By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Perangi TBC, Pemkab Bojonegoro Perbanyak Tempat Tes Cepat Molekuler
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Berita > Daerah > Kesehatan > Perangi TBC, Pemkab Bojonegoro Perbanyak Tempat Tes Cepat Molekuler
Kesehatan

Perangi TBC, Pemkab Bojonegoro Perbanyak Tempat Tes Cepat Molekuler

Bhantaran
Last updated: Agustus 3, 2024 3:09 pm
By Bhantaran 3 Min Read
Share
SHARE

BOJONEGORO, bhantaran.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar talkshow dengan tema ‘Menyongsong Eliminasi TBC 2030’. Talkshow tersebut itu dilakukan lewat program siar SAPA! Malowopati FM, Jumat (2/8/2024).

SAPA! Malowopati FM kali ini meghadirkan Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro Ani Pujiningrum yang didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Fajar Respati.  Acara talkshow radio kali ini dipandu penyiar Lia Yunita.

Kepala Dinas Kesehatan, Ani Pujiningrum menyampaikan TBC atau tuberkulosis ini disebabkan oleh bakteri yang menular melalui batuk. Sesuai data dari WHO, Indonesia menempati ranking kedua penyumbang tertinggi sedunia setelah India. Lantaran TBC ini menular, maka ini menjadi prioritas Kementerian Kesehatan.

“Nantinya, untuk eliminasi ada tiga hal diantaranya TBC, HIV, dan malaria. Sekarang kita fokus TBC karena malaria tidak ditemukan penderita baru di Bojonegoro sejak 2014. Kalau HIV kita bukan penyumbang terbesar di dunia,” jelasnya.

Eliminasi TBC ini, lanjut dia, dilakukan serentak seluruh Indonesia dan dilakukan strategi yang berbeda-beda di masing-masing daerah. Karena kasus tiap daerah berbeda. Penanganan TBC ini ada banyak sekali tahapan. Pertama ditemukan kasusnya dulu setelah ketemu penyakitnya baru diobati. Untuk pengobatanya tidak bisa dalam jangka pendek, melainkan ada yang enam bulan hingga satu tahun.

“Gejalanya adalah batuk lama, jika batuk dua minggu tidak sembuh-sembuh bisa datang ke faskes terdekat. Juga nafsu makan menurun, berat badan menurun, batuk berdahak bercampur darah, keluar keringat di malam hari,” bebernya.

Sementara itu, menurut Ani, puskesmas mempunyai peran sendiri adalah penemuan untuk mendiagnosa ada TCM (Tes Cepat Molekuler) yang saat ini terus diperbanyak. Jika sebelumnya ada 7 tempat, kini diperluas menjadi 9 tempat. Yakni untuk puskesmas ada di Baureno, Padangan, Temayang, Kedungadem, Dander dan Tambakrejo. Kemudian di rumah sakit ada di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo, RSUD Sumberrejo dan RSUD Padangan. Juga sudah ada kurang lebih 400 kader yang tersebar di seluruh Bojonegoro.

“Kami harap, jika menemukan kasus TBC ini jangan dijauhi orangnya, harus didukung karena ada obatnya dan bisa sembuh. Ketika menjalani pengobatan jangan berhenti tengah jalan, sebab dunia kesehatan ini berkembang, tidak ada alasan untuk tidak melanjutkan,”pungkasnya. [*/bn]

You Might Also Like

Capaian Cek Kesehatan Gratis Kabupaten Lamongan 69,92 Persen

Bupati Tuban Ajak General Muda Terlibat Kampanyekan Cegah Stunting

Bupati Tuban Apresiasi Kerja Kolaboratif Tekan Angka Stunting Jadi 11,3 Persen

Muscab VIII IBI Tuban 2025: Momentum Konsolidasi, Apresiasi, dan Regenerasi Kepemimpinan

Cara Benar Cegah Infeksi Prenatal Bagi Ibu Hamil

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Pemkab Bojonegoro Sukses Terapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik
Next Article Pj Bupati Bojonegoro Dinobatkan Sebagai Pemimpin Inspiratif

Populer

Pemkab Lamongan Salurkan Bantuan Warga Terdampak Banjir di Ngujungrejo
Daerah
Pemkab Lamongan Koordinasikan Kesiapan Pelayanan Jelang Lebaran
Berita
SPPG Mrutuk Widang Distribusikan MBG ke Dusun Terpencil Menggunakan Perahu
Headline
Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban
Nasional
Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban
Nasional
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • Pemkab Lamongan Salurkan Bantuan Warga Terdampak Banjir di Ngujungrejo
  • Pemkab Lamongan Koordinasikan Kesiapan Pelayanan Jelang Lebaran

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?