By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Lamongan Usung Konsep Baru Turunkan Angka Stunting
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Berita > Daerah > Kesehatan > Lamongan Usung Konsep Baru Turunkan Angka Stunting
BeritaDaerahKesehatan

Lamongan Usung Konsep Baru Turunkan Angka Stunting

admin
Last updated: Mei 21, 2023 9:35 am
By admin 4 Min Read
Share
SHARE

LAMONGAN, arsip.bhantaran.com  – Menghadapi angka stunting yang cukup tinggi yakni 27,5 sesuai data survei status gizi Indonesia atau SSGI tahun 2022, Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Lamongan usung konsep baru untuk atasi stunting di Lamongan.

Melalui momentum hari bakti dokter Indonesia yang ke 115, dijadikan sebagai ajang untuk mewujudkan generasi sehat cerdas dan bebas stunting di Kabupaten Lamongan. Peringatan tersebut ditandai dengan kegiatan Lamongan Medical Week yang didalamnya terdapat konsep baru untuk menangani stunting, penanganan yang dilakukan tidak hanya ditujukan untuk penderita stunting melainkan dimulai dari memberikan edukasi kepada orang tua, kader Puskesmas, calon pengantin (calon pengantin)  mulai dari status catin hingga memiliki bayi usia 1000 hari kehidupan.

“Saat ini pembangunan kesehatan di Lamongan kita fokuskan pada penanganan stunting. Kita akan mulai gencarkan kembali screening mulai dari kader tiap Kecamatan agar kasus stunting termonitoring dengan baik. Penuntasan stunting merupakan tanggung jawab kita semua agar menciptakan generasi emas yang sehat untuk meneruskan kejayaan Lamongan,” tutur Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat membuka seminar kesehatan untuk awam, Sabtu (20/5) di Pendopo Lokatantra, dimana seminar tersebut merupakan salah satu rangkaian dai kegiatan Lamongan Medical Week 2023.

Pada kesempatan yang sama Bupati yang akrab disapa Pak Yes  juga melaunching salah satu konsep baru untuk wujudkan Lamongan bebas stunting yakni orang tua asuh stunting. 10 orang tua asuh dari kalangan dokter di Lamongan tersebut akan menaungi anak stunting di setiap Puskesmas.

Disampaikan oleh Ketua IDI cabang Lamongan Budi Himawan bahwa jumlah orang tua asuh stunting dipastikan akan terus bertambah, karena dengan jumlah yang banyak diyakini dapat mempercepat penanganan kasus stunting di Lamongan.

“Program orang tua asuh merupakan program pertama bagi IDI Lamongan, jumlahnya pasti akan terus bertambah. Tugasnya ialah memberikan asuhan berupa edukasi maupun materi bagi anak stunting di tiap-tiap Puskesmas,” terang Dokter spesialis Urologi yangmana juga merupakan salah satu orang tua asuh bagi stunting di Lamongan.

pada seminar yang mengangkat tema “Bersama IDI Mewujudkan Generasi Sehat Cerdas dan Bebas Stunting di Kabupaten Lamongan” , Budi juga menyampaikan konsep lain untuk bebaskan stunting di Lamongan, diantaranya ialah penanaman 10 ribu buah oleh dokter di Lamongan, buah yang dihasilkan nanti akan diberikan kepada ibu hamil dan anak-anak untuk memenuhi gizi mereka. Lalu disusul dengan kegiatan bakti pengobatan spesialistik di 4 Puskesmas yang bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya yang diharapkan mampu atasi masalah kesehatan di Lamongan. Dan akan ditutup dengan kegiatan expo pendidikan di bidang kesehatan.

Hadir untuk memberikan edukasi kesehatan kepada seluruh tim pencegahan percepatan stunting Puskesmas dan Kecamatan se Kabupaten Lamongan,   Dokter Gina Noor spesialis anak membeberkan faktor-faktor penyebab adanya stunting. Terdapat 2 kategori faktor yakni faktor langsung dan faktor tak langsung.

“Terdapat 2 penyebab stunting yakni langsung dan tak langsung. Penyebab langsung diantaranya ialah status kesehatan dan asupan nutrisi, sedangkan lenyebab tak langsung ialah akses pangan dan gizi, akses fasilitas kesehatan, lingkungan sosial, dan pengetahuan orang tua anak,” jelas Dokter yang juga Dosen FK Muhammadiyah Surabaya.

Sebagai pemateri Dokter Gina berpesan kepada seluruh kader kesehatan untuk peduli kepada tumbuh kembang anak terutama saat 1000 hari pertama kehidupan yang merupakan golden period bagi anak. Selain itu, Dokter Gina juga mengingatkan bahwa dampak stunting sangat merugikan karena akan berlangsung panjang dari segi fisik, psikis, dan ekonomi bagi anak yang terdampak. (kom/bn)

You Might Also Like

Pemkab Tuban Siapkan 1.334 Petugas Petakan Kondisi Ekonomi Daerah

Sertijab Wakapolres Tuban, Beberapa Kapolsek Juga Bergeser

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Lamongan Praktik di Yayasan Berkas Bersinar Abadi

Dua Pengedar Sabu Berhasil Ditangkap Satres Narkoba Polres Tuban

Prestasi Terbaik, Pemkab Tuban Raih Penghargaan JDIH Jatim

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Bupati Tuban Serahkan Penghargaan Bagi Atlet Disabilitas
Next Article IPSI Berkontribusi Bangun Kondusifitas Kamtibmas

Populer

Panen Raya di Tuban, Presiden Prabowo Apresiasi Peran Polri Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional
Nasional
Tiga Pelaku Pengedar Uang Palsu di Pasar Wage Grabagan Diringkus Polres Tuban
Hukum & Kriminal
Jembatan Merah Putih di Bangilan Tuban Diresmikan
Berita
Empat Pelaku Pengeroyokan di Kenduruan Berhasil Ditangkap Satreskrim Polres Tuban
Hukum & Kriminal
Mas Bupati dan Kapolres Tuban Tinjau Lokasi Kebakaran di Pasar baru
Berita
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • Pemkab Tuban Siapkan 1.334 Petugas Petakan Kondisi Ekonomi Daerah
  • Sertijab Wakapolres Tuban, Beberapa Kapolsek Juga Bergeser

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?