By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Pemkab Bojonegoro Gelar Pengajian Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Berita > Pemkab Bojonegoro Gelar Pengajian Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW
Berita

Pemkab Bojonegoro Gelar Pengajian Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

Bhantaran
Last updated: Oktober 2, 2024 1:12 pm
By Bhantaran 3 Min Read
Share
SHARE

BOJONEGORO, bhantaran.com – Dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1446 Masehi, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar pengajian di Pendopo Malowopati, Selasa (1/10/2024) dan mengangkat tema ‘Membentuk Karakter Aparatur Sipil Negara yang Berintegritas, Bertanggung Jawab, dan Berakhlaq Mulia’. Tema ini disampaikan oleh pembicara KH Toha Abrori pengasuh Pondok Pesantren Khozinatul Abror.

Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro, Djoko Lukito menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan hari besar bagi umat Islam.  Sebab kelahiran Nabi Muhammad SAW merupakan awal perubahan umat manusia dari kafir ke iman, dari kesewenang-wenangan dan kedzoliman menuju keadilan.

“Nabi Muhammad SAW juga mengajarkan beribadah sehingga dapat membentuk perilaku yang baik untuk umat manusia dan makhluk lain, sebagai rahmatan lil alamin,” ungkapnya.

Akhlak yang mulia, lanjut Plh Sekda Bojonegoro, adalah ciri utama umat Islam. Sebagai umat Islam dan sebagai ASN harus meneladani perilaku Rasulullah, baik dalam hal beribadah maupun berinteraksi dengan sesama. Ia mengajak ASN untuk terus menjadi agen perubahan dan mampu menjadi teladan, mampu menjauhi hal yang dilarang. Sebagai ASN harus berakhlak, berkarakter dan berbudi luhur. Juga harus berorientasi, bersikap harmonis, bersikap loyalitas, dan kolaboratif.

“Semoga kita semua dapat mencontoh perilaku Rasulullah, baik dalam beribadah maupun berinteraksi sesama umat,” imbuhnya.

Sementara itu, dalam ceramahnya, KH Toha Abrori menyampaikan bahwa pemikir besar Islam, Imam Al-Ghozali dalam kitab Bidayatul Hidayah menjelaskan pilihan cara hidup ada dua. Yakni, pertama hidup menyendiri, yang kedua hidup bermasyarakat.

Dosa yang dilakukan manusia, kebanyakan disebabkan karena berkumpul sesama manusia. Kalau ingin mendapatkan jalan surga yang paling gampang, hiduplah menyendiri dan beribadah. Namun, KH Thoha Abrori melanjutkan, siapa yang sabar berkumpul dengan orang lain, maka orang itu mengalahkan orang yang hidup sendiri selama 40 tahun.

“Hidup itu seperti sholat, kalau sholat munfarid (sendirian) pahalanya satu. Tapi kalau sholat berjamaah pahalanya 27 derajat. Jadi lebih baik berjamaah atau hidup bermasyarakat,” ungkapnya.

Maka sebab itu, lanjut Kyai Toha, dimanapun berada harus menyesuaikan dengan situasi dan kondisi. Kalau sedang di kantor selesaikan tugas. Kalau di rumah juga harus bermasyarakat.

Belajar dari kitab Nashaihul Ibad, di bab khumasi, disebutkan bahwa dalam hidup bermasyarakat ada lima golongan orang yang kita diharuskan berbuat baik kepadanya.

“Yaitu ulama, pejabat pemerintah, tetangga, kerabat atau sanak keluarga, yang terakhir adalah pasangan,” pungkasnya. [*/bn]

You Might Also Like

SeduluRUN Bareng Mas Lindra, 9.000 Pelari Semarakkan Tuban Lewat Fun Night Color Run

Empat Titik Reklame Ditertibkan, Pemkab Tuban Ingatkan Pengusaha Penuhi Izin dan Pajak

Lagi, Kodim Bojonegoro Salurkan 800 Ribu Liter Air Bersih di 34 Desa Terdampak Kekeringan

Sambut HUT TNI Ke-81, Kodim Bojonegoro bersama Polkes bekali Ratusan Pelajar Jurus Penyelamat ‘AMAN–CPR’

Kodim Bojonegoro Salurkan 130 Ribu Liter Air Bersih di 7 Kecamatan Terdampak Kekeringan

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Perkokoh Fondasi Keutuhan Bangsa
Next Article Membanggakan, Pemkab Tuban Raih Sakip Predikat A Memuaskan

Populer

KPK Tangkap Tangan Tersangka Dugaan Suap dan Penerimaan Lainnya di Kementerian ATR/BPN
Headline
Money Politik Pilkades Melahirkan Pemimpin “Semau Gue”
Opini Opini
Bupati Lamongan Sampaikan Rancangan Perubahan APBD
Uncategorized
Sosialisasi Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa, Begini Arahan BPK RI dan Bupati Tuban
Daerah
Gadis Palembang Bikin Bangga UI! Grimonia Patriosa Sabet Wakil I None Jakarta Pusat 2026
Berita
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • SeduluRUN Bareng Mas Lindra, 9.000 Pelari Semarakkan Tuban Lewat Fun Night Color Run
  • Empat Titik Reklame Ditertibkan, Pemkab Tuban Ingatkan Pengusaha Penuhi Izin dan Pajak

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?