By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Perbandingan Pertamax dan Pertalit, Berikut Plus Minus Masing-masing
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Berita > Perbandingan Pertamax dan Pertalit, Berikut Plus Minus Masing-masing
Berita

Perbandingan Pertamax dan Pertalit, Berikut Plus Minus Masing-masing

admin
Last updated: Juli 13, 2022 1:05 am
By admin 2 Min Read
Share
SHARE

SURABAYA, arsip.bhantaran.com – Isu yang sering menghebohkan masyarakat adalah mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak. Sebagai salah satu kebutuhan pokok, hal ini menjadi sesuatu yang sensitif bagi masyarakat Indonesia. Dua bahan bakar yang paling populer digunakan masyarakat umum adalah Pertamax dan Pertalite.

Peraturan terbaru yang kembali menghebohkan masyarakat adalah pembelian Pertalite mengalami pembatasan dengan aplikasi My Pertamina. Rencananya, Mobil-mobil bermesin di atas 2500 cc dan motor diatas 250cc dilarang menggunakan Pertalite dalam waktu dekat. Hal ini tentu saja memaksa pengendara harus menggunakan Pertamax.

Selain itu, mobil-mobil keluaran terbaru memang lebih disarankan untuk menggunakan Pertamax. Apalagi dari segi kualitas, Pertamax lebih baik dibandingkan Pertalite. Penggunaan bahan bakar yang berkualitas memberikan pengaruh pada performa mesin. Meskipun terlihat sama, faktanya Pertamax dan Pertalite terdapat beberapa perbedaan.

Perbedaan Pertamax dan Pertalite yang pertama adalah nilai oktan. Pertalite terdapat RON sebesar 90, sedangkan Pertamax terdapat RON sebesar 92. Nilai oktan menunjukkan besar tekanan yang dapat diberikan sebelum pembakaran bahan bakar secara spontan. Nilai RON yang semakin tinggi menunjukkan bahwa bahan bakar membutuhkan waktu lebih lama sehingga terbakar sempurna.

Sesuatu yang masih berhubungan dengan RON atau nilai oktan dari jenis bahan bakar yang digunakan mempengaruhi tingkat polusi yang dihasilkan. Umumnya, bahan bakar dengan RON tinggi menghasilkan tingkat polusi rendah, begitu pula sebaliknya. Maka dapat disimpulkan bahwa Pertalite akan menghasilkan polusi lebih tinggi dibandingkan Pertamax.

Dari segi warna cairan bahan bakar yang digunakan.Pertalite biasanya berwarna hijau, sedangkan Pertamax warnanya lebih biru. Lain halnya dengan Pertamax Turbo dengan RON lebih tinggi berwarna merah.

Apabila ditelusuri dari harganya, sudah jelas bahwa Pertamax lebih mahal daripada Pertalite. Harga Pertalite adalah Rp7.650 per liter sedangkan harga Pertamax adalah Rp12.500 per liter. Selisihnya cukup jauh sekitar hampir Rp5.000 untuk setiap liternya.

Jika dipahami mengenai kompresi mesin yang digunakan, Pertamax dan Pertalite jelas berbeda. Pertamax diciptakan untuk mesin dengan kompresi di atas 10:1 sampai 10,9:1. Sedangkan Pertalite lebih disarankan untuk mesin dengan kompresi 9,1:1 hingga 10:1.
RC: Beritajatim.com

You Might Also Like

Jembatan Merah Putih di Bangilan Tuban Diresmikan

Empat Pelaku Pengeroyokan di Kenduruan Berhasil Ditangkap Satreskrim Polres Tuban

Mas Bupati dan Kapolres Tuban Tinjau Lokasi Kebakaran di Pasar baru

UGM Luncurkan Kendaraan Listrik eKarsa untuk Layanan Rumah Sakit

Kapolres Tuban Kunjungi Penyandang Disabilitas di Singgahan

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Bupati Bojonegoro Mengajak Serius Menangani Sampah
Next Article Warga Gresik Ini Selewengkan Pupuk Bersubsidi

Populer

Peringkat 1 di Indonesia, Bidang Ilmu Studi Pembangunan dan Ilmu Politik UGM Tembus 100 dan 200 Top Dunia
Berita
Pangdam V/Brawijaya Kunjungi Marshalling Area Yonif TP 932/Sunan Bonang, Apresiasi Dukungan Pemkab Tuban
Berita
Cabuli Dua Bocah, Pria Asal Semarang di Tangkap Satreskrim Polres Tuban
Hukum & Kriminal
Harga Minyak Dunia Naik, Pemerintah Diminta Genjot Pemanfaatan Bahan Bakar
Headline
Pengawasan Program MBG Diperkuat, Kejaksaan Agung RI, dan Pemkab Tuban Ajak Masyarakat Jaga Dapur MBG
Daerah
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • Jembatan Merah Putih di Bangilan Tuban Diresmikan
  • Empat Pelaku Pengeroyokan di Kenduruan Berhasil Ditangkap Satreskrim Polres Tuban

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?