bhantaran 3 Min Read
Share
SHARE

YOGYAKARTA, bhantaran.com – Ikan Zebra atau sering dikenal dengan nama zebrafish (Danio rerio) merupakan ikan tropis merupakan ikan jenis akuarium yang berukuran kecil yang cepat berkembangn biak namun memiliki kesamaan genetik dengan manusia. Belakang ini ikan ini sering digunakan sebagai hewan model dalam riset biomedis. “Ikan ini digunakan sebagai hewan model untuk mempelajari penyakit, khususnya tuberkulosis dan kanker serta konsep konversi dosis obat dari zebrafish ke manusia sebagai salah satu pendekatan dalam penelitian translasional,” kata Prof. Herman Spaink dari Universitas Leiden dalam workshop berjudul “Fish Disease Models and Bioinformatics” yang berlangsung di Fakultas Biologi UGM, Senin (13/7) lalu.

Menurutnya, ikan zebra ini sudah banyak digunakan sebagai hewan model dalam riset biomedis sehingga diperlukan keterampilan analisis bioinformatika dalam penggunaan hewan model ini dalam penelitian penyakit serta analisis data transkriptomik.

Spaink yang ahli di bidang biologi sel molekuler dan imunologi dalam kesempatan tersebut juga mengulas pemanfaatan teknologi live imaging untuk mengamati dinamika penyakit secara real-time serta peran Toll-like Receptor 2 (TLR2) dalam respons imun terhadap infeksi. “Teknologi ini mampu memberikan gambaran mengenai perkembangan zebrafish sebagai salah satu platform penting dalam memahami mekanisme penyakit sekaligus mendukung pengembangan terapi barum,” ujarnya.

Dosen Fakultas Biologi UGM, Dr. Luthfi Nurhidayat, mengatakan pelatihan pemanfaatan ikan zebra sebagai hewan model dan analisis bioinformatika memberikan pengalaman bagi peneliti dan laboran untuk mengetahui integrasi pendekatan eksperimental dan komputasional dalam penelitian biologi modern.

Menurut Luthfi, lewat penyelenggaraan workshop Fish Disease Models and Bioinformatics ini, Fakultas Biologi UGM kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan kapasitas sumber daya manusia di bidang ilmu hayati, memperkuat kolaborasi akademik internasional, sekaligus memfasilitasi transfer pengetahuan dan teknologi kepada mahasiswa, peneliti, dan masyarakat. “Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi peserta sekaligus mendorong lahirnya kolaborasi riset yang inovatif di bidang penyakit infeksi, biomedis, dan bioinformatika,” ujarnya.

Seperti diketahui, pelatihan kali ini para peserta memperoleh pemahaman mengenai penggunaan hewan model menggunakan perangkat bioinformatika. Selanjutnya, pelatihan bioinformatika dilaksanakan secara hands-on yang berfokus pada analisis data transkriptomik menggunakan RStudio. Dalam sesi praktik tersebut, peserta mempelajari alur analisis data RNA sequencing (RNA-seq), mulai dari pengolahan data, analisis ekspresi gen diferensial, hingga interpretasi hasil.
SC: ugm.ac.id

You Might Also Like

Pemerintah Tegakkan Disiplin ASN, Puluhan Pelanggar Ditindak Tegas

Ipda Purnomo Diundang Talkshow Spesial Hari Pahlawan Nasional di TV One

Hari Ulang Tahun ke-21 Laskar Ronggolawe Nusantara, Bersatu Menuju Perdamaian dan Bermartabat

Polres Tuban Sidak SPBU, Adanya Informasi Pengoplosan Pertalite

Polres Tuban Amankan Puluhan Remaja yang Meresahkan Dijalan Raya

TAGGED:Ikan Zebra Potensi jadi Hewan Model Riset Biomedis
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Operasi Gabungan, 3.040 Batang Rokok Ilegal Ditemukan di Lamongan

Populer

Operasi Gabungan, 3.040 Batang Rokok Ilegal Ditemukan di Lamongan
Berita
Pemkab Tuban dan Unair Perkuat Sinergi, 194 Mahasiswa KKN Siap Mengabdi
Daerah
Bupati Tuban Apresiasi Polres Tuban, Sinergi Jaga Kondusivitas Dukung Pembangunan dan Investasi
Daerah
Wabup Tuban Ajak Anggota Pramuka Terapkan Trisatya dan Dasadarma
Headline
Pemkab Tuban Siapkan 1.334 Petugas Petakan Kondisi Ekonomi Daerah
Daerah
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • Ikan Zebra Potensi jadi Hewan Model Riset Biomedis
  • Operasi Gabungan, 3.040 Batang Rokok Ilegal Ditemukan di Lamongan

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?