By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Holtikultural Melon Pematik Agrowisata Lamongan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Berita > Holtikultural Melon Pematik Agrowisata Lamongan
Berita

Holtikultural Melon Pematik Agrowisata Lamongan

admin
Last updated: April 4, 2023 1:12 am
By admin 4 Min Read
Share
SHARE

LAMONGAN, arsip.bhantaran.com – Sebagai penyandang predikat lumbung pangan, Pemerintah Kabupaten Lamongan beritikat mengembangkan pertanian holtikultural berbasis agrowisata, yang diharapkan dapat mengungkit pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lamongan maupun secara nasional. Hal tersebut disampaikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat laksanakan petik perdana melon hidroponik di Kebun Melon Hartono Farm Mandiri, Ngimbang, Minggu (2/4).

 
“Pemerintah Kabupaten Lamongan terus mendorong pertanian atau agrowisata tidak hanya agrowisata semata, tapi kita upayakan bisa kolaborasikan dengan pariwisata atau yang kita sebut dengan agriwisata akan mencoba seperti itu,” tutur Bupati Yes.

 
Lahirnya Hartono Farm Mandiri, yang berdiri di luas tanah 1 ha di 2 tempat yakni Desa Ganggantingan (5000 m) dan Desa Mendogo (5000 meter) dengan memiliki 9 unit green house berukuran 400 meter persegi setiap unitnya, Bupati Yes meyakini, dapat menjadi pusat edukasi agrowisata.

 
Terlebih, dengan memanfaatkan metode tanam hidroponik DFT (Deep Flow Technique), masa panen melon dapat di proyeksikan masa panen. “Keaneragaman pangan Ini menjadi peluang besar bagi Lamongan, tidka hanya tanaman pangan tetapi buah-buahan holtikultura yang tanam secara hidroponik dan menjadi kebaharuan, yang saya yakin ini pertama di Lamongan, dan mungkin di tempat lain juga pertama kali karena saya belum pernah melihat dengan memanfaatkan media air tidak tanah, dan ini bisa di hitung masa panennya,” imbuh Bupati Yes.

 
Kedepan, menurut Bupati Yes, holtikultura agrobisnis di Lamongan, mempunyai prospek besar tidak hanya penyedia pasokan secara nasional, namun diproksikan untuk pasar expor.

 
Manajemen Hartanto Farm Mandiri Anton mengungkapkan tidak ada kekhususan pada pemilihan jenis melon yang di tanam di green house Hartono Farm Mandiri, namun didasarkan pada market konsumen.
“Hidroponik bisa digunakan untuk semua jenis melon, namun untuk jenis yang kita tanam kita sesuaikan dengan marketnya seperti apa jadi kita tidak bisa asal tanam. Ada 3 jenis yang kita tanam melon talent (melon jepang), meon inthanon, dan melon fujisawa setiap melon punya masa taman berbeda beda tapi cuma beda satu dua hari saja,” katanya.

 
Anton mengungkapkan di green housenya, dalam sekali panen dapat mencapai 2-2,5 ton dengan kapasistas tanam 1480 batang/unit green house.

 
“Lahan 5000 m dapat berdiri 9 unit green house berukuran 400 meter persegi/ unitnya dengan kapasitas tanam 1480/ green house. Dengan asumsi kita sekali tanam hasil yang di dapat sekitar 2-2,5 ton. Nanti kalau sudah terpenuhi semua dengan jumlah sekitar 19 green house itu minimal kita perminggu bisa 1 kali panen dengan asumsi 2-2,5 ton/perminggu dengan durasi tanam sekitar 75-80 hari. Sehingga perminggunya bisa 2-2,5 ton dg kualitas dan kuantitas yang bisa stabil,” ujarnya.

 
Selain itu, kata Anton, Kecamatan Ngimbang menjadi lokasi yang dirasa paling cocok untuk pembudidayakan melon hidroponik.
“Karena setiap daerah punya cuaca, lingkungan sendiri-sendiri, dengan adanya tim budidaya kita terus coba untuk berinovasi, melihat situasi lingkungan, karena iklim dan lingkungan berbeda kami terus belajar meskipun sudah punya SOP, karena banyak hal yang mempengaruhi untuk penerapan pada tanaman seperti kadar air, cuaca dan lainnya, sehingga tidak bisa disamakan ada adaptasi yang harus kita kerjakan. Dan Ngimbang memiliki ketinggian yang cocok, cuacanya bagus panas, dan faktor-faktor lainnya, (kom/bn).

You Might Also Like

Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi KUR dan Penyerapan Bagi Petani Jagung

Mensos RI ke Tuban, Bahas Sekolah Rakyat, DTSEN, dan Pengentasan Kemiskinan

Polres Tuban Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2026

Empat Pelaku Curanmor Berhasil Ditangkap Jajaran Satreskrim Polres Tuban

Bengkel Motor di Compreng Widang Ludes Terbakar

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Penerimaan Mahasiswa Baru UGM Jalur Prestasi Dibuka Hingga 12 April
Next Article DPRD Lamongan Berikan Arahan Terkait LKPJ Bupati

Populer

Puluhan Rumah di Desa Tegalrejo Widang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung
Headline
Kapolres Tuban Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, 62 Personel Terima Tanda Kehormatan Satyalencana Pengabdian
Uncategorized
AKBP Alaiddin Resmi Menjabat Sebagai Kapolres Tuban
Berita
Tinjau Banjir di Lamongan, Gubernur Jatim Ajak Warga Selalu Waspada
Berita
Sekda Tuban Pimpin Apel Perdana 2026, Tekankan Arah Kebijakan Pemkab Tuban
Daerah
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi KUR dan Penyerapan Bagi Petani Jagung
  • Mensos RI ke Tuban, Bahas Sekolah Rakyat, DTSEN, dan Pengentasan Kemiskinan

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?