By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Komitmen Layanan Kesehatan Berkelanjutan, Bojonegoro Raih Penghargaan UHC Awards 2023
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Berita > Daerah > Kesehatan > Komitmen Layanan Kesehatan Berkelanjutan, Bojonegoro Raih Penghargaan UHC Awards 2023
BeritaDaerahKesehatan

Komitmen Layanan Kesehatan Berkelanjutan, Bojonegoro Raih Penghargaan UHC Awards 2023

admin
Last updated: Maret 16, 2023 11:38 am
By admin 5 Min Read
Share
SHARE

BOJONEGORO, arsip.bhantaran.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mendapatkan penghargaan Universal Healt Coverage (UHC) Awards 2023 yang dilaksanakan oleh Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Penyerahan penghargaan digelar di Balai Sudirman, DKI Jakarta, Selasa (14/3/2023).
Penerimaan penghargaan untuk Pemkab Bojonegoro diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan Pemkab Bojonegoro, Dandy Suprayitno. Bojonegoro merupakan salah satu penerima dari 333 kota/kabupaten lainnya dan 22 provinsi.

 
UHC Awards 2023 diberikan kepada pemerintah daerah yang telah melindungi penduduknya lebih dari 95% dan telah mendaftarkan penduduknya dalam segmen PBPU (pekerja bukan penerima upah).

 
Acara penyerahan anugerah UHC Awards 2023 dihadiri Wakil Presiden RI, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia, Menteri Dalam Negeri, Menteri Kesehatan, Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Direktur Utama BPJS Kesehatan, 22 perwakilan Gubernur, perwakilan 334 Kota/Kabupaten dan tamu undangan.

 
Wakil Presiden RI K.H. Ma’ruf Amin memberikan apresiasi yang tinggi atas berbagai upaya dan kerja keras pemerintah daerah yang konsisten mendukung program JKN sebagai salah satu program prioritas nasional. Dengan cara Pemda mengintegrasikan Jaminan Kesehatan Daerah ke dalam program JKN. Selain itu, Wapres berharap ada peningkatan kualitas pelayanan dan perlindungan kesehatan bagi masyarakat.

 
“Sebagai salah satu program strategis nasional sejak 2014, JKN telah menjadi tonggak revolusioner dalam penataan layanan kesehatan masyarakat Indonesia,” ungkap Wakil Presiden.
Ia menerangkan bahwa JKN terbukti membawa banyak dampak positif seperti terbukanya akses dan meningkatnya pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat.

 
Pemerintah terus berkomitmen untuk memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat miskin dan rentan. Tercatat 96,8 juta jiwa menjadi peserta PBI Jaminan Kesehatan yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah. Termasuk kontribusi iuran dari pemerintah provinsi mulai tahun 2020.

 
“Teruskan dukungan bersama untuk mencapai Universal Health Coberage (UHC) yang ditargetkan RPJMN 2020 hingga 2024 yaitu sedikitnya 98 persen dari total populasi menjadi anggota JKN,” tambah Ma’ruf Amin.

 
Dalam laporannya, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengucapkan terimakasih atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS). Serta kepada gubernur dan walikota/bupati yang telah turut mendukung dan menjalankan komitmen dalam pelaksanaan program jaminan kesehatan nasional.

 
Pada tahun 2024, Indonesia ditargetkan dapat mencapai cakupan program JKN KIS atau lebih dikenal dengan UHC. Hal itu tertuang dalam Inpres 01 Tahun 2022 Tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional.

 
“Sejalan instruksi tersebut, kami telah bersinergi dengan Kementerian dan lembaga serta pemerintah daerah dalam memastikan terwujudnya perlindungan jaminan kesehatan untuk seluruh penduduk sehingga kehadiran program JKN KIS dapat dirasa manfaatnya oleh masyarakat serta melindungi masyarakat dari kemiskinan,” kata Ali Ghufron.

 
Dia melanjutkan jumlah kepesertaan JKN KIS terus meningkat dari tahun ke tahun sejak 2016. Per 1 Maret 2023 tercatat cakupan perlindungan kepesertaan program JKN KIS mencapai 252,17 juta jiwa atau 90,79% dari total penduduk. Ini menjadikan program JKN KIS Indonesia sebagai program jaminan kesehatan terbesar di dunia dengan skema tunggal terintegrasi.

 
“Terdapat 22 Provinsi dan 334 Kota/Kabupaten yang telah lebih awal mewujudkan UHC di wilayahnya dengan cakupan kepesertaannya lebih dari 95% dari total penduduk,” tambahnya.

 
Sementara itu, Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia, Muhadjir Effendy, menerangkan UHC merupakan salah satu target dalam pembangunan berkelanjutan ketiga yang dicanangkan oleh World Health Organization (WHO). Diharapkan pada tahun 2030 negara-negara di dunia dapat mencapainya.
Menurut dia, UHC tidak hanya soal penduduk yang menjadi peserta jaminan sosial kesehatan. Namun terdapat makna yang lebih jauh yaitu proporsi penduduk yang dapat mengakses pelayanan kesehatan, proporsi penduduk yang menggunakan pendapatannya untuk membiayai pelayanan kesehatan dan keadilan sosial khususnya bidang kesehatan dalam pelayanan serta pendanaannya bagi masyarakat.

 
Terpisah, Kabid PIKP, Panji Ariyo K menambahkan, Pemkab Bojonegoro pada bulan Oktober 2020 silam telah menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur sebagai satu-satunya daerah di Jawa Timur yang memperoleh penghargaaan UHC atau tingkat kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional yang tinggi.(kom/bn)

You Might Also Like

Pemkab Tuban Siapkan 1.334 Petugas Petakan Kondisi Ekonomi Daerah

Sertijab Wakapolres Tuban, Beberapa Kapolsek Juga Bergeser

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Lamongan Praktik di Yayasan Berkas Bersinar Abadi

Dua Pengedar Sabu Berhasil Ditangkap Satres Narkoba Polres Tuban

Prestasi Terbaik, Pemkab Tuban Raih Penghargaan JDIH Jatim

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Mas Bupati Meminta Askab PSSI Segera Membuat Program Kemajuan Sepakbola Tuban
Next Article Pawai Ogoh-Ogoh Balun Masuk Kelender Event Lamongan

Populer

Panen Raya di Tuban, Presiden Prabowo Apresiasi Peran Polri Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional
Nasional
Tiga Pelaku Pengedar Uang Palsu di Pasar Wage Grabagan Diringkus Polres Tuban
Hukum & Kriminal
Jembatan Merah Putih di Bangilan Tuban Diresmikan
Berita
Empat Pelaku Pengeroyokan di Kenduruan Berhasil Ditangkap Satreskrim Polres Tuban
Hukum & Kriminal
Mas Bupati dan Kapolres Tuban Tinjau Lokasi Kebakaran di Pasar baru
Berita
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • Pemkab Tuban Siapkan 1.334 Petugas Petakan Kondisi Ekonomi Daerah
  • Sertijab Wakapolres Tuban, Beberapa Kapolsek Juga Bergeser

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?