TUBAN, arsip.bhantaran.com – Gempa bumi berkekuatan 5,6 magnitudo cukup dirasakan oleh msyarakat di Kabupaten Cianjur Jawa barat pada, Senin (21/11) bulan lalu. Bencana tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban, sehingga membuat keprihatinan sekaligus kepedualian semua pihak termasuk Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kabupaten Tuban.
Ketua DPP KNTI, Musa Hirmanto menyampaikan duka mendalam dari kejadian bencana yang dialami oleh warga Cianjur, ” kami turut berduka dengan bencana yang dialami saudara-saudara kita di Jawa barat, terutama keluarga korban, ” tutur pria yang akrab di sapa kang Mus ini.
Menurut kang Mus, bekerjasama dengan Forum Relawan Tambakboyo (FRT) melakukan penggalangan bantuan bagi korban gempa Cianjur melalui gerakan Donasi ikan asin. Gerakan sosial ini merupakan bentuk simpati wujud kepedulian KNTI Tuban untuk korban yang sedang membutuhkan.
Bantuan kami serahkan langsung dari hasil penggalangan masyarakat kepada FRT untuk di salurkan ke korban bencana tutur kang Mus sang relawan pesisir asli kelahiran Tambakboyo Tuban ini pada arsip.bhantaran.com.
Saat ini tim dari FRT sudah berada di lokasi pengungsian Kampung Cariu, desa Mangunkerta, Kecamatan Cugeunang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (12/12/22) , melalui team asesment yang sudah berangkat sejak (28/11/22).
” Kami menyampaikan amanah donasi ikan asin untuk masyarakat Cianjur dari masyarakat nelayan, ” terang Ahmad Rofiqi Korlap Forum Relawan Tambakboyo di sela kesibukan membantu pengungsi.
Donasi ikan asin ini kami serahkan sebagian pada petugas Dapur Umum (DU) untuk diolah sebagai menu sajian kebutuhan pokok, selain itu kita dropping dibeberapa layanan dapur mandiri yang ada disekitar pengungsian, pungkas Rofiq. (tris/ed/red/bn)

