By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Triwulan Pertama, Dinkes P2KB Tuban Temukan 442 Kasus TBC
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Berita > Daerah > Kesehatan > Triwulan Pertama, Dinkes P2KB Tuban Temukan 442 Kasus TBC
BeritaDaerahKesehatan

Triwulan Pertama, Dinkes P2KB Tuban Temukan 442 Kasus TBC

admin
Last updated: April 1, 2024 1:01 pm
By admin 3 Min Read
Share
SHARE

TUBAN, arsip.bhantaran.com – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) kabupaten Tuban mencatat, dari 1 Januari hingga 31 Maret 2024 (triwulan pertama) telah ditemukan sebanyak 442 penderita  Tuberkulosis (TBC).

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Esti Surahmi, melalui Kepala Bidang  Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes P2KB Syahrul Afifa Ratna Sari, mengatakan bahwa jumlah tersebut alami peningkatan  dibandingkan bulan sebelumnya.

“Jumlahnya bertambah sekitar 181 orang,” ujarnya kepada reporter Diskominfo SP Tuban, Senin (01/04).

Menurut penjelasannya, peningkatan jumlah kasus penyakit TBC tersebut merupakan hasil dari kegiatan pelacakan dan skrining yang dilakukan oleh Dinkes P2KB, sesuai dengan target Dinkes P2KB Tuban untuk mengidentifikasi 90 persen jumlah kasus TBC yang diperkirakan. Tujuan dari kegiatan pelacakan dan skrining ini adalah untuk meningkatkan temuan kasus TBC yang selanjutnya si pasien dapat pengobatan sesuai standar.

Selain itu, pihaknya juga melakukan pelacakan dan skrining kepada minimal delapan kontak erat penderita TBC yang telah ditemukan. Delapan kontak erat tersebut, imbuh Ratna, harus melakukan pemeriksaan dahak, untuk bayi atau balita dengan gizi buruk atau yang kontak erat dengan pasien TBC, maka akan dilakukan Tes Mantoux.

Untuk diketahui, Tes Mantoux adalah pemeriksaan yang digunakan untuk mendeteksi infeksi atau paparan terhadap bakteri penyebab tuberkulosis. Tes tersebut dilakukan dengan menyuntikkan bahan tuberkulin ke dalam kulit pasien bagian bawah lengan. Jika terjadi pembengkakan atau kemerahan di area penyuntikan, itu menunjukan adanya paparan atau infeksi TBC di dalam tubuh.

Lebih lanjut, apabila hasil pemeriksaan terhadap individu yang memiliki kontak erat dengan penderita TB menunjukkan hasil negatif, diharuskan bagi mereka untuk mengonsumsi obat Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) yang tersedia secara gratis di fasilitas layanan Kesehatan, seperti puskesmas atau rumah sakit. Hal tersebut bertujuan untuk melakukan tindakan pencegahan rutin yang dapat mengurangi risiko seseorang yang tinggal serumah dengan positif TB sekitar 60 sampai 90 persen.

Sesuai dengan tema peringatan Hari Tuberkulosis (TBC) se-dunia tahun ini, yang berjudul “Gerakan Indonesia Akhiri TBC untuk Generasi Emas 2045”, pihaknya berharap adanya dukungan dari masyarakat dalam upaya mencapai eliminasi TBC pada tahun 2030 mendatang. (*/bn)

You Might Also Like

Operasi Gabungan, 3.040 Batang Rokok Ilegal Ditemukan di Lamongan

Pemkab Tuban dan Unair Perkuat Sinergi, 194 Mahasiswa KKN Siap Mengabdi

Bupati Tuban Apresiasi Polres Tuban, Sinergi Jaga Kondusivitas Dukung Pembangunan dan Investasi

Pemkab Tuban Siapkan 1.334 Petugas Petakan Kondisi Ekonomi Daerah

Sertijab Wakapolres Tuban, Beberapa Kapolsek Juga Bergeser

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Laksanakan Program Kejaksaan RI Peduli, Kejari Tuban Salurkan 1.300 Paket Sembako
Next Article Jelang Hari Raya Idul Fitri, Kodim Bojonegoro gelar Bazar TNI

Populer

Ikan Zebra Potensi jadi Hewan Model Riset Biomedis
Breaking News
Wabup Tuban Ajak Anggota Pramuka Terapkan Trisatya dan Dasadarma
Headline
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Lamongan Praktik di Yayasan Berkas Bersinar Abadi
Berita
Dua Pengedar Sabu Berhasil Ditangkap Satres Narkoba Polres Tuban
Hukum & Kriminal
Prestasi Terbaik, Pemkab Tuban Raih Penghargaan JDIH Jatim
Daerah
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • Ikan Zebra Potensi jadi Hewan Model Riset Biomedis
  • Operasi Gabungan, 3.040 Batang Rokok Ilegal Ditemukan di Lamongan

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?