By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Reading: Harga Gabah Anjlok Petani Kedungsoko Mengeluh
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Akurat, Tajam dan TerpercayaAkurat, Tajam dan Terpercaya
  • Kuliner
  • Sports
  • Wisata
  • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Kabar Desa
  • Daerah
    • Ekonomi
    • Hankam
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Peristiwa
  • Internasional
  • Seni & Budaya
    • Budaya
    • Mistik
    • Seni
  • Sports
  • Lifestyle
    • Kecantikan
    • Kuliner
    • Selebrity
    • Wisata
    • Suara Tokoh
    • Opini
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2024 Media Bhantaran News Network. AWLabs Design Company. All Rights Reserved.
Akurat, Tajam dan Terpercaya > Blog > Headline > Harga Gabah Anjlok Petani Kedungsoko Mengeluh
Headline

Harga Gabah Anjlok Petani Kedungsoko Mengeluh

admin
Last updated: Februari 23, 2022 10:24 am
By admin 2 Min Read
Share
SHARE

TUBAN, arsip.bhantaran.com — Musim panen padi kali ini nampaknya kurang menggembirakan bagi kaum petani di wilayah kecamatan Plumpang Tuban.

Pasalnya, harga gabah kering sawah (GKS) musim ini anjlok drastis. Hal ini sangat dikeluhkan para petani seperti yang dialami petani di desa Kedungsoko Plumpang Tuban.

Menurut Sadimo, salah seorang petani asal Dusun Sisir Desa Kedungsoko Plumpang, harga gabah ditingkat petani kini hanya berkisar antarra Rp. 3.800 sampai Rp. 3.900 per kg.

“Ajur Mas, (hancur mas, Red) harganya. Padahal beberapa hari yang lalu masih diatas Rp. 4.000 per kg,” keluh Sadimo saat ditemui wartawan *arsip.bhantaran.com* (23/2).

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Kaseran, salah seorang pengurus Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) Tirto Sandang Pangan Desa Kedungsoko Plumpang saat ditemui dilapangan.

Anjloknya harga gabah ditingkat petani diprediksi karena musim panen raya padi saat ini bersamaan dengan musim penghujan. Sehingga para petani terpaksa menjual murah hasil panennya kepada para tengkulak.

Sementara itu, beberapa warga memprotes para pekerja maupun pemilik mesin perontok padi (blower). Pasalnya, saat mengoperasikan alat perontok padi dilapangan, mengganggu kenyamanan para pengguna jalan hingga menimbulkan kemacetan arus lalu lintas kendaraan.

“Termasuk damen (jerami) bekas bloweran berceceran di tengah jalan juga sangat mengganggu pengguna jalan, Mas. Harusnya ada yang bertanggung jawab biar gak terkesan mengganggu jalan dan kebersihan. Apalagi musim hujan begini, baunya kurang sedap. Kalau perlu, pihak Pemerintah Desa membuat semacam Perdes yang mengatur pengoperasian mesin perontok padi agar tidak mengganggu pengguna jalan saat musim panen,” keluh salah seorang warga yang enggan ditulis namanya. [hadi]

You Might Also Like

Harga Minyak Dunia Naik, Pemerintah Diminta Genjot Pemanfaatan Bahan Bakar

Polres Tuban Berhasil Ungkap 55 Kasus Pekat Semeru 2026

SPPG Mrutuk Widang Distribusikan MBG ke Dusun Terpencil Menggunakan Perahu

Puluhan Rumah di Desa Tegalrejo Widang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Genjot Pengembangan Inovasi, Pemkab Tuban Raih Penghargaan Nasional dari BRIN

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Presiden Joko Widodo Lantik Gubernur Lemhannas dan Kepala Badan Pangan Nasional
Next Article Bupati Tuban Bersama Forkopimda Luncurkan Mobile Vaksin Pedesaan

Populer

UGM Luncurkan Kendaraan Listrik eKarsa untuk Layanan Rumah Sakit
Berita
Kapolres Tuban Kunjungi Penyandang Disabilitas di Singgahan
Sosial
Peringkat 1 di Indonesia, Bidang Ilmu Studi Pembangunan dan Ilmu Politik UGM Tembus 100 dan 200 Top Dunia
Berita
Pangdam V/Brawijaya Kunjungi Marshalling Area Yonif TP 932/Sunan Bonang, Apresiasi Dukungan Pemkab Tuban
Berita
Cabuli Dua Bocah, Pria Asal Semarang di Tangkap Satreskrim Polres Tuban
Hukum & Kriminal
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -

BhantaranBhantaranBhantaran

Bhantaran

Akurat, Tajam dan Terpercaya

Kami adalah media online yang menyajikan berita yang tajam dan akurat untuk Anda.

Sumber Informasi Terpercaya

Terkini

  • UGM Luncurkan Kendaraan Listrik eKarsa untuk Layanan Rumah Sakit
  • Kapolres Tuban Kunjungi Penyandang Disabilitas di Singgahan

Afiliasi

Link

Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kerahasiaan Pribadi
Tentang Kami
© 2024 Media Bhantara News Network. AWLabs Design. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?