Tuban, arsip.bhantaran.com – Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Tuban, menggelar rapat Penyusunan Rencana Program kerja tahun 2020, di ruang pertemuan RM Wahyu Utama 2, Jalan Teuku Umar Tuban, Selasa (3/3). Rapat tersebut di hadiri oleh seluruh jajaran pengurus harian, Dewan Penasehat dan Dewan Pakar.
Dalam sambutannya, Aris Yuli Setianto Ketua umum HKTI Kabupaten Tuban mengatakan, hari ini merupakan agenda penting HKTI Tuban, berkaitan dengan surat DPP dan DPN untuk segera menyusun Rencana kerja tahun ini, ia juga mengintruksikan agar HKTI Kabupaten Tuban memiliki sikap yang sama satu komando, tuturnya.
” Sikap satu komando ini tidak bisa ditawar-tawar lagi, karena demi kemajuan HKTI di Kabupaten Tuban, ” terangnya.
Selain itu, masih menurut Aris, HKTI harus bisa tumbuh dan berkembang besar, kita harus bisa berada dimana-mana. Kelembagaan HKTI hanya tunggal dan tidak ada yang lain yakni dibawah kepemimpinan bapak Moeldoko, tegasnya.

Ditempat yang sama, Dewan Penasehat HKTI Tuban. Gendut Mudianto, menyampaikan HKTI Tuban harus besar, sesuai dengan misi perjuangannya. HKTI merupakan profesi sosial yang menjadi aspirasi para petani untuk menjadi wahana membangun pertanian dan memperjuangkan kaum tani di Tuban, paparnya.
” Saya berharap HKTI Tuban jangan sampai dibawah ke Politik, pilkada. Namun secara pribadi boleh-boleh saja, kita berharap HKTI menjadi organisasi murni insan petani, program kerja segera dibuat dan langsung tancap gas, ” pungkas Gendut.
Menurut Dewan Pakar HKTI Tuban, Kristiawan, sebuah organisasi tumbuh besar berawal dari yang kecil, begitu pula dengan HKTI, untuk menjadi besar harus bisa memuaskan pelanggan, artinya, kata dia, HKTI harus bisa menjadi wadah bagi petani dan memperjuangkan nasibnya, sesuai dengan visi misinya, tuturnya singkat. (fat/ed/bn)

