By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Ziarah Leluhur, Napak Tilas Sejarah Hari Jadi Lamongan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Budaya > Ziarah Leluhur, Napak Tilas Sejarah Hari Jadi Lamongan
Budaya

Ziarah Leluhur, Napak Tilas Sejarah Hari Jadi Lamongan

admin
Last updated: Mei 25, 2022 2:59 pm
By admin 2 Min Read
Share
SHARE

LAMONGAN, arsip.bhantaran.com — Menjelang puncak acara Peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL) yang ke 453 tahun, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi didampingi Wakil Bupati Abdul Rouf dan jajaran Forkopimda melakukan ziarah leluhur ke makam Mbah Sabilan, Mbah Punuk, dan Mbah Lamong di Kelurahan Tumenggungan Kecamatan Lamongan, Rabu (25/5/2022)

Berdasarkan kisah sejarah yang ada, penentuan hari jadi Lamongan ini berbeda dengan daerah-daerah kabupaten lain, khususnya di Jawa Timur. Dimana kebanyakan daerah mengambil sumber penentuan dari prasasti atau candi dan peninggalan sejarah lainnya, tetapi hari lahir Lamongan mengambil sumber dari buku wasiat Sunan Giri yang ditulis tangan dalam huruf jawa kuno dan disimpan oleh juru kunci makam giri di Gresik.

Dalam buku wasiat tersebut ditulis bahwa diwisudanya Tumenggung Surajaya menjadi Adipati Lamongan dilakukan dalam pasamuan agung di tahun 976 H. Berdasarkan tahun tersebut, kemudian dilakukan penelusuran dan ditemukan bahwa wisuda tersebut terjadi pada Hari Kamis Pahing tanggal 10 Dzulhijjah 976 H atau bertepatan dengan 26 Mei 1569 M.

Hadi atau Mbah Lamong atau juga disebut Tumenggung Surajaya ini merupakan santri Kasunanan Giri yang terampil, cakap, dan menguasai ajaran agama Islam serta seluk beluk pemerintahan, yang oleh Sunan Griri ditunjuk menyebarkan ajaran agama, mengatur pemerintahan, dan kehidupan masyarakat di Kawasan Kenduruan.

Ringkas sejarah, usaha Hadi berjalan lancar dan mudah. Karena keberhasilannya beliau mendapat julukan Lamong yang artinya among (ngemong) yang baik atau pengayom warga, dan dinobatkan sebagai Adipati pertama dengan gelar Tumenggung Surajaya. Sunan Giri IV atau Sunan Prapen juga mengumumkan wilayah Kranggan Lamongan menjadi Kadipaten Lamongan. (ko/bn)

You Might Also Like

OM Caresta Tampil Perdana Goyang Warga Mlangi Tuban

Nginep Budaya 11 Tahun 2025, Ekspresi Seni di Tengah Kota Tuban

Semangat Warga Lamongan Rawat Budaya Lokal Lewat Sedekah Bumi

Pemkab Bojonegoro Mendukung Pelestarian Sastra Jawa

Tingkatkan Kecintaan Seni Budaya Lokal Bojonegoro

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Pemkab Bojonegoro Terima Anugerah UNY Network Award 2022
Next Article Semarak Puncak Hari Jadi Lamongan Ke- 453 Tahun

Populer

UGM Luncurkan Kendaraan Listrik eKarsa untuk Layanan Rumah Sakit
Berita
Kapolres Tuban Kunjungi Penyandang Disabilitas di Singgahan
Sosial
Peringkat 1 di Indonesia, Bidang Ilmu Studi Pembangunan dan Ilmu Politik UGM Tembus 100 dan 200 Top Dunia
Berita
Pangdam V/Brawijaya Kunjungi Marshalling Area Yonif TP 932/Sunan Bonang, Apresiasi Dukungan Pemkab Tuban
Berita
Cabuli Dua Bocah, Pria Asal Semarang di Tangkap Satreskrim Polres Tuban
Hukum & Kriminal
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • UGM Luncurkan Kendaraan Listrik eKarsa untuk Layanan Rumah Sakit
  • Kapolres Tuban Kunjungi Penyandang Disabilitas di Singgahan

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?