By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Tinjau Banjir di Lamongan, Gubernur Jatim Ajak Warga Selalu Waspada
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Berita > Tinjau Banjir di Lamongan, Gubernur Jatim Ajak Warga Selalu Waspada
Berita

Tinjau Banjir di Lamongan, Gubernur Jatim Ajak Warga Selalu Waspada

Bhantaran
Last updated: Januari 12, 2026 1:09 am
By Bhantaran 3 Min Read
Share
SHARE

LAMONGAN,bhantaran.com  – Menyiasati prakiraan BMKG Juanda terkait puncak musim hujan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah melakukan modifikasi cuaca untuk mengurangi intensitas debit air. Hal ini disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau banjir yang terjadi di Desa Laladan Kecamatan Deket pada Sabtu (10/1), didampingi Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

Diibaratkan Bu Khofifah, bahwa curah hujan di Januari ini jika diprosentasekan mengalami peningkatan 3 kali lipat dibanding Desember 2025. Untuk itu, Pemprov Jatim telah melakukan modifikasi cuaca untuk mengantisipasi banjir di wilayah Jawa Timur.

“Ini efek hujan dengan intensitas tinggi. Proses modifikasi cuaca sebenarnya sudah dimulai tanggal 5 Desember, modifikasi cuaca ini kemampuan Pemprov hanya dua titik, kadang yang harus dimodif ini 4 titik, kadang 5 titik, tapi kemampuan anggarannya dua titik, berarti ada yg kemudian curah hujannya tinggi. Tadi Pak Bupati menyampaikan curah hujan 100,4 mm/detik, sesungguhnya itu sudah dengan modifikasi cuaca, karena prediksi BMKG itu 300 sampai 400 mm/detik, jadi memang curah hujannya tinggi sekali,” terang Bu Khofifah.

Selain mengajak untuk terus berikhtiar, beliau juga mengajak untuk terus waspada dengan bencana-bencana lain yang belum ditemukan teknologi modifikasi penanganannya, seperti angin dan gempa. “Jadi panjenengan memang sudah harus waspada, kalau hujan masih bisa dimodifikasi kalau angin dan gempa ini masih tidak ada teknologi yang bisa mengalihkan,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Yes mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan bantuan Gubernur Jatim. Beliau melaporkan bahwa biasanya hujan lebat ketinggian air mencapai 50 mm, namun setelah 2 hari mengalami kenaikan intensitas hujan, per kemarin sore Pintu Kuro ditutup karena mengalami lonjakan ketinggian air hingga 68 mm. Dimana hal ini mengakibatkan genangan setinggi 10 hingga 15 cm di 5 Kecamatan yakni Deket, Kalitengah, Turi, Glagah, dan Karangbinangun.

“Terima kasih Bu Gubernur karena beliau ingin mengetahui secara jelas terkait genangan pada hari ini khususnya di Bengawan Jero, karena memang tiga tahun ini tidak ada banjir. Beliau sudah mengetahui bahwa curah hujannya sangat tinggi dan sudah ada modifikasi cuaca, sehingga Gubernur memastikan bahwa semuanya baik-baik saja. Memang cuaca ini tidak bisa diprediksi tapi jangka panjang tadi sudah ada diskusi memperbaiki saluran yang menuju pembuangan. Harapannya masyarakat juga tenang, kita antisipasi, waspada dengan cuaca, jangan patah semangat Insyaallah nanti ada solusi yang baik,” ucap Pak Yes. (red/bn)

You Might Also Like

Operasi Gabungan, 3.040 Batang Rokok Ilegal Ditemukan di Lamongan

Pemkab Tuban dan Unair Perkuat Sinergi, 194 Mahasiswa KKN Siap Mengabdi

Bupati Tuban Apresiasi Polres Tuban, Sinergi Jaga Kondusivitas Dukung Pembangunan dan Investasi

Pemkab Tuban Siapkan 1.334 Petugas Petakan Kondisi Ekonomi Daerah

Sertijab Wakapolres Tuban, Beberapa Kapolsek Juga Bergeser

TAGGED:Gubernur Jatim Ajak Warga Selalu WaspadaTinjau Banjir di Lamongan
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Sekda Tuban Pimpin Apel Perdana 2026, Tekankan Arah Kebijakan Pemkab Tuban
Next Article AKBP Alaiddin Resmi Menjabat Sebagai Kapolres Tuban

Populer

Ikan Zebra Potensi jadi Hewan Model Riset Biomedis
Breaking News
Wabup Tuban Ajak Anggota Pramuka Terapkan Trisatya dan Dasadarma
Headline
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Lamongan Praktik di Yayasan Berkas Bersinar Abadi
Berita
Dua Pengedar Sabu Berhasil Ditangkap Satres Narkoba Polres Tuban
Hukum & Kriminal
Prestasi Terbaik, Pemkab Tuban Raih Penghargaan JDIH Jatim
Daerah
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • Ikan Zebra Potensi jadi Hewan Model Riset Biomedis
  • Operasi Gabungan, 3.040 Batang Rokok Ilegal Ditemukan di Lamongan

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?