By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Kenapa Presiden Tidak Berani ke Kediri? Inilah Mitos dan Asal Muasalnya
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Budaya > Mistik > Kenapa Presiden Tidak Berani ke Kediri? Inilah Mitos dan Asal Muasalnya
BudayaMistik

Kenapa Presiden Tidak Berani ke Kediri? Inilah Mitos dan Asal Muasalnya

admin
Last updated: Februari 11, 2023 3:16 am
By admin 3 Min Read
Share
SHARE

SURABAYA, arsip.bhantaran.com – Kediri adalah kota tertua ketiga di Indonesia. Kota ini sekaligus dipandang sebagai kota sakral karena memiliki beberapa mitos sejak berdirinya ketika zaman kerajaan-kerajaan menguasai Nusantara.

Kota Kediri dikenal memiliki banyak kisah misteri dan mitos yang bahkan sampai saat ini masih dipercaya banyak kalangan dan masih terus diperbincangkan.

Salah satunya yang paling terkenal adalah mitos bahwa presiden yang berkunjung ke Kediri akan cepat lengser. Lalu bagaimana asal usulnya?

Dikutip dari berbagai sumber, ternyata mitos ini berkaitan dengan dua kutukan, yakni kutukan kitab pada zaman kerajaan Kalingga dan kutukan kerajaan Kediri.

Versi kutukan kitab pada zaman kerajaan Kalingga. Penguasa kerajaan Kalingga yaitu Kartikea Singha, suami Ratu Shima menyusun kitab yang berisi tentang hukum pidana pertama di nusantara, yang kemudian diberi nama Kalingga Darma Sastra dan terdiri dari 119 pasal.

Ketika menyusun kitab tersebut, Kartikea Singha memberikan kutukan yang berbunyi, “Siapa kepala negara (yg memiliki jabatan tinggi) yang tidak suci benar masuk wilayah kota Kediri maka dia akan jatuh.”

Kemudian untuk versi kutukan kerajaan Kediri. Konon dala. riwayat Babat Kadhiri, terdapat kutukan pada kerajaan Kediri apabila terlibat dalam peperangan dengan musuh.

Bunyi kutukan tersebut, “Jika pasukan Kediri menyerang musuh di daerah lawan lebih dulu akan selalu memenangkan pertempuran, akan tetapi sebaliknya jika musuh langsung menyerang ke pusat kerajaan Kediri lebih dulu maka musuh itu akan selalu berhasil memperoleh kemenangan yang gemilang”.

Dari kutukan tersebut, ada yang menafsirkan, apabila presiden berani singgah ke Kediri, maka posisi (kekuasaan) mereka akan mudah diserang oleh musuh atau lawan politiknya.

Hingga sekarang kedua kutukan ini lah yang dipercaya masyarakat dan konon membuat kepala negara menghindari untuk bertandang ke kota ini.

Kutukan ini dikaitkan dengan lengsernya beberapa Presiden Indonesia usai tidak lama berkunjung ke Kediri, yakni Presiden Soekarno, BJ Habibie dan Abdul Rahman Wahid atau Gus Dur. Namun faktanya hal ini belum bisa dibuktikan keasliannya sehingga masih menjadi misteri, bisa jadi hal tersebut hanya sebuah kebetulan belaka.

Namun beberapa sumber informasi mengatakan bahwa sepanjang pemerintahannya selama 32 tahun, Soeharto tidak pernah menginjakkan kaki ke Kediri.

Demikianlah asal mula mitos mengenai presiden yang akan lengser apabila berkunjung ke Kediri, yang berhasil dirangkum beritajatim dari berbagai sumber.
SC : Beritajatim.com

You Might Also Like

OM Caresta Tampil Perdana Goyang Warga Mlangi Tuban

Nginep Budaya 11 Tahun 2025, Ekspresi Seni di Tengah Kota Tuban

Semangat Warga Lamongan Rawat Budaya Lokal Lewat Sedekah Bumi

Pemkab Bojonegoro Mendukung Pelestarian Sastra Jawa

Tingkatkan Kecintaan Seni Budaya Lokal Bojonegoro

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Sebagai Pilar Keempat Demokrasi Pers Harus Independen
Next Article KemenLHK RI Puji Program RDF yang Dikembangkan Pemkab Tuban

Populer

Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi KUR dan Penyerapan Bagi Petani Jagung
Berita
Mensos RI ke Tuban, Bahas Sekolah Rakyat, DTSEN, dan Pengentasan Kemiskinan
Daerah
Puluhan Rumah di Desa Tegalrejo Widang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung
Headline
Polres Tuban Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2026
Berita
Empat Pelaku Curanmor Berhasil Ditangkap Jajaran Satreskrim Polres Tuban
Berita
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi KUR dan Penyerapan Bagi Petani Jagung
  • Mensos RI ke Tuban, Bahas Sekolah Rakyat, DTSEN, dan Pengentasan Kemiskinan

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?